uyungs

Archive for Februari, 2009|Monthly archive page

Dituduh Marxis Kultural malah melahirkan presiden

In Obama on Februari 28, 2009 at 3:37 pm

Seorang wartawan menyebutkan aset politik terbesar Obama adalah tradisi multikultur yang tumbuh dalam keluarganya. Tradisi itu disemai oleh para perempuan yang dekat dengan kehidupan Obama, mulai dari ibunya, Stanley Ann Dunhamm hingga adik tirinya, Maya Soetoro. Kepada wartawan, Maya mengisahkan nilai-nilai moral dan kemanusiaan yang bersemayam dalam keluarganya adalah terutama berkat didikan sang ibu. Nilai-nilai keluarga ini pula yang merasuki pikiran, pandangan dan perilaku Obama.

Maya melukiskan ibunya sebagai seorang agnostik, tetapi sang ibu pula yang mengajarkan kebaikan-kebaikan ajaran spiritual. “Mama kerap menghadiahi kami buku-buku bagus: Injil, Kitab Hindu Upanishad, Budhisme, dan Tao Te Ching. Beliau menginginkan kami meyakini bahwa setiap orang mempunyai sesuatu yang indah untuk disumbangkan kepada dunia,” kata Maya. ”Kami sekeluarga kerap membaca Al Qur’an, bahkan setiap pagi kami kerap mendengarkan lantunan ayat suci Al Quran selama di Indonesia.”

Nama Stanley Ann Dunhamm (29 November 1942 – 7 November 1995) mungkin asing bagi banyak orang. Namun dialah ibunda Presiden baru Amerika Serikat, Barack Obama.  Baca entri selengkapnya »

Bakat si kecil bisa dikenali dari pola uniknya

In hobby on Februari 18, 2009 at 9:41 pm

Tingkah anak yang lucu dan menggemaskan tentu akan sangat menarik bila kita perhatikan. Para orang tua, yang sebegitu sayangnya pada mereka, biasanya takkan melewatkan momen spesial ini. Hasil jepretan kamera, sampai diabadikan dalam keping rekaman video pastiiinya berguna sebagai pengingat memori nan indah. 
  
Jika kedua orang tua mereka telah tiada, gambar atau rekaman tersebutlah yang seolah kan ”bercerita” pada anak-anak mereka. Betapa mereka selalu menyayangi si kecil yang kini beranjak dewasa. Seperti apa kira-kira si kecil di masa depan?

 

1.  Aktivis Green Peace

Baca entri selengkapnya »

Sultan, Jago Golkar Skenario ke 3

In Uncategorized on Februari 8, 2009 at 12:31 am

Pada pemilihan presiden lima tahun yang lalu, para elit Golkar sukses memainkan strategi ganda. Meski jagoan hasil konvensi Golkar Wiranto kalah suara dalam pilpres tersebut, kader Golkar lainnya Jusuf Kalla berhasil maju ke putaran kedua pilpres bersama Susilo Bambang Yudhoyono dengan sokongan koalisi partai-partai menengah. SBY-JK akhirnya memenangkan pertarungan melawan pasangan Megawati – Hasyim Muzadi dan kemudian dilantik sebagai presiden dan wakil presiden Indonesia masa bakti 2004 – 2009.

Antara lain karena dorongan SBY, Jusuf Kalla berbekal posisi baru sebagai Wapres dan dukungan dana yang besar mampu merebut kepemimpinan Golkar dari Akbar Tanjung. Kekuatan uang nampaknya masih lebih menentukan siapa yang menjadi ketua umum Partai Beringin. Berkat jumlah kursi di parlemen yang dikuasai Golkar, Jusuf Kalla juga mampu bermain-main ‘lempar batu sembunyi tangan’ Baca entri selengkapnya »