<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>obatngantuk</title>
	<atom:link href="http://obatngantuk.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://obatngantuk.wordpress.com</link>
	<description>...mencerahkan, mengingatkan, meluluhkan....</description>
	<lastBuildDate>Mon, 18 May 2009 23:31:38 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='obatngantuk.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/ca47fe25f5d6d9f7fafac280f1f7f1ea?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>obatngantuk</title>
		<link>http://obatngantuk.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Boediono, Politik, HAM, Demokrasi dan Ekonomi</title>
		<link>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/05/19/boediono-politik-ham-demokrasi-dan-ekonomi/</link>
		<comments>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/05/19/boediono-politik-ham-demokrasi-dan-ekonomi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 May 2009 23:30:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uyungs</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[wakil rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[Boediono]]></category>
		<category><![CDATA[demokrasi]]></category>
		<category><![CDATA[neo liberalisme]]></category>
		<category><![CDATA[pidato pengukuhan guru besar]]></category>
		<category><![CDATA[pri-non pri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://obatngantuk.wordpress.com/?p=480</guid>
		<description><![CDATA[Proses modernisasi dan demokratisasi adalah perjalanan yang panjang dan penuh risiko, juga penuh persimpangan yang menuntut keputusan-keputusan yang benar. Proses sejarah tidak mengenal belas kasihan. Hanya bangsa yang mempunyai pandangan ke depan, keyakinan, keuletan dan kecerdasan yang dapat menyelesaikan perjalanannya. Yang lainnya tidak beranjak dari posisi awalnya, atau menjadi negara gagal atau bahkan hilang dari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=obatngantuk.wordpress.com&blog=5301783&post=480&subd=obatngantuk&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="margin-top:0;">Proses modernisasi dan demokratisasi adalah perjalanan yang panjang dan penuh risiko, juga penuh persimpangan yang menuntut keputusan-keputusan yang benar. Proses sejarah tidak mengenal belas kasihan. Hanya bangsa yang mempunyai pandangan ke depan, keyakinan, keuletan dan kecerdasan yang dapat menyelesaikan perjalanannya. Yang lainnya tidak beranjak dari posisi awalnya, atau menjadi negara gagal atau bahkan hilang dari peta sejarah.</p>
<p style="margin-top:0;">Sejarah menunjukkan bahwa keberhasilan proses transformasi menuju masyarakat yang makmur, demokratis dan terbuka ditentukan oleh keberadaan kelompok pembaharu sebagai ujung tombak dan pengawal proses transformasi. Tanpa kelompok pembaharu, proses transformasi akan berisiko mandeg atau keluar dari jalur yang kita inginkan.<span id="more-480"></span></p>
<p style="margin-top:0;">Kelompok pembaharu bisa datang dari latar belakang sosial yang berbeda. Di Inggris adalah kaum borjuis yang telah berperan sebagai pembaharu sosial, pada awalnya dalam meruntuhkan struktur feodal dan selanjutnya menjadi ujung tombak dan pengawal proses modernisasi dan demokratisasi. Di Amerika Serikat proses transformasi oleh kelompok ini berlangsung lebih cepat karena dari awal tidak ada struktur feodal yang harus diruntuhkan.</p>
<p style="margin-top:0;">Di Jerman, justru kaum birokrat (yang terdiri dari para ex-aristokrat) yang menjadi kelompok pembaharu. Jerman pada abad 19 mempunyai sistem birokrasi paling modern di dunia dan, melalui reformasi birokrasi, mereka menciptakan rule of law yang mantap dan sistem jaminan sosial modern. Di Jepang cikal-bakal dari kelompok pembaharu adalah kaum samurai yang mentransformasikan diri menjadi motor penggerak modernisasi.</p>
<p style="margin-top:0;">Bagi negara berkembang barangkali terlalu lama untuk menunggu terbentuknya kelompok pembaharu secara alamiah. Negara berkembang seyogyanya tidak mengandalkan satu atau dua kelompok sosial saja sebagai kelompok pembaharunya. Yang terbaik adalah mendorong terbentuknya koalisi luas, yang terdiri dari para demokrat dari semua segmen sosial. Kelompok pembaharu ini dapat meliputi unsur-unsur reformis dari kaum pengusaha, intelektual, profesional, birokrat, pemuda, aktivis LSM dan lain-lain. Mereka diikat oleh kesamaan platform, yaitu memperjuangkan nilai-nilai demokrasi seperti hak asasi manusia, keterbukaan, kebebasan berusaha, good governance, rule of law dan sebagainya.</p>
<p style="margin-top:0;">Syarat yang paling mendasar bagi keberhasilan proses transformasi setiap bangsa adalah kemampuannya untuk mempertahankan eksistensi dan keutuhannya sepanjang perjalanan. Pada akhirnya kemampuan itu tergantung pada kekuatan kohesi sosialnya. Setiap bangsa memiliki kapasitas kohesi sosial yang berbeda. Indonesia, karena keragaman kultur dan heterogenitas masyarakatnya, memiliki daya tahan yang relatif rentan. Yang perlu diwaspadai, terutama pada tahap-tahap awal yang rawan, adalah bahwa suatu bangsa harus pandai-pandai menjaga keseimbangan antara kekuatan kohesi sosialnya di satu sisi dan kecepatan perubahan yang ingin dilaksanakannya di sisi lain. Setiap perubahan selalu membawa stress dan strain. Imbangan mana yang paling tepat bagi suatu bangsa, pada akhirnya terpulang pada kenegarawanan dan kearifan pemimpin bangsa atau kaum elite-nya.</p>
<p style="margin-top:0;">Demokratisasi, desentralisasi, modernisasi dan transformasi menuju keterbukaan, apabila tidak dikelola dengan arif, dapat menciptakan kekuatan-kekuatan sentrifugal. Sebaliknya, pendidikan, pertumbuhan ekonomi yang tersebar dan penerapan good governance akan memperkuat kohesi sosial.</p>
<p style="margin-top:0;">Modal politik berupa kesadaran berbangsa warisan para pendahulu kita dengan pergantian generasi akan terus merosot apabila tidak ada upaya sadar untuk mengisinya kembali. Upaya nation building dari para pendiri bangsa ini belum selesai dan mungkin tidak pernah selesai. Kita wajib meneruskannya, meskipun (atau lebih tepatnya, justru karena) kita hidup dalam era globalisasi. Kita mendambakan suatu kesadaran kebangsaan yang memaknai bahwa, apapun perbedaan kita, kita tetap saudara, bahwa lawan politik adalah lawan bertanding dan bukan musuh yang harus dilenyapkan.</p>
<p style="margin-top:0;">Risiko besar lain yang menghadang perjalanan transformasi bangsa adalah stagnasi ekonomi, atau kemunduran ekonomi atau, lebih serius lagi, krisis ekonomi. Apabila ini terjadi besar kemungkinan proses transformasi akan kandas di tengah jalan. Orde Baru harus diakui cukup berhasil mewujudkan perbaikan ekonomi dan sosial, tetapi gagal merespons tuntutan lain yang makin mengkristal, yaitu dambaan akan demokrasi, keterbukaan, pemberantasan KKN dan penegakan hukum.</p>
<p style="margin-top:0;">Orde Reformasi kemudian lahir, demokrasi mekar dan bersemi, meskipun unsur-unsurnya belum berfungsi sepenuhnya. Keterbukaan dan kebebasan berpendapat, dengan plus dan minusnya, sudah merupakan bagian dari kehidupan kita sehari-hari dan di bidang ini Indonesia diakui yang paling maju di kawasan ini. Pemberantasan KKN secara sistematik sudah bergulir, meskipun ada sementara kalangan yang masih meragukan keberlanjutannya. Kerangka reformasi di bidang hukum sudah mulai kelihatan bentuknya dan langkah-langkah awal sudah diambil, meskipun kepastian hukum masih tetap menjadi keluhan utama dari para investor.</p>
<p style="margin-top:0;">Kita sekarang berada pada jalur yang benar dalam memenuhi tuntutan reformasi, meskipun masih banyak PR yang belum selesai. Risiko utama yang kita hadapi pada tahap ini adalah apabila kita sebagai bangsa kehilangan gairah dan stamina untuk melanjutkan perjalanan kita, atau apabila kita kehilangan kepercayaan atau kesabaran pada proses reformasi yang kita jalankan, atau apabila kita asyik terlena dalam eforia dan hingar-bingar ”demokrasi” sehingga melupakan tujuan reformasi yang sebenarnya. Apabila itu terjadi, maka itu sungguh sebuah tragedi (lagi) dalam sejarah bangsa kita.</p>
<p style="margin-top:0;">Kenyataan yang perlu kita waspadai adalah bahwa dari segi penghasilan per kapita, kita masih berada pada zona risiko tinggi untuk keberhasilan demokrasi. Penghasilan per kapita Indonesia pada tahun 2006 (atas dasar PPP 2006) diperkirakan sekitar 4000 dolar, masih agak jauh dari batas aman 6600 dolar. Strategi yang terbaik adalah untuk secepatnya meninggalkan zona bahaya ini. Apabila hasil riset yang ada dapat kita jadikan pegangan, Indonesia masih akan memerlukan waktu paling tidak sembilan tahun lagi untuk mencapai ”zona aman” bagi demokrasinya. Sementara itu, berbagai kerawanan akan bersama kita dan demokrasi yang baru mekar ini perlu dikawal.</p>
<p style="margin-top:0;">Tanpa harus mengorbankan demokratisasi yang kita jalankan, hambatan-hambatan terhadap pertumbuhan ekonomi yang timbul karena proses demokrasi atau, apalagi, karena ekses-eksesnya, harus kita hilangkan. Kita harus berani mengambil posisi strategis yang jelas mengenai imbangan antara teknokrasi dan demokrasi. Ini semua justru demi keberlanjutan demokrasi itu sendiri.</p>
<p style="margin-top:0;">Salah satu simpul kritis dalam pembangunan demokrasi adalah terciptanya suatu kelas pembaharu yang handal yang berperan sebagai pendorong dan pengawal<br />
demokratisasi. Demokrasi di sini harus kita artikan secara substantif dan mencakup tidak hanya mekanisme formal demokrasi (pemilihan umum yang bebas dan terbuka, multi-partai, pembagian kekuasaan antara eksekutif, legislatif dan yudikatif, peran pers dan organisasi kemasyarakatan dan sebagainya), tetapi juga nilai-nilai dasar yang memberi sukma pada demokrasi.</p>
<p style="margin-top:0;">Pembedaan antara demokrasi dalam arti mekanisme formalnya dan demokrasi dalam arti substantif, teramat penting karena tidak jarang kita merasa bahwa hampir semua persyaratan formal demokrasi telah kita penuhi, tetapi kita kecewa karena dalam kehidupan nyata kita belum merasakan suasana demokrasi seperti yang dijanjikan konseptornya atau seperti yang dinikmati oleh masyarakat di negara demokrasi yang telah mapan. Itu adalah kasus demokrasi tanpa sukma.</p>
<p style="margin-top:0;">Tanpa adanya kelas pembaharu yang handal proses demokratisasi akan menghasilkan demokrasi tanpa sukma, atau berhenti di tengah jalan, atau berjalan tanpa arah atau, lebih buruk, melahirkan antitesis dari demokrasi. Sejarah juga mencatat bagaimana demokrasi bisa ”dibajak” di tengah jalan karena kelompok pengawalnya tidak cukup kuat menghadapi pihak antidemokrasi. Bagaimana di Indonesia? Kelompok pembaharu di Indonesia barangkali masih jauh lebih kecil daripada di India. Tetapi ia berkembang cepat, terutama sejak masa reformasi dan khususnya di kalangan kaum muda. Kita juga punya satu plus dibanding India – kondisi stratifikasi dan mobilitas sosial di Indonesia jauh lebih baik. Oleh karena itu kita semestinya tidak boleh terlalu pesimis mengenai prospek perkembangan demokrasi di Indonesia.</p>
<p style="margin-top:0;">Pertanyaan yang relevan adalah bagaimana kelompok ini dapat lebih didorong untuk memperkuat proses modernisasi dan demokratisasi di negara kita. Langkah yang paling efektif untuk memperkuat kelompok pembaharu, kembali lagi, adalah memacu pertumbuhan ekonomi yang tersebar, karena dari situlah awal terciptanya kelas menengah. Sebaliknya, kemunduran ekonomi dan krisis ekonomi harus dihindari karena dari situlah awal dari kepunahan kelas menengah. Selain pertumbuhan ekonomi itu harus tersebar, ia harus memenuhi satu syarat lain, yaitu bersumber dari kegiatan-kegiatan enterpreunerial dalam iklim kompetisi yang sehat.</p>
<p style="margin-top:0;">Selain menciptakan iklim usaha dan iklim kompetisi yang sehat pemerintah dapat<br />
memacu terbentuknya kelompok pembaharu dengan mendorong perkembangan<br />
kelompok wirausaha yang tangguh melalui program-program khusus untuk menghilangkan kendala-kendala yang dihadapi oleh usaha kecil dan menengah untuk mengakses pembiayaan, teknologi, layanan infrastruktur dan pasar. Pengusaha kecil dan menengah adalah embrio dari kelas menengah yang tangguh. Karenanya program pengembangan UKM merupakan elemen penting dalam upaya pengembangan demokrasi.</p>
<p style="margin-top:0;">Satu permasalahan khusus dan sensitif yang dihadapi Indonesia sejak kemerdekaan adalah hubungan pengusaha pribumi dan nonpribumi. Permasalahan yang sangat rumit ini seyogyanya dibahas secara terbuka dan dicarikan pemecahannya bersama. Tidak ada solusi lain kecuali menyatukan kedua kekuatan itu untuk membangun bangsa. Upaya itu harus menjadi bagian dari program besar integrasi bangsa, dengan mengikis secara bertahap tapi sistematis sekat sosio-ekonomi-kultural antara kedua kelompok ini. Masing-masing kelompok, atau lebih tepatnya kaum elite dari masing-masing kelompok, harus lebih membuka diri dan mengambil inisiatif untuk saling menjangkau dan dengan kejujuran mencari titik-titik temu, dengan seluas mungkin melibatkan generasi mudanya. Negara patut mendorong dan memfasilitasi secara adil dan sungguh-sungguh proses ini.</p>
<p style="margin-top:0;">Langkah penting lain untuk membentuk kelompok pembaharu yang handal adalah melalui pendidikan. Kuncinya terletak pada materi pendidikan yang pas dan proses belajar-mengajar yang efektif. Ada dua catatan penting di sini. Pertama, penyediaan pendidikan bermutu bagi elite bangsa harus didasarkan pada sistem seleksi terbuka berdasarkan prestasi atau merit system dan bukan berdasarkan hak-hak dan kedudukan istimewa.</p>
<p style="margin-top:0;">Kedua, agar demokrasi mengakar, pendidikan elite itu harus tetap dibarengi dengan pelaksanaan program pendidikan dasar yang bermutu dan terbuka lebar bagi semua anak Indonesia. Di bidang pendidikan, masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan.</p>
<p style="margin-top:0;">Faktor pendukung penting lain bagi perkembangan kelas pembaharu adalah keterbukaan dengan dunia luar. Semakin terbuka dan semakin terintegrasi negara tersebut dengan komunitas dunia, semakin subur pertumbuhan kelas pembaharu di negara itu. Arus informasi, manusia, barang dan jasa serta investasi dari luar adalah katalis bagi perkembangan kelompok pembaharu. Indonesia sekarang tergolong negara yang paling bebas dari segi arus informasi. Tidak ada hambatan sistemik bagi wartawan, akademisi, pengusaha, profesional, LSM asing untuk masuk ke Indonesia. Ini semua akan sangat membantu tumbuhnya kelompok pembaharu di negeri ini. Risiko keamanan memang ada, dan akan selalu ada. Tetapi, demi tujuan yang lebih besar, masalah itu harus tetap dikelola secara proporsional.</p>
<p style="margin-top:0;">Keikutsertaan Indonesia di banyak forum, baik regional maupun global, telah dan akan makin membuka pikiran kita terhadap praktek-praktek terbaik di dunia dan sangat berguna bagi upaya kita untuk membangun institusi-institusi pendukung modernisasi dan demokratisasi. Investasi dari luar negeri, terutama dari negara-negara yang menjunjung tinggi asas-asas good governance di negaranya, perlu kita buka lebar, bukan hanya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kita, tetapi juga untuk meningkatkan mutu institusi-institusi bisnis dan pemerintahan kita. Tidak jarang dunia usaha kita belajar praktek-praktek terbaik dari interaksi dan kemitraan mereka dengan perusahaan-perusahaan asing. Perbaikan kinerja birokrasi kadangkala dipicu dan dipacu oleh adanya keluhan atau protes dari perusahaan-perusahaan asing yang beroperasi di sini.</p>
<p style="margin-top:0;">Semua langkah di atas akan membuahkan hasil dalam jangka panjang. Generasi kita ditakdirkan untuk menanam, anak-cucu kita yang memanen.</p>
<p style="margin-top:0;"><strong>(Sumber: Pidato Pengukuhan Jabatan Guru Besar Pada Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada, 24 Februari 2007).        </strong></p>
<p style="margin-top:0;"><strong><a href="http://public.kompasiana.com/2009/05/18/gagasan-politik-ekonomi-boediono/">Tulisan asli ada di Kompasiana </a></strong></p>
<p style="margin-top:0;"><strong></strong></p>
<p style="margin-top:0;"><strong></strong></p>
<p style="margin-top:0;"><strong></strong></p>
<p style="margin-top:0;"><strong></strong></p>
<p style="margin-top:0;"><strong></strong></p>
<p style="margin-top:0;"><strong></strong></p>
Posted in Uncategorized, wakil rakyat Tagged: Boediono, demokrasi, neo liberalisme, pidato pengukuhan guru besar, pri-non pri <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/obatngantuk.wordpress.com/480/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/obatngantuk.wordpress.com/480/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/obatngantuk.wordpress.com/480/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/obatngantuk.wordpress.com/480/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/obatngantuk.wordpress.com/480/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/obatngantuk.wordpress.com/480/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/obatngantuk.wordpress.com/480/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/obatngantuk.wordpress.com/480/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/obatngantuk.wordpress.com/480/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/obatngantuk.wordpress.com/480/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=obatngantuk.wordpress.com&blog=5301783&post=480&subd=obatngantuk&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/05/19/boediono-politik-ham-demokrasi-dan-ekonomi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">uyungs</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Geliat Cina, Raksasa Ekonomi Baru</title>
		<link>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/03/05/geliat-cina-raksasa-ekonomi-baru/</link>
		<comments>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/03/05/geliat-cina-raksasa-ekonomi-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Mar 2009 08:42:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uyungs</dc:creator>
				<category><![CDATA[wakil rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[BRICS]]></category>
		<category><![CDATA[cina]]></category>
		<category><![CDATA[Goldman Sachs]]></category>
		<category><![CDATA[raksasa ekonomi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://obatngantuk.wordpress.com/?p=476</guid>
		<description><![CDATA[Prediksi Goldman Sachs Economic Research dalam Dreaming with BRIC’s: The Path to 2050 nampaknya akan terwujud. Cina dengan pertumbuhan ekonomi rata-rata mencapai 9-10 persen per tahun, yang oleh banyak pakar dilukiskan sebagai bentuk lompatan kuantum dalam pembangunan ekonomi, diprediksi akan menempati peringkat pertama dalam kekuatan perekonomian dunia di tahun 2050.
Konon pada awalnya reformasi ekonomi Cina terinspirasi percepatan pembangunan negara-negara Asia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=obatngantuk.wordpress.com&blog=5301783&post=476&subd=obatngantuk&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Prediksi Goldman Sachs Economic Research dalam Dreaming with BRIC’s: The Path to 2050 nampaknya akan terwujud. Cina dengan pertumbuhan ekonomi rata-rata mencapai 9-10 persen per tahun, yang oleh banyak pakar dilukiskan sebagai bentuk lompatan kuantum dalam pembangunan ekonomi, diprediksi akan menempati peringkat pertama dalam kekuatan perekonomian dunia di tahun 2050.</p>
<p class="MsoNormal">Konon pada awalnya reformasi ekonomi Cina terinspirasi percepatan pembangunan negara-negara Asia Tenggara pada akhir tahun 70-an. Pada bulan November 1978, Deng Xiao Ping melakukan lawatan bersejarah berturut-turut ke Bangkok, Kuala Lumpur dan Singapura dengan membawa serta rombongan besar. Deng tak menyia-nyiakan kesempatan ini dengan melakukan diskusi intens dengan Perdana Menteri Lee Kuan Yew, kampiun kapitalisme Asia, sepanjang lawatan tiga harinya ke Singapura. Sepulangnya Deng telah punya gambaran cetak biru bagi pembangunan ekonomi negaranya yang berpenduduk 1,3 milyar itu.</p>
<p class="MsoNormal">Model pembangunan yang kemudian ditahbiskan sebagai socialist market economy amat mengandalkan kebijakan industrialisasi pro bisnis dan pro invetasi asing dengan insentif berlapis. Untuk meredam kritik dari dalam negeri dikemaslah program industrialisasi tersebut dalam program eksperimen special economic zones (SEZs) yaitu hanya dalam wilayah-wilayah tertentu, terutama di wilayah perbatasan area-area industri yang sudah lebih dulu berkembang.<span id="more-476"></span></p>
<p class="MsoNormal">Eksperimen pertama dimulai di Provinsi Fujian dekat Taiwan dan Provinsi Guangdong dekat Hongkong. Begitu dua area industri baru ini sukses mengundang ratusan investor asing yang membangun pabrik karena tergiur upah rendah, kesiapan infrastruktur dan berbagai insentif pajak, maka pengalaman ini lalu ditularkan pada pembangunan secara terpadu tidak kurang dari 14 SEZs khususnya di sepanjang pesisir timur Cina.</p>
<p class="MsoNormal">Pada tingkat pendidikan dasar, langkah Cina yang mengundangkan Wajib Belajar di tahun 1986 dengan program pendidikan dasar sembilan tahun, telah membawa perubahan meningkatnya persentase melek huruf menjadi 80 persen di tahun 1990-an. Di akhir tahun 1990-an, Cina hanya mengalokasikan anggaran R&amp;D kurang dari 1% dari total GDP, namun saat ini anggaran telah meningkat menjadi 1,5% dan direncanakan akan terus meningkat hingga mencapai angka 2,5% di tahun 2020. Hasilnya inovasi ilmu pengetahuan oleh para saintis Cina telah meningkatkan aplikasi paten sebesar lebih dari 130.000 pada tahun 2004.</p>
<p class="MsoNormal">Sejak tahun 1980-an, Deng mengirim ribuan pemuda cerdas ke negara-negara maju untuk studi. Deng percaya bahwa meskipun nanti hanya sekian persen saja dari mereka yang pulang kembali, kepulangan mereka pasti turut menentukan kesuksesan transformasi sosial ekonomi negeri panda itu. Menteri Pendidikan saat itu yang dijabat Zhao Ziyang, yang nantinya didapuk sebagai Sekjen PKC dan perdana menteri, diminta merumuskan strategi store brain power overseas. Kebijakan ini pada saatnya nanti dipadukan dengan reformasi ekonomi yang memungkinkan negara itu memanfaatkan peluang-peluang yang ditawarkan pasar terbuka dan perdagangan bebas.</p>
<p class="MsoNormal">Cina hingga saat ini berhasil mengembangkan 15 zona perdagangan bebas, 32 zona pembangunan teknologi-ekonomi setingkat-negara dan 53 zona pembangunan industri berteknologi tinggi di berbagai pelosok negeri. Setiap wilayah juga didorong untuk saling berkompetisi menarik pulang ‘returnees’ yang terdidik dan berpengalaman dengan menawarkan aneka insentif seperti pemotongan pajak, pemberian kredit lunak untuk berbisnis, kemudahan izin usaha, pembebasan biaya perkantoran, fasilitas perumahan yang baik, dan promosi yang lebih cepat.</p>
<p class="MsoNormal">Pada tahun 1995, Cina juga memulai perombakan BUMN secara besar-besaran, memecat tidak kurang dari 46 juta pegawai selama 6 tahun berikutnya. Pada tahun-tahun berikutnya program modernisasi dan perampingan ini terus berlanjut dan mampu mendongkrak profitabilitas BUMN-BUMN Cina. Sejak itu pula sektor swasta didorong mengambil peran yang lebih besar. Selama periode tersebut belasan buku tentang upaya transisi Rusia menerapkan kapitalisme diterjemahkan ke dalam bahasa Cina. Pemerintah Cina nampaknya mengambil pelajaran dari kekacauan di Rusia menyusul reformasi big-bang di negeri itu pada awal 90-an.</p>
<p class="MsoNormal">Eksperimentasi di bidang ekonomi ini sukses berkat pragmatisme radikal yang fokus pada upaya-upaya transformasi bertahap menuju pasar bebas atau menurut istilah Deng “menyeberang sungai dengan tetap menjejak bebatuan kali”. Di satu sisi pemerintah masih menerapkan tangan besi, namun pada saat yang bersamaan sektor swasta didorong sehingga menguasai separuh ekonomi Cina, dan bahkan 70 persen total perekonomian apabila kita memasukkan BUMN-BUMN yang pada kenyataannya dibolehkan beroperasi tak ubahnya perusahaan swasta. Coba bandingkan dengan peran swasta sebesar 17 persen di awal tahun 1990an. Sekitar 60 persen pertumbuhan PDB dan dua pertiga penciptaan kesempatan kerja baru datang dari sektor swasta.</p>
<p class="MsoNormal">Tergiur dengan berbagai iming-iming dan terkesan dengan basis infrastruktur ekonomi yang mulai tertata baik, ribuan pemuda terdidik Cina yang bekerja di luar negeri secara bergelombang mulai pulang kembali ke Tanah Air sebagai eksekutif profesional di berbagai perusahaan swasta atau sebagai calon investor, bahkan tidak sedikit pula yang kemudian bekerja di instansi-instansi pemerintah seperti lembaga investasi, bank sentral dan bapepam-nya Cina. Fenomena pembalikan brain drain ini dikenal dengan istilah brain gain atau reserved brain drain.</p>
<p class="MsoNormal">Pada 2006, Cina memproduksi lulusan universitas sebanyak 4,1 juta orang dengan 800 ribu lulusan diantaranya di bidang sains engineering, 12 kali lipat melampaui AS yang hanya 60 ribu. Ambisi Cina terakhir adalah memiliki 100 perguruan tinggi terbaik dunia sampai akhir abad ke-21 nanti, sehingga negara ini akan menjadi kiblat baru pendidikan. Untuk bidang Information and Communication Technology (ICT), Cina telah mampu mengalahkan Amerika Serikat sebagai pengekspor ITC terbesar. Pada tahun 2005 nilai ekspor Cina berkisar US$ 180 miliar, berada di atas nilai ekspor Amerika Serikat yang berjumlah US$ 149 miliar.</p>
<p class="MsoNormal">Dalam tempo tiga dekade setelah kunjungan bersejarah Deng ke Asteng, dunia menjadi saksi kemajuan ekonomi Cina yang sangat dahsyat, seperti tercermin pada rata-rata pertumbuhan ekonomi sekitar 9%-10% per tahun. Keunggulan Cina yang makin diakui warga dunia mencakup pula nilai-nilai kebudayaannya yang meliputi bidang seni dan hiburan, fesyen, kerajinan tangan, nilai-nilai filosofi kehidupan, serta bebagai keunggulan lunak (soft advantages) lainnya. Kini dengan strategi promosi yang jitu, tempat-tempat wisata mereka yang eksotik mampu menyerap puluhan juta wisatawan asing dari seluruh manca negara.</p>
<p class="MsoNormal">Kini seiring memuncaknya krisis global, Cina bertekad meneruskan reformasi pasar di sektor-sektor kunci. Sektor perbankan adalah salah satu sasarannya. Cina kini bereksperimen dengan bentuk-bentuk produk pasar modal yang lebih canggih, seperti reksa dana, obligasi, dan produk-produk utang lainnya, dan bahkan option dan futures trading, meski terbatas pada future komoditas minyak yang terhitung sederhana. Bukan produk-produk derivatif njlimet yang kini justru menjerumuskan sektor keuangan negara-negara Barat.</p>
<p class="MsoNormal">Bahwa di masa krisis keuangan, pemimpin-pemimpin Cina memahami perlunya mengembangkan bentuk-bentuk sekuritisasi yang lebih canggih dalam rangka stabilisasi sistem pasar modal menunjukkan pemikiran yang stratejik dan kemampuan untuk belajar dari kesalahan orang lain.</p>
<p class="MsoNormal">Sasaran kinerja yang gamblang adalah salah satu elemen dari etos efisiensi yang dikagumi bangsa Cina dari orang-orang Amerika. Empat dari lima pejabat tinggi pemerintah Cina kini menempuh studi di universitas-universitas Amerika Serikat terkemuka. Tak heran kalau The Kennedy School at Harvard sekarang punya julukan baru: “Sekolah Partai Komunis Ke Empat”.</p>
<p class="MsoNormal">Tulisan sudah dimuat di: <a href="http://public.kompasiana.com/2009/02/23/kennedy-school-harvard-jadi-sekolah-partai-komunis-ke-4/">kompasiana</a></p>
Posted in wakil rakyat Tagged: BRICS, cina, Goldman Sachs, raksasa ekonomi <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/obatngantuk.wordpress.com/476/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/obatngantuk.wordpress.com/476/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/obatngantuk.wordpress.com/476/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/obatngantuk.wordpress.com/476/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/obatngantuk.wordpress.com/476/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/obatngantuk.wordpress.com/476/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/obatngantuk.wordpress.com/476/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/obatngantuk.wordpress.com/476/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/obatngantuk.wordpress.com/476/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/obatngantuk.wordpress.com/476/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=obatngantuk.wordpress.com&blog=5301783&post=476&subd=obatngantuk&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/03/05/geliat-cina-raksasa-ekonomi-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">uyungs</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rakyat beri SBY kesempatan kedua ?</title>
		<link>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/03/05/rakyat-beri-sby-kesempatan-kedua/</link>
		<comments>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/03/05/rakyat-beri-sby-kesempatan-kedua/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Mar 2009 08:02:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uyungs</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[pilpres 2009]]></category>
		<category><![CDATA[Susilo Bambang Yudhoyono]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://obatngantuk.wordpress.com/?p=471</guid>
		<description><![CDATA[Apakah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono seorang pemimpin transformatif? Tak pelak lagi, baik kawan maupun lawan mengakui SBY seorang pemimpin yang baik, santun dan berwibawa. Namun sekali lagi pertanyaannya di sini: apakah presiden SBY telah berhasil menghantarkan bangsa ini bertransformasi menjadi negara yang kuat, disegani, adil dan sejahtera.
Meminjam konsep dan teori kepemimpinan, kita bisa membedakan kepemimpinan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=obatngantuk.wordpress.com&blog=5301783&post=471&subd=obatngantuk&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Apakah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono seorang pemimpin transformatif? Tak pelak lagi, baik kawan maupun lawan mengakui SBY seorang pemimpin yang baik, santun dan berwibawa. Namun sekali lagi pertanyaannya di sini: apakah presiden SBY telah berhasil menghantarkan bangsa ini bertransformasi menjadi negara yang kuat, disegani, adil dan sejahtera.</p>
<p>Meminjam konsep dan teori kepemimpinan, kita bisa membedakan kepemimpinan transformasional dengan kepemimpinan transaksional. Karena teori ini berawal dari ranah manajemen, maka wajar saja kalau selama ini figur-figur yang disebut-sebut pemimpin transformasional adalah para pimpinan perusahaan di Barat yang sukses menggerakkan transformasi korporat.</p>
<p>Mahasiswa saya mungkin segera menunjuk figur Jack Welch dan Lou Gertsner dari IBM. Di negeri kita bisa disebutkan figur Dr. Kuntoro Mangkusubroto yang sukses menerapkan strategi turn-around di PT Timah pada tahun 90-an. Pada situasi lain mungkin tepat pula menunjuk Robby Johan di Bank Mandiri dan Cacuk Sudaryanto di Telkom. Deng Xiao Ping, tokoh reformasi Cina yang mampu mendesakkan perubahan masif di negerinya mungkin tepat pula dijadikan contoh kasus.<span id="more-471"></span></p>
<p>Kembali pada kepemimpinan pak SBY. Pendukung pak Beye tentu akan segera menyodorkan sejumlah kisah sukses sebagai bukti prestasi kepemimpinan SBY selama memimpin dari tahun 2004 hingga Oktober 2009 nanti.</p>
<p>Indonesia untuk pertama kalinya sejak pertengahan tahun 80an mampu berswasembada pangan dan bahkan akan mengekspor beras. Basis pajak melonjak 16 juta. Konversi enerji masyarakat dari mitan ke LPG lumayan sukses. Ekonomi negara mampu dipacu pada level 5,5 persen rata-rata per tahun di tengah serbuan bencana dan krisis. Produk Domestik Bruto telah menembus angka setengah trilyun dollar menjadikan PDB per kapita di atas $2,200 (menurut hitungan Newsweek $3,348). Utang bisa ditekan menjadi 30% PDB turun dari angka 100% sepuluh tahun yang lalu. Pembantu SBY yang tangguh Sri Mulyani setidaknya tiga kali diganjar gelar Menteri Keuangan Terbaik.</p>
<p>Konflik Aceh dan Poso yang boleh dikata menjadi ajang perang saudara dalam skala kecil berhasil dijinakkan. Pasca tsunami, Aceh mampu menggerakkan dunia untuk mengalirkan bantuan milyaran dollar. Puluhan teroris ditahan, diadili dan dieksekusi hingga tiga tahun terakhir kita aman dari gangguan bom teroris. Tiga ratus lebih pilkada sukses digelar tanpa hambatan berarti. Pelaksanaan otonomi daerah lumayan berhasil mendorong geliat ekonomi daerah, 36 persen belanja publik kini diputuskan oleh daerah (bandingkan dengan rata-rata 15% di negara-negara berkembang lain). Ekonomi Jakarta kini hanya menyumbang 15% pada PDB.</p>
<p>Negara kita makin disegani berkat kiprah SBY yang cukup high profile. Dua kali prajurit-prajurit TNI dikirim ke Libanon dan Kongo sebagai tentara perdamaian. Thailand minta bantuan RI agar menjadi juru damai di Muangthai Selatan. Untuk pertama kalinya, negeri kita masuk daftar negara-negara G-20. Terakhir negara ini termasuk dalam daftar empat negara pertama ditengok oleh Menlu Amerika Serikat di era pemerintahan Presiden Obama.</p>
<p>Konferensi perubahan iklim dunia digelar di Bali, sementara World Islamic Economic Forum kelima yang menjadi alternatif WEF Davos baru kemarin dibuka di Jakarta. WIEF menjadi penanda awal derasnya investasi Timur Tengah yang mengalir ke Indonesia.</p>
<p>Kini kita tengok apa yang kerap dikritisi pihak oposisi. Lebih dari 40 juta orang masih miskin. Pulau Jawa yang digembor-gemborkan akan terhubung dengan jalan tol mulus sepanjang 1.000 km baru akan kita nikmati dua tiga tahun lagi. Konon pemerintah tidak all out ‘mempersuasi’ elit daerah sehingga infrastruktur penting ini tersendat-sendat pada tahap pembebasan tanah. Jalur ganda rel kereta api tidak ada kemajuan. Gagal membangun kilang minyak sendiri membuat kita bergantung pada kilang-kilang minyak Singapura yang lebih mahal dan terus melanggengkan mafia minyak. Listrik masih digelayuti krisis biaya karena pengambilan keputusan yang salah di masa lalu.</p>
<p>Serbuan banjir dan longsor di ibukota maupun di daerah mengindikasikan visi pembangunan pemerintah kurang berwawasan lingkungan. Masalah lumpur Lapindo Porong hanya menjadi bukti kegagapan SBY bersikap tegas mengatasi benturan kepentingan di jajaran kabinetnya. Judi dan premanisme hanya diberantas sementara waktu setiap kali pejabat Kapolri berganti.</p>
<p>Pak SBY di awal pemerintahannya dengan gagah berani menyatakan akan memimpin sendiri upaya pemberantasan korupsi. 444 pejabat dan wakil rakyat benar telah diperiksa dan dimejahijaukan, namun 62%-nya divonis bebas. Corruption Perception Index (CPI) hanya sedikit meningkat dari 2,3 pada tahun 2007 menjadi 2,6 pada tahun 2008, demikian pula dengan peringkat/posisi Indonesia yang meningkat dari posisi 143 menjadi posisi 126 dari 180 negara.</p>
<p>Kita masih mendengar lontaran kritik yang itu-itu saja dari masyarakat bisnis: biaya ekonomi tinggi. Belum ada perbaikan berarti dalam kemudahan berusaha di negeri ini. Penundaan e-procurrement menunjuk kurang komitnya pemerintah mendorong budaya pemerintahan bersih. Kejagung melempem setiap kali ditagih masyarakat menyelesaikan kasus mega korupsi BLBI. Tebang pilih akhirnya menjadi istilah lawan politik mengejek komitmen SBY.</p>
<p>Korupsi dan kurang fokusnya visi pemerataan pembangunan berbuntut pada terbengkalainya rencana pusat-pusat pertumbuhan baru di Kaltim dan Riau. Jalan Trans Kalimantan dan Trans Sulawesi yang kurang tergarap secara serius gagal mendongkrak ekonomi kerakyatan di daerah. Jalan-jalan tikus di Sumatera dan Kalimantan masih jadi ajang trafficking dan pembalakan liar. Jembatan raksasa Suramadu yang menghubungkan pulau Madura dengan Jawa rencananya baru mulai dipakai persis sebelum pemerintahan SBY-JK berakhir. Papua relatif belum tergarap.</p>
<p>Kalau kita tengok definisinya, uraian Tichy dan Ulrich berikut ini mudah-mudahan membuat pengertian kepemimpinan transformasional semakin jelas:</p>
<p>“Pemimpin transaksional hanya membuat penyesuaian-penyesuaian kecil pada misi, struktur dan pengelolaan sumber daya manusia. Pemimpin transformasional tidak sekedar mengutak-atik tiga area tersebut namun juga mendorong perubahan besar-besaran pada sistem politik dan budaya. Perubahan sistem (politik) dan budaya-lah yang benar-benar membedakan pemimpin transformasional dengan transaksional.”</p>
<p>Nah, mari kita bertanya. Apakah SBY telah berhasil menggerakkan perubahan budaya dan sistem di negeri kita? Apakah pemilih akan memberinya kesempatan kedua menuntaskan transformasi Indonesia menjadi negara yang sejahtera?</p>
<p>Anda sendiri, wahai pemilih, yang bisa menjawabnya…</p>
<p>Tulisan asli di: <a href="http://public.kompasiana.com/2009/03/04/menimbang-sby-di-penghujung-masa-bakti/">Kompasiana</a></p>
Posted in Uncategorized Tagged: pilpres 2009, Susilo Bambang Yudhoyono <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/obatngantuk.wordpress.com/471/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/obatngantuk.wordpress.com/471/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/obatngantuk.wordpress.com/471/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/obatngantuk.wordpress.com/471/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/obatngantuk.wordpress.com/471/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/obatngantuk.wordpress.com/471/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/obatngantuk.wordpress.com/471/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/obatngantuk.wordpress.com/471/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/obatngantuk.wordpress.com/471/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/obatngantuk.wordpress.com/471/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=obatngantuk.wordpress.com&blog=5301783&post=471&subd=obatngantuk&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/03/05/rakyat-beri-sby-kesempatan-kedua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">uyungs</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dituduh Marxis Kultural malah melahirkan presiden</title>
		<link>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/02/28/dituduh-marxis-kultural-malah-melahirkan-presiden/</link>
		<comments>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/02/28/dituduh-marxis-kultural-malah-melahirkan-presiden/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Feb 2009 08:37:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uyungs</dc:creator>
				<category><![CDATA[Obama]]></category>
		<category><![CDATA[ibu Obama]]></category>
		<category><![CDATA[kredit mikro]]></category>
		<category><![CDATA[marxis kultural]]></category>
		<category><![CDATA[presiden Amerika Serikat]]></category>
		<category><![CDATA[Stanley Ann Dunham]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://obatngantuk.wordpress.com/?p=468</guid>
		<description><![CDATA[Seorang wartawan menyebutkan aset politik terbesar Obama adalah tradisi multikultur yang tumbuh dalam keluarganya. Tradisi itu disemai oleh para perempuan yang dekat dengan kehidupan Obama, mulai dari ibunya, Stanley Ann Dunhamm hingga adik tirinya, Maya Soetoro. Kepada wartawan, Maya mengisahkan nilai-nilai moral dan kemanusiaan yang bersemayam dalam keluarganya adalah terutama berkat didikan sang ibu. Nilai-nilai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=obatngantuk.wordpress.com&blog=5301783&post=468&subd=obatngantuk&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Seorang wartawan menyebutkan aset politik terbesar Obama adalah tradisi multikultur yang tumbuh dalam keluarganya. Tradisi itu disemai oleh para perempuan yang dekat dengan kehidupan Obama, mulai dari ibunya, Stanley Ann Dunhamm hingga adik tirinya, Maya Soetoro. Kepada wartawan, Maya mengisahkan nilai-nilai moral dan kemanusiaan yang bersemayam dalam keluarganya adalah terutama berkat didikan sang ibu. Nilai-nilai keluarga ini pula yang merasuki pikiran, pandangan dan perilaku Obama.</p>
<p><span lang="SV">Maya melukiskan ibunya sebagai seorang agnostik, tetapi sang ibu pula yang mengajarkan kebaikan-kebaikan ajaran spiritual. “Mama kerap menghadiahi kami buku-buku bagus: Injil, Kitab Hindu Upanishad, Budhisme, dan Tao Te Ching. Beliau menginginkan kami meyakini bahwa setiap orang mempunyai sesuatu yang indah untuk disumbangkan kepada dunia,” kata Maya. ”Kami sekeluarga kerap membaca Al Qur’an, bahkan setiap pagi kami kerap mendengarkan lantunan ayat suci Al Quran selama di <span>Indonesia</span>.”</span></p>
<p>Nama Stanley Ann Dunhamm (29 November 1942 – 7 November 1995) mungkin asing bagi banyak orang. Namun dialah ibunda Presiden baru Amerika Serikat, Barack Obama. <span id="more-468"></span>Stanley tentu saja nama yang normalnya diberikan pada seorang bocah lelaki. Namun, ayahnya, Stanley Dunhamm Snr, begitu mendambakan anak laki-laki sehingga dia menamai anak perempuannya Stanley. Bisa dibayangkan banyak cemooh mampir ke telinganya terkait namanya itu. Dia belajar menanggungkan itu semua.</p>
<p class="MsoNormal">Stanley Ann Durhamm lahir di Fort Leavenworth, sebuah markas tentara Kansas pada tahun 1942. Ayah Ann, seorang wiraniaga mebeler. Pekerjaan si ayah memaksa keluarga muda itu berpindah-pindah dari Kansas<span> </span>ke California kemudian ke Texas dan lalu Washington. Di SMU Ann terpilih sebagai anggota tim debat dan lulus pada tahun 1960. Di kalangan teman-temannya dia dikenal sebagai ‘a fellow traveler…’ yang mengindikasikan kecenderungannya pada pemikiran kritis. Keluarga Stanley terakhir pindah ke Hawaii, di mana Stanley Ann bisa melanjutkan studinya di Universitas Hawaii di Manoa.</p>
<p class="MsoNormal">Lawan politik Obama menuduh Ann tergolong seorang radical leftist dan penganut marxisme kultural.Dilukiskan bahwa sebagai bentuk perlawanan Ann terhadap kemapanan, dia juga melibatkan dirinya dalam miscegenation (hubungan antar ras), pandangan yang waktu itu terbilang minor dan bertentangan dengan nilai-nilai dari mayoritas warga AS.<span> </span>Konon Ann tidak pernah mau berkencan dengan sesama mahasiswa kulit putih. Meski masih belia, dia sudah memiliki semacam world view.</p>
<p class="MsoNormal">Di kelas bahasa Rusia, Ann terkesan pada Barack Obama, Sr. seorang mahasiswa berkulit hitam dari Kenya. Mereka kemudian menikah dan tak berselang lama kemudian Ann melahirkan pada usia 18 tahun. Perkawinan mereka tidak berlangsung lama. Belum genap Obama Jr. berusia satu tahun, ayahnya terpaksa meninggalkan keluarga barunya. Dia meraih beasiswa untuk mengambil program doktor di Harvard. Pasangan muda itu pun berpisah tahun 1963.</p>
<p class="MsoNormal">Setelah beberapa tahun non aktif, Ann kembali melanjutkan kuliahnya di Universitas Hawaii. Tahun 1965 dia bersua dan kemudian menikah dengan suami keduanya, Lolo Soetoro ketika Obama berusia lima tahun. Ann dan Barack turut serta ke <span>Indonesia</span> pada tahun 1969. Di Jakarta Ann sempat mengajar Bahasa Inggris. Kawatir putranya tak mendapatkan pelajaran yang memadai, Ann membangunkan Obama kecil setiap jam 4 pagi. Setiap subuh Obama ditatar ibunya mengikuti pedoman kursus tertulis dari Amerika. Setiap kali Obama mengeluhkan jadwal tak mengenakkan itu, dia pun menjawab: “Jangan cengeng .. ini juga berat bagi ibumu, nak.”</p>
<p class="MsoNormal">Perkawinan keduanya membuahkan seorang adik perempuan bagi Obama, namun pasangan ini juga bercerai pada tahun 1980. Ann sempat melanglang dunia, bekerja sebagai konsultan pembangunan desa di Ghana, India, Thailand, <span>Indonesia</span>, Nepal dan Bangladesh. Pada tahun 1986 Ann Dunhamm sempat bekerja di sebuah proyek pembangunan di Pakistan. Saat itulah Ann bersama Maya bertualang, menjajal Jalur Sutera di Cina.</p>
<p class="MsoNormal">Ann ketika itu bergabung dengan Ford Foundation mencoba mempromosikan kredit mikro.<span> </span>Bersama BRI, Ann punya peran yang tidak bisa dikatakan kecil dalam membangun program kredit mikro di <span>Indonesia</span>. Dia pernah mengatakan karyanya itu merupakan capaian terbesarnya dalam karir profesionalnya. Perpisahan dengan Lolo Soetoro tak menghalanginya jatuh cinta pada budaya Jawa.</p>
<p class="MsoNormal">Gelar doktor dalam kajian antropologi <span>Indonesia</span> pun diraihnya pada tahun 1992. Judul disertasinya, ‘Peasant blacksmithing in <span>Indonesia</span> : Surviving and Thriving Against All Odds,’ mencapai 1.067 halaman. Sebagian disertasi ini diterbitkan sebagai buku dalam bahasa <span>Indonesia</span> oleh Mizan tahun lalu.</p>
<p class="MsoNormal">Dalam sebuah wawancara, Barack Obama menyebut ibunya sebagai<span> </span><strong>‘the dominant figure in my formative years… The values she taught me continue to be my touchstone when it comes to how I go about the world of politics.’</strong><span> </span>Penyesalan terbesar Obama boleh jadi adalah ketika dia tidak berada di sisi ibunya ketika ibunya menghembuskan nafasnya yang terakhir pada tahun 1995. Di usianya yang baru menapak tahun ke 53, Stanley Ann Dunhamm meninggal karena penyakit kanker rahim. Sebelumnya Ann Dunhamm dikabarkan berniat mengadopsi bayi keturunan Korea yang berayahkan seorang prajurit Amerika berkulit hitam yang bertugas di Korea Selatan.</p>
<p class="MsoNormal">“Seandainya saya tahu beliau tidak mampu mengatasi penyakitnya, saya mungkin akan menulis buku yang sama sekali berbeda, buku yang tidak terlalu banyak bercerita tentang seorang ayah yang hampir tidak pernah hadir, sebaliknya saya akan banyak berkisah tentang beliau yang selalu hadir dalam hidup saya. Ibu adalah yang terbaik, ibu yang paling welas asih,” demikian tulis Obama dalam bukunya, Dreams of My Father.</p>
<p class="MsoNormal">Sumber tulisan di <a href="http://public.kompasiana.com/2009/02/27/mengapa-ibunda-obama-juga-pahlawan-bagi-indonesia/#comments">kompasiana</a>.</p>
Posted in Obama Tagged: ibu Obama, kredit mikro, marxis kultural, Obama, presiden Amerika Serikat, Stanley Ann Dunham <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/obatngantuk.wordpress.com/468/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/obatngantuk.wordpress.com/468/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/obatngantuk.wordpress.com/468/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/obatngantuk.wordpress.com/468/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/obatngantuk.wordpress.com/468/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/obatngantuk.wordpress.com/468/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/obatngantuk.wordpress.com/468/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/obatngantuk.wordpress.com/468/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/obatngantuk.wordpress.com/468/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/obatngantuk.wordpress.com/468/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=obatngantuk.wordpress.com&blog=5301783&post=468&subd=obatngantuk&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/02/28/dituduh-marxis-kultural-malah-melahirkan-presiden/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">uyungs</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bakat si kecil bisa dikenali dari pola uniknya</title>
		<link>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/02/18/bakat-si-kecil-bisa-dikenali-dari-pola-uniknya/</link>
		<comments>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/02/18/bakat-si-kecil-bisa-dikenali-dari-pola-uniknya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2009 14:41:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uyungs</dc:creator>
				<category><![CDATA[hobby]]></category>
		<category><![CDATA[bakat anak]]></category>
		<category><![CDATA[cita-cita]]></category>
		<category><![CDATA[humor anak]]></category>
		<category><![CDATA[perilaku anak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://obatngantuk.wordpress.com/?p=463</guid>
		<description><![CDATA[Tingkah anak yang lucu dan menggemaskan tentu akan sangat menarik bila kita perhatikan. Para orang tua, yang sebegitu sayangnya pada mereka, biasanya takkan melewatkan momen spesial ini. Hasil jepretan kamera, sampai diabadikan dalam keping rekaman video pastiiinya berguna sebagai pengingat memori nan indah. 
  
Jika kedua orang tua mereka telah tiada, gambar atau rekaman tersebutlah yang seolah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=obatngantuk.wordpress.com&blog=5301783&post=463&subd=obatngantuk&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Tingkah anak yang lucu dan menggemaskan tentu akan sangat menarik bila kita perhatikan. Para orang tua, yang sebegitu sayangnya pada mereka, biasanya takkan melewatkan momen spesial ini. Hasil jepretan kamera, sampai diabadikan dalam keping rekaman video pastiiinya berguna sebagai pengingat memori nan indah. <br />
  <br />
Jika kedua orang tua mereka telah tiada, gambar atau rekaman tersebutlah yang seolah kan ”bercerita” pada anak-anak mereka. Betapa mereka selalu menyayangi si kecil yang kini beranjak dewasa. Seperti apa kira-kira si kecil di masa depan?</p>
<p> </p>
<p><strong>1.  Aktivis Green Peace</strong></p>
<p><strong><img class="alignnone" src="http://mail.google.com/mail/h/1ep46oy1vowxx/?view=att&amp;th=11f888012cf10c74&amp;attid=0.1.1&amp;disp=emb&amp;zw" alt="" width="400" height="258" /></strong></p>
<p><span id="more-463"></span></p>
<p><strong>2.  </strong><span style="font-family:Arial;font-size:small;"><strong>Pakar IT (Information and Technology)</strong></span><span style="font-size:small;"><strong> </strong></span></p>
<p><strong><img class="alignnone" src="http://mail.google.com/mail/h/1ep46oy1vowxx/?view=att&amp;th=11f888012cf10c74&amp;attid=0.1.2&amp;disp=emb&amp;zw" alt="" width="401" height="255" /></strong></p>
<p> </p>
<p><strong>3.  Bintang Film</strong></p>
<p><strong><img class="alignnone" src="http://mail.google.com/mail/h/1ep46oy1vowxx/?view=att&amp;th=11f888012cf10c74&amp;attid=0.1.3&amp;disp=emb&amp;zw" alt="" width="400" height="247" /></strong></p>
<p> </p>
<p><strong>4.  Foto Model</strong></p>
<p><strong><img class="alignnone" src="http://mail.google.com/mail/h/1ep46oy1vowxx/?view=att&amp;th=11f888012cf10c74&amp;attid=0.1.4&amp;disp=emb&amp;zw" alt="" width="400" height="287" /></strong></p>
<p> </p>
<p><strong>5.  </strong><em><strong>Crossdresser</strong></em><strong> </strong><em><strong>Wanna Be</strong></em><strong>?</strong></p>
<p><strong><img class="alignnone" src="http://mail.google.com/mail/h/1ep46oy1vowxx/?view=att&amp;th=11f888012cf10c74&amp;attid=0.1.5&amp;disp=emb&amp;zw" alt="" width="400" height="298" /></strong></p>
<p> </p>
<p><strong>6.  Atlet Senam</strong></p>
<p><strong><img class="alignnone" src="http://mail.google.com/mail/h/1ep46oy1vowxx/?view=att&amp;th=11f888012cf10c74&amp;attid=0.1.6&amp;disp=emb&amp;zw" alt="" width="400" height="255" /></strong></p>
<p> </p>
<p><strong>7.  Pengamat Politik</strong></p>
<p><strong><img class="alignnone" src="http://mail.google.com/mail/h/1ep46oy1vowxx/?view=att&amp;th=11f888012cf10c74&amp;attid=0.1.7&amp;disp=emb&amp;zw" alt="" width="299" height="395" /></strong></p>
<p> </p>
<p><strong>8.  </strong><span style="font-family:Arial;font-size:small;"><strong>Aktor Film Bokep</strong></span><span style="font-family:Arial;color:#000080;font-size:small;"><strong> </strong></span><span style="font-family:Arial;color:white;font-size:small;"><strong>XXX </strong></span><span style="font-family:Arial;font-size:small;"><strong>?</strong></span></p>
<p><strong><img class="alignnone" src="http://mail.google.com/mail/h/1ep46oy1vowxx/?view=att&amp;th=11f888012cf10c74&amp;attid=0.1.8&amp;disp=emb&amp;zw" alt="" width="408" height="244" /></strong></p>
<p> </p>
<p><strong>9.  Ngartis dan Biang Dugem (clubbers)</strong></p>
<p><strong><img class="alignnone" src="http://mail.google.com/mail/h/1ep46oy1vowxx/?view=att&amp;th=11f888012cf10c74&amp;attid=0.1.9&amp;disp=emb&amp;zw" alt="" width="408" height="273" /></strong></p>
<p> </p>
<p><strong>10.  Singing Idol</strong></p>
<p><strong><img class="alignnone" src="http://mail.google.com/mail/h/1ep46oy1vowxx/?view=att&amp;th=11f888012cf10c74&amp;attid=0.1.10&amp;disp=emb&amp;zw" alt="" width="456" height="480" /></strong></p>
<p> </p>
<p><strong>11.  Komedian</strong></p>
<p><strong><img class="alignnone" src="http://mail.google.com/mail/h/1ep46oy1vowxx/?view=att&amp;th=11f888012cf10c74&amp;attid=0.1.11&amp;disp=emb&amp;zw" alt="" width="533" height="400" /></strong></p>
<p><strong>dari milis: </strong></p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td class="j">
<div class="std">
<div class="f"><a href="http://www.google.com/url?q=http://groups.google.co.id/group/alumni-ppb-fkip-bk-atma-jaya-jkt%3Fhl%3Did%26ie%3DUTF-8&amp;ei=Ih2cSYzZGpfOsgK93p2JDA&amp;sa=X&amp;oi=src&amp;ct=res&amp;cd=1&amp;source=groups&amp;usg=AFQjCNGZIb7kF32pUM88IAGkD94T8KP2mw"></a><a href="http://www.google.com/url?url=http://groups.google.co.id/g/b9e7fcae/t/f7c22137d6b00026/d/fddfd5fec022a900%3Fhl%3Did%26ie%3DUTF-8%26q%3Dbakat%2Bsi%2Bkecil%2Bpun%2Bdikenal%2Bdari%2Bpola%2Buniknya%23fddfd5fec022a900&amp;ei=Ih2cSYzZGpfOsgK93p2JDA&amp;sa=t&amp;ct=res&amp;cd=1&amp;source=groups&amp;usg=AFQjCNHVcXeex3lYfFEROFL72OHNNE9zsA">alumni-ppb-fkip-bk-atma-jaya-jkt</a></div>
</div>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
Posted in hobby Tagged: bakat anak, cita-cita, humor anak, perilaku anak <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/obatngantuk.wordpress.com/463/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/obatngantuk.wordpress.com/463/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/obatngantuk.wordpress.com/463/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/obatngantuk.wordpress.com/463/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/obatngantuk.wordpress.com/463/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/obatngantuk.wordpress.com/463/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/obatngantuk.wordpress.com/463/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/obatngantuk.wordpress.com/463/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/obatngantuk.wordpress.com/463/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/obatngantuk.wordpress.com/463/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=obatngantuk.wordpress.com&blog=5301783&post=463&subd=obatngantuk&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/02/18/bakat-si-kecil-bisa-dikenali-dari-pola-uniknya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">uyungs</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mail.google.com/mail/h/1ep46oy1vowxx/?view=att&#38;th=11f888012cf10c74&#38;attid=0.1.1&#38;disp=emb&#38;zw" medium="image" />

		<media:content url="http://mail.google.com/mail/h/1ep46oy1vowxx/?view=att&#38;th=11f888012cf10c74&#38;attid=0.1.2&#38;disp=emb&#38;zw" medium="image" />

		<media:content url="http://mail.google.com/mail/h/1ep46oy1vowxx/?view=att&#38;th=11f888012cf10c74&#38;attid=0.1.3&#38;disp=emb&#38;zw" medium="image" />

		<media:content url="http://mail.google.com/mail/h/1ep46oy1vowxx/?view=att&#38;th=11f888012cf10c74&#38;attid=0.1.4&#38;disp=emb&#38;zw" medium="image" />

		<media:content url="http://mail.google.com/mail/h/1ep46oy1vowxx/?view=att&#38;th=11f888012cf10c74&#38;attid=0.1.5&#38;disp=emb&#38;zw" medium="image" />

		<media:content url="http://mail.google.com/mail/h/1ep46oy1vowxx/?view=att&#38;th=11f888012cf10c74&#38;attid=0.1.6&#38;disp=emb&#38;zw" medium="image" />

		<media:content url="http://mail.google.com/mail/h/1ep46oy1vowxx/?view=att&#38;th=11f888012cf10c74&#38;attid=0.1.7&#38;disp=emb&#38;zw" medium="image" />

		<media:content url="http://mail.google.com/mail/h/1ep46oy1vowxx/?view=att&#38;th=11f888012cf10c74&#38;attid=0.1.8&#38;disp=emb&#38;zw" medium="image" />

		<media:content url="http://mail.google.com/mail/h/1ep46oy1vowxx/?view=att&#38;th=11f888012cf10c74&#38;attid=0.1.9&#38;disp=emb&#38;zw" medium="image" />

		<media:content url="http://mail.google.com/mail/h/1ep46oy1vowxx/?view=att&#38;th=11f888012cf10c74&#38;attid=0.1.10&#38;disp=emb&#38;zw" medium="image" />

		<media:content url="http://mail.google.com/mail/h/1ep46oy1vowxx/?view=att&#38;th=11f888012cf10c74&#38;attid=0.1.11&#38;disp=emb&#38;zw" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Sultan, Jago Golkar Skenario ke 3</title>
		<link>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/02/08/sultan-jago-golkar-skenario-ke-3/</link>
		<comments>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/02/08/sultan-jago-golkar-skenario-ke-3/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Feb 2009 17:31:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uyungs</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Hamengkubuwono]]></category>
		<category><![CDATA[kandidat presiden]]></category>
		<category><![CDATA[pemilihan presiden]]></category>
		<category><![CDATA[pilpres]]></category>
		<category><![CDATA[Sultan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://obatngantuk.wordpress.com/2009/02/08/sultan-jago-golkar-skenario-ke-3/</guid>
		<description><![CDATA[Pada pemilihan presiden lima tahun yang lalu, para elit Golkar sukses memainkan strategi ganda. Meski jagoan hasil konvensi Golkar Wiranto kalah suara dalam pilpres tersebut, kader Golkar lainnya Jusuf Kalla berhasil maju ke putaran kedua pilpres bersama Susilo Bambang Yudhoyono dengan sokongan koalisi partai-partai menengah. SBY-JK akhirnya memenangkan pertarungan melawan pasangan Megawati – Hasyim Muzadi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=obatngantuk.wordpress.com&blog=5301783&post=452&subd=obatngantuk&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Pada pemilihan presiden lima tahun yang lalu, para elit Golkar sukses memainkan strategi ganda. Meski jagoan hasil konvensi Golkar Wiranto kalah suara dalam pilpres tersebut, kader Golkar lainnya Jusuf Kalla berhasil maju ke putaran kedua pilpres bersama Susilo Bambang Yudhoyono dengan sokongan koalisi partai-partai menengah. SBY-JK akhirnya memenangkan pertarungan melawan pasangan Megawati – Hasyim Muzadi dan kemudian dilantik sebagai presiden dan wakil presiden Indonesia masa bakti 2004 – 2009.</p>
<p>Antara lain karena dorongan SBY, Jusuf Kalla berbekal posisi baru sebagai Wapres dan dukungan dana yang besar mampu merebut kepemimpinan Golkar dari Akbar Tanjung. Kekuatan uang nampaknya masih lebih menentukan siapa yang menjadi ketua umum Partai Beringin. Berkat jumlah kursi di parlemen yang dikuasai Golkar, Jusuf Kalla juga mampu bermain-main ‘lempar batu sembunyi tangan’ <span id="more-452"></span>menaikkan posisi-tawarnya relatif terhadap kekuasaan presiden SBY. Beberapa jabatan menteri yang secara strategis menentukan arah kebijakan bangsa bisa disabet Golkar baik pada awal penyusunan kabinet maupun pada dua kali kesempatan resuffle.</p>
<p>Kekuatan Golkar ironisnya justru diprediksi akan terus melemah. Sejumlah kader kuat khususnya dari jalur A, para pensiunan jenderal tentara, satu demi satu meninggalkan partai kekaryaan yang dulu dibentuk oleh antara lain unsur militer sekutu Soeharto pada 20 Oktober 1964 dengan misi utama mengamankan kebijakan stabilitas rezim Orde Baru. Mereka antara lain adalah Wiranto yang membentuk Partai Hanura dan Prabowo yang mendirikan Partai Gerindra. Hartono juga mencoba peruntungan dengan partai barunya PKPB, belum lagi Edi Sudrajat yang membangun PKPI dengan merangkul Meutia Hatta.</p>
<p>Tiga skenario Golkar</p>
<p>Prediksi survei yang menyebutkan Golkar paling-paling hanya mampu bertengger di posisi ketiga dalam pemilu 2009 di bawah Partai Demokrat dan PDIP membuat risau para petingginya dan mendorong Golkar menyiapkan sedikitnya tiga skenario koalisi dalam pilpres 2009. Pertama JK tetap melanjutkan gandengannya dengan SBY. Namun kali ini posisi tawar PD dan SBY menguat seiring prediksi survei yang menyebutkan popularitas PD/SBY terdongkrak berkat kebijakan populis pemerintah akhir-akhir ini. Kalau kerja sama keduanya berlanjut, JK terpaksa akan menerima konsesi-konsesi yang jauh lebih terbatas ketimbang kontrak politik antara keduanya menjelang pilpres 2004. Konsesi yang terbatas tidak disukai karena berpotensi mengancam kepentingan pendukung Golkar khususnya dalam bidang ekonomi.</p>
<p>Skenario kedua mendorong Jusuf Kalla merajut koalisi dengan partai-partai potensial lainnya seperti PDIP atau bisa juga PKS. Koalisi ideal antara dua (atau malah tiga) partai besar ini sayangnya belum secara serius dipersiapkan terutama karena posisi canggung JK dalam menuntaskan komitmen dalam pemerintahan incumbent hingga masa jabatan betul-betul berakhir.</p>
<p>Sultan Hamengkubuwono X, jago Golkar lainnya</p>
<p>Skenario ketiga yang diam-diam didukung oleh sementara faksi di Golkar adalah membiarkan kader Golkar lain, Sultan Hamengkubuwono X, maju bersama Megawati ke bursa pilpres. Belum tuntasnya pencalonan keduanya diduga karena belum disepakatinya kontrak politik dengan PDIP, siapa jadi capres siapa cawapres. Kontrak politik ini nampaknya juga akan dibebani konsesi-konsesi ekonomi untuk melindungi kepentingan-kepentingan Golkar sebagai syarat atas dukungan rahasia partai kekaryaan ini kepada pasangan kandidat ini. Selain itu keberatan sebagian pendukung yang menolak bila Sultan hanya dicalonkan sebagai cawapres juga perlu diatasi dulu.</p>
<p>Sultan yang punya nama asli Herjuno Depito dan pernah bergelut dalam dunia bisnis sebagai Direktur Punakawan Grup memang pernah diramalkan akan menjadi ‘seseorang yang istimewa’. Tepat ketika Herjuno lahir pada 2 Maret 1946, ayahnya Sultan HB IX mengalami kejadian “aneh”. Seekor ayam jago hitam mulus yang dipelihara dekat ruangan penyimpan pusaka Keraton mendadak mati. “Seolah-olah jiwanya berpindah ke dalam tubuh anak saya,” demikian kisah Sri Sultan HB IX dalam biografinya, Tahta Untuk Rakyat.</p>
<p>Di masa kanak-kanaknya, Sultan yang sempat menyandang gelar KGPH Mangkubumi lumayan bandel. Ketika masih duduk di SD Keputran I, rapotnya dipenuhi banyak angka merah gara-gara terlalu suka bermain-main. Akibatnya dia sempat mengulang dan duduk sekelas dengan adiknya. Untungnya setelah kuliah selama 17 tahun di Fakultas Hukum UGM, dia bisa menyabet gelar Sarjana Hukum. “Saya terlalu aktif dalam kegiatan olahraga dan kesenian,” kilahnya.</p>
<p>Sultan dinilai memiliki komitmen pluralitas yang tinggi. Menurutnya, pluralisme negeri kita tak sekadar karena Indonesia mencakup bermacam-macam suku, agama ataupun ras, namun juga beragam karena faktor gender, profesi dan subkultur. Indonesia adalah bangsa yang belum selesai, dalam artian proses identitas bangsa masih dalam proses untuk “menjadi”. Karena itu jika tidak hati-hati, identitas itu bisa menguat sewaktu-waktu menjadi pemicu ketegangan di tengah-tengah masyarakat dan bangsa. Cara pandang inilah yang membuat Sultan dan istrinya menentang UU Pornografi. Hal ini jelas amunisi yang lebih dari cukup untuk menyudutkannya bagi lawan-lawan politiknya.</p>
<p>Mantan Ketua Umum Partai Golkar, Akbar Tanjung, menilai Sri Sultan Hamengku Buwono X sebagai kandidat calon presiden paling ’sempurna’ dibandingkan figur politisi lainnya. Dengan kesempurnaan itu, Sultan bisa mendapat dukungan politik yang sangat besar. Menurut Akbar, capres di Indonesia ditentukan oleh tiga aspek, yakni popularitas, aksesibilitas, dan elektabilitas (kemungkinan untuk dipilih). Nah, kalau dilihat dari tiga aspek tadi, menurutnya peluang Sultan untuk menjadi orang nomor satu di negeri ini sangat memungkinkan.</p>
<p>Namun dasar orang kita yang suka slengekan, ada saja yang mengajukan pertanyaan konyol: Jika jadi maju sebagai calon presiden, bagaimana namanya ditulis di kertas suara? Para rival yang iseng bisa saja ngotot nama yang ditulis di kertas suara haruslah nama asli. Ini jelas merugikan karena hanya segelintir orang tahu bahwa nama aslinya adalah Bendoro Raden Mas Herjuno Darpito. Katakanlah dia diperbolehkan menggunakan namanya saat ini, Sri Sultan HB X. Yang iseng pasti minta nama itu ditulis dengan lengkap. Bila permintaan itu disetujui yang pusing adalah KPU, diperlukan kertas suara yang besar agar muat. Ya, namanya memang panjang: Sampeyan Dalem ingkang Sinuhun Kanjeng Sri Sultan Hamengku Buwono Senapati ing Alogo Ngabdurrokhman Sayidin Panatagama Khalifatullah ingkang Jumeneng Kaping Dasa.</p>
<p>Tulisan asli: <a href="http://public.kompasiana.com/2009/02/05/sultan-ayam-jago-skenario-golkar-ke-3/#more-4081"><strong>Kompasiana.com</strong></a></p>
Posted in Uncategorized Tagged: Hamengkubuwono, kandidat presiden, pemilihan presiden, pilpres, Sultan <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/obatngantuk.wordpress.com/452/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/obatngantuk.wordpress.com/452/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/obatngantuk.wordpress.com/452/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/obatngantuk.wordpress.com/452/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/obatngantuk.wordpress.com/452/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/obatngantuk.wordpress.com/452/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/obatngantuk.wordpress.com/452/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/obatngantuk.wordpress.com/452/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/obatngantuk.wordpress.com/452/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/obatngantuk.wordpress.com/452/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=obatngantuk.wordpress.com&blog=5301783&post=452&subd=obatngantuk&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/02/08/sultan-jago-golkar-skenario-ke-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">uyungs</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menimbang Sri Mulyani, The Iron Lady</title>
		<link>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/01/31/menimbang-sri-mulyani-the-iron-lady/</link>
		<comments>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/01/31/menimbang-sri-mulyani-the-iron-lady/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Jan 2009 23:46:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uyungs</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[calon presiden]]></category>
		<category><![CDATA[menteri keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[pilcapres]]></category>
		<category><![CDATA[Sri Mulyani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://obatngantuk.wordpress.com/?p=435</guid>
		<description><![CDATA[Apa yang diketahui rakyat tentang Sri Mulyani Indrawati selain  prestasinya sebagai Menteri Keuangan terbaik Asia untuk tahun 2006 , 2007 dan 2008? Apakah dasar sinyalemen sebagian analis bahwa dia adalah kartu truf  presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pemilihan presiden 2009?
Sarat prestasi. Cerdas, tegas dan berani. Dicemaskan kiprahnya dalam hal penegakan disiplin pajak oleh banyak pengusaha nakal. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=obatngantuk.wordpress.com&blog=5301783&post=435&subd=obatngantuk&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Apa yang diketahui rakyat tentang Sri Mulyani Indrawati selain  prestasinya sebagai Menteri Keuangan terbaik Asia untuk tahun 2006 , 2007 dan 2008? Apakah dasar sinyalemen sebagian analis bahwa dia adalah kartu truf  presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pemilihan presiden 2009?</p>
<p>Sarat prestasi. Cerdas, tegas dan berani. Dicemaskan kiprahnya dalam hal penegakan disiplin pajak oleh banyak pengusaha nakal. Program-programnya didukung oleh sebagian besar anak buahnya khususnya anak-anak muda di Departemen Keuangan, departemen yang mengelola dana anggaran tidak kurang dari seribu trilyun rupiah. Dipuji-puji oleh banyak otoritas keuangan dunia karena kinerjanya yang cukup mencorong. Dihormati oleh media dan para jurnalis, baik domestik maupun asing. Dikagumi oleh pengamat ekonomi sekaligus pengamat politik yang masih punya independensi.</p>
<p>The Iron Lady, demikianlah julukan Sri Mulyani oleh sementara media.<span id="more-435"></span> Dia memegang di tangannya jabatan-jabatan strategis, yaitu sebagai Menteri Keuangan, Plt. Menko Perekonomian dan Komite Internal Reformasi IMF. Belum lagi kalau memperhitungkan penunjukan presiden sebagai Ketua Tim Renegosiasi Gas Tangguh. Sri masuk kabinet awalnya karena dipercaya oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk menjabat Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas, sebuah posisi periferal yang tidak begitu menentukan. </p>
<p><strong>Dituduh Antek IMF</strong></p>
<p>Namun, sebagaimana kata pepatah: Semakin tinggi pohon, semakin kencang anginnya, maka Sri Mulyani yang jebolan program doktoral <em>University of Illinois</em> Amerika Serikat, tak luput dari hantaman lawan-lawan politik pemerintah SBY-JK. Yang <a href="http://www.inilah.com/berita/ekonomi/2008/10/13/54631/images/beritajatim.swf">paling getol</a> tentunya Rizal Ramli, mantan Menko Perekonomian di era pemerintahan Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, yang ketika menjabat tidak mencatat prestasi nyata. &#8220;Dia tidak lahir dari seorang aktivis pergerakan sehingga dia tak memiliki visi, patriotisme dan spirit nasionalisme ekonomi seperti Hatta, Sjahrir, Ali Sastroamidjojo dan lainnya,” demikian tuduh Rizal. Namun terakhir dia juga berselisih dengan Aburizal Bakrie yang disokong Yusuf Kalla dalam kasus suspensi saham Bumi Resources yang berlarut-larut.  Biasanya serangan-serangan di media-media yang disponsori JK dan Ical yang dilontarkan kepada Mbak Ani, demikian Sri Mulyani biasanya disapa, adalah bahwa dia antek IMF (dan Bank Dunia) yang punya agenda mengibarkan panji-panji neoliberalisme ke dalam ekonomi Indonesia. Dasarnya adalah karena dalam perjalanan karirnya, Sri Mulyani pernah menjadi konsultan US-AID dan pernah pula mewakili negeri kita sebagai <span style="font-style:normal;">Direktur</span> Eksekutif <span style="font-style:normal;">IMF</span> untuk wilayah Asia Pasifik setelah lepas dari jabatan Kepala LPEM Universitas Indonesia. Bahkan kini dengan rangkap jabatan di kabinet SBY-JK, Sri Mulyani masih pula dipercaya bule-bule sebagai Anggota Komite Reformasi Internal IMF. </p>
<p><em><span style="font-style:normal;">Tentang tuduhan di atas, dia terkesan cuek, namun terkadang Mulyani tidak bisa menahan kegeramannya. Menjawab tudingan sebagai &#8216;orang IMF&#8217;, Sri Mulyani menegaskan: &#8220;Saya masuk IMF karena mendapat tugas dari Indonesia. Saya di situ bertugas mewakili 12 negara miskin dan berkembang untuk berjuang membela kepentingan mereka. Perlu diketahui bahwa perlu kemampuan berbahasa Inggris yang bagus untuk berjuang dan berdebat di sarang para kapitalis itu. Dan bukan hanya sekadar pidato yang retoris namun harus bekerja keras,&#8221; cetusnya dalam forum Indonesia Investment Forum I pada tahun 2006.</span></em></p>
<p><em><span style="font-style:normal;">Dia mampu membuktikan bahwa pernah bekerja di IMF tidak berarti selalu tunduk pada pendiktean IMF. Memang pada beberapa isu krusial dia sejalan dengan IMF, misalnya dalam hal efisiensi pasar dengan cara penegakan aturan main yang jelas, intensifikasi dan ekstensifikasi pajak, pembersihan fungsi bea cukai, minimalisasi penyelundupan, peningkatan invetasi dan privatisasi  serta profesionalisme kerja BUMN. Namun dia juga punya visi-visi lain, misalnya penggunaan fiskal untuk jaring pengaman sosial, pencatatan aset-aset negara yang tertib, optimalisasi lembaga investasi negara, dan terakhir program maha sulit: reformasi birokrasi.</span></em></p>
<p><em><span style="font-style:normal;"><strong>Anti Korupsi dan Reformasi Birokrasi</strong></span></em></p>
<p><em><span style="font-style:normal;">Meski Sri Mulyani sempat mendapat resistensi dari internal maupun eksternal, khususnya dari sejumlah politisi di Senayan, akhirnya berjalan juga program reformasi birokrasi di Depkeu yang satu paket dengan program yang sama di MA dan Kehakiman. Renumerasi dinaikkan namun disertai dengan perbaikan kinerja. Tanpa ragu dia menjatuhkan <a href="http://www.paninsekuritas.co.id/?page=berita&amp;id=SU5GLTIwMDgxMjE5MTcyODU0LnhtbA==">sanksi yang lebih keras</a> bagi yang belum mau bekerja profesional dan bersih. Demi efektivitas program bersih-bersih ini, dia konon tak segan berkonsultasi dengan mantan Perdana Menteri Singapura, Lee Kuan Yew. Kini dia juga bekerja sama dengan KPK dalam menertibkan ribuan rekening liar departemen yang sejak Orde Baru dicurigai menjadi alat korupsi.</span></em></p>
<p><em><span style="font-style:normal;"><strong>Calon Wakil Presiden?</strong></span></em></p>
<p><em><span style="font-style:normal;"><strong><span style="font-weight:normal;">Tahun lalu Sri Mulyani dinobatkan sebagai jajaran 100 wanita paling berpengaruh di dunia versi majalah Forbes dan wanita paling berpengaruh ke-2 di Indonesia versi majalah Globe Asia bulan Oktober 2007. Berada di peringkat ke-23 peringkat Forbes, Sri Mulyani mengungguli nama-nama beken lainnya seperti Hillary Rodham Clinton, Aung San Suu Kyi dan Oprah Winfrey. Sri Mulyani dinilai cukup berpengaruh karena sukses mendongkrak cadangan devisa Indonesia menembus US$ 60 miliar. Forbes juga menilai, kepercayaan pasar terdongkrak terbukti dengan nilai investasi asing yang terus menanjak setelah kepemimpinan Sri Mulyani di Departemen Keuangan. </span></strong></span></em></p>
<p><em><span style="font-style:normal;"><strong><span style="font-weight:normal;"> Wanita kuat berusia 47 tahun ini juga dinilai gigih memberantas korupsi di birokrasi, menciptakan insentif pajak dan merevisi UU Investasi. Penghargaan dari Forbes  sekaligus melengkapi berbagai gelar yang diperoleh ibu tiga anak ini sebelumnya. Sri Mulyani pada Maret tahun lalu juga telah dinobatkan sebagai tokoh paling berpengaruh di Asia oleh Singapore Institute of International Affair (SIIA).</span></strong></span></em></p>
<p>Kini dengan ketenangan dan ketegasannya dalam membuka opsi-opsi recovery menghadapi gejolak krisis ekonomi global, kepanikan dunia usaha diredam bisa diredam dan dibuat lega akan konsistensi arah kebijakan ekonomi. Sementara ekonomi negara-negara Asia Tenggara lumayan parah terimbas krisis, tim ekonomi pemerintah yang kini juga berkolabarasi erat dengan Bank Indonesia dinilai cukup sukses mencegah terjadinya situasi krisis yang lebih buruk. Kalau pertumbuhan pada tahun 2008 rata-rata mencapai 6 persen, diperkirakan pada tahun pemilu ini masih bisa dipertahankan pada level 5 persen.</p>
<p><a href="http://www.berpolitik.com/static/internal/2008/10/news_17323.html">Sebagian analisa</a> menyebutkan potensi Sri Mulyani sebagai cawapres alternatif, apabila presiden SBY tidak hendak meneruskan komitmennya dengan Jusuf  Kalla. Hal itu dimungkinkan kalau benar JK  akan mencalonkan dirinya sendiri sebagai capres atas desakan arus bawah Golkar sementara Sultan Hamengkubuwono X mungkin akan bersanding dengan Megawati. Lagi-lagi nampaknya Golkar akan menerapkan strategi dua kaki dalam pilcapres 2009.   </p>
<p>Sebuah survei lokal Jawa Timur yang dilakukan SSC mendapati bahwa di antara tokoh-tokoh perempuan elektabilitas Sri Mulyani lumayan, sekitar 14 persen. Itu survei lokal di Jawa Timur, yang terbilang agak jauh dari ibukota. Jadi tidak benar kalau dikatakan Sri Mulyani tidak dikenal rakyat, khususnya masyarakat daerah. Apalagi latar belakang Sri Mulyani adalah keluarga besar PNI, dia berpotensi menyedot suara kaum nasionalis di Pulau Jawa.</p>
<p class="MsoNormal"><span>Konon pula pada pemilu dan pilcapres di tengah-tengah kesulitan ekonomi, preferensi rakyat pemilih cenderung akan membenarkan slogan: “It’s the economy, stupid” dengan cara memberikan suaranya pada mereka yang dipercaya mampu mengatasi kesulitan ekonomi yang menghimpit kehidupan rakyat. Apalagi krisis kali ini skalanya tidak lagi terbatas pada Asia, namun sudah merupakan krisis global. Bukankah dengan demikian ke depan Indonesia perlu orang kuat untuk membentengi ekonomi negeri?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Tulisan asli bisa dibaca di <a href="http://public.kompasiana.com/2009/01/28/menimbang-sri-mulyani-dalam-pilcapres-2009/">Kompasiana.</a></span></p>
Posted in Uncategorized Tagged: calon presiden, menteri keuangan, pilcapres, Sri Mulyani <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/obatngantuk.wordpress.com/435/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/obatngantuk.wordpress.com/435/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/obatngantuk.wordpress.com/435/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/obatngantuk.wordpress.com/435/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/obatngantuk.wordpress.com/435/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/obatngantuk.wordpress.com/435/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/obatngantuk.wordpress.com/435/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/obatngantuk.wordpress.com/435/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/obatngantuk.wordpress.com/435/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/obatngantuk.wordpress.com/435/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=obatngantuk.wordpress.com&blog=5301783&post=435&subd=obatngantuk&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/01/31/menimbang-sri-mulyani-the-iron-lady/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">uyungs</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Serangan Balik Prabowo, Sang Kuda Hitam</title>
		<link>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/01/31/serangan-balik-prabowo-sang-kuda-hitam/</link>
		<comments>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/01/31/serangan-balik-prabowo-sang-kuda-hitam/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Jan 2009 23:35:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uyungs</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[calon presiden]]></category>
		<category><![CDATA[Partai Gerindra]]></category>
		<category><![CDATA[pilcapres]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://obatngantuk.wordpress.com/?p=445</guid>
		<description><![CDATA[APAKAH Letjen (Purn) Prabowo Subianto Kusumo bakal meraih sukses yang sama seperti Susilo Bambang Yudhoyono, koleganya sesama bintang TNI, yang membangun partai baru dan meraih simpati masyarakat dengan memanfaatkan momentum kegagalan pemerintahan Megawati-Hamzah Haz sehingga terpilih menjadi presiden pada tahun 2004? Belajar dari kegagalannya dalam konvensi Golkar menjelang pilcapres 2004, kini Prabowo serius pula membangun Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=obatngantuk.wordpress.com&blog=5301783&post=445&subd=obatngantuk&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><dd>APAKAH <span>Letjen (Purn)</span> Prabowo Subianto <span>Kusumo</span> bakal meraih sukses yang sama seperti Susilo Bambang Yudhoyono, koleganya sesama bintang TNI,<span> </span>yang membangun partai baru dan meraih simpati masyarakat dengan memanfaatkan momentum kegagalan pemerintahan Megawati-Hamzah Haz sehingga terpilih menjadi presiden pada tahun 2004? Belajar dari kegagalannya dalam konvensi Golkar menjelang pilcapres 2004, kini Prabowo serius pula membangun Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan hendak menjadikannya kendaraan politik bagi ambisinya menjadi presiden Indonesia.   </p>
<p class="MsoNormal">Kata ambisi bagi Prabowo yang <span>lahir di Jakarta pada 1951 </span>nampaknya bukan kosa kata yang harus dihindari, demikian menurut salah suratnya kepada sahabatnya ketika masih kecil.<span> Menurut sebuah sumber dikatakan bahwa sejak berpangkat Kapten,<span> </span>Prabowo sudah menyampaikan analisanya bahwa untuk menguasai republik ini,<span> </span>seorang calon pemimpin negara mesti menguasai dua hal, yakni: Islam dan militer. <span id="more-445"></span><span>Dalam bidang militer, Prabowo yang </span>sejak usia 8 tahun bersekolah di Inggris<span> sudah membuktikan kemampuannya hingga meraih pangkat jenderal berbintang tiga pada usia 46 tahun sebelum terpaksa meninggalkan dunia keprajuritan menyusul keputusan Dewan Kehormatan Perwira (DKP) pada tanggal </span>24 Agustus 1998<span>.</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span><span><span><span>Sebagaimana kita ketahui, DKP ditugaskan memeriksa kasus</span></span><span> keterlibatan<span> </span>sejumlah perwira tinggi ABRI dalam <span>penculikan </span>sembilan aktivis prodemokrasi<span> menjelang Sidang Umum MPR tahun 1998 di tengah-tengah kisruh desakan reformasi terhadap rezim Soeharto.Kekuasaan absolut Soeharto, mertua Prabowo karena perkawinanya dengan </span>Siti Hediyati Hariyadi<span>, waktu itu sedang mendapat tentangan keras dari berbagai komponen masyarakat ditengah-tengah himpitan krisis ekonomi yang dengan cepat bergeser menjadi krisis politik.</span> Dalam pemeriksaan terbukti, tim Mawar yang beranggotakan 11 prajurit   Kopassus pimpinan Sersan Mayor Bambang Kristiono mengaku “mengamankan”<span> </span>sembilan aktivis itu. Fadli Zon, teman dekat Prabowo, pernah menulis di satu media mengakui peran karibnya, meski dalam nada pembelaan diri.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span><span>Kini dia pun hendak memanfaatkan koneksinya dengan partai Islam, kesempatan pertama yang muncul adalah peluang yang dibuka Partai Persatuan Pembangunan. </span></span>Dalam acara ”Forum PPP Mendengar: Presiden Harapan, Harapan terhadap Presiden”, yang mendatangkan calon-calon presiden 2009, Prabowo semangat menyampaikan visi misinya. <span>Prabowo dipertimbangkan karena tegas dan punya visi. Gagasannya dalam hal kemandirian ekonomi rakyat dinilai cukup populis. Prabowo memang pernah mengakui<span><span> kekagumannya pada</span></span>model pembangunan Mahatir Muhamad yang memberi<span><span> </span></span>prioritas bagi pribumi Malaysia. E</span>konomi kerakyatan dan revolusi di bidang pertanian menjadi program utama Prabowo. Revolusi Putih, begitu Prabowo menyebut program unggulannya, hendak melipatgandakan kapasitas petani peternak dalam produksi susu dalam rangka peningkatan gizi masyarakat Indonesia. Juga Revolusi Hijau kedua dalam bidang pertanian….</p>
<p class="MsoNormal">Dalam acara makan malam bersama <span>Suryadharma Ali dan Lukman Hakim sebelumnya dikabarkan Prabowo terus meyakinkan petinggi partai Ka’bah itu bahwa dirinya tidak akan memanfaatkan aji mumpung jika terpilih menjadi presiden. Bisnis minyak buminya di bawah grup Tirtamas di luar negeri, yang digeluti bersama adiknya, Hashim Djojohadikusumo, relatif aman dari krisis global. Bisnis makin berkibar antara lain berkat kedekatannya dengan Raja Yordania, sama-sama mantan komandan special forces yang memiliki banyak kesamaan minat itu.</span></p>
<p class="MsoNormal">Raja Yordania pula yang menganugerahkan bintang penghargaan kepada Prabowo karena ekspedisi Tim Nasional<span> </span>Indonesia yang disponsori Prabowo pada 26 April 1997 sukses menaklukkan Puncak Sagarmatna (Alis<span> </span>Mata Samudra), salah satu puncak tertinggi Mount Everest berketinggian<span> </span>8.848 meter. Tim itu terdiri dari para pendaki kawakan   gabungan Kopassus, Wanadri dan UI. Pendakian yang digagas Prabowo inimerupakan sukses pertama tim dari Asia Tenggara ke puncak dunia.<span> </span>Konon Raja Yordania sangat bangga karena untuk pertama kalinya ada   pendaki Islam yang melantunkan azan di langit-langit dunia itu.</p>
<p class="MsoNormal"><span>Raja Yordania pula yang menawarkan kewarganegaraan kepada Prabowo meski kemudian ditolaknya, “Di sini, Anda tetap jenderal,” sambut Pangeran Abdullah ketika menyambut Prabowo yang memutuskan meninggalkan Indonesia selama dua tahun pasca pensiun dininya dari ketentaraan. Prabowo bahkan dijamu dengan acara kenegaraan. Bekas Panglima<span> </span>Kostrad itu pun menangis menerima penghormatan ini. “Itulah prinsip<span> </span>padang pasir. Teman adalah saudara, apa pun yang terjadi,” kata sebuah<span> </span>sumber.<span> Kabarnya </span>Prabowo juga sempat memberi masukan dan melatih<span> </span>militer Yordania. Malah ada kelakar, “Kini Prabowo jadi Pangab Yordania.”<span> </span>Dari bongkar-bongkar arsip media massa, kita ketahui Prabowo terpaksa menyerahkan jabatannya sebagai Pangkostrad pada 22 Mei 1998. “Saya bahkan tak<span> </span>sempat membuat memorandum serah terima jabatan. Istri saya, ketua<span> </span>Persit pun, tak sempat serah terima. Setahu saya, dalam sejarah ABRI,belum pernah ada perwira tinggi dipermalukan oleh institusinya,<span> </span>seperti yang saya alami,” ujar Bowo, demikian panggilan akrabnya di antara teman-teman dekatnya.</span></p>
<p class="MsoNormal">Bowo dengan pengalamannya di kesatuan elit Kopassus <span>yang pernah mengikuti pendidikan militer di Fort Benning, AS dan ahli “perang gerilya<span> </span>antigerilya”</span> tentu punya segudang strategi agar namanya diperhitungkan dalam bursa capres 2009. Tentu dia sudah merancang cara agar masa lalu tidak menjadi beban, kalau bisa malah diubah jadi kekuatan. Sejak tiga bulan yang lalu masyarakat dicecar dengan iklan-iklan Partai Gerindra yang punya ciri khas: “Saya Prabowo Subianto…” Berkat faktor frekuensi (konon didukung dana ratusan milyar) dan eksekusi iklan yang terkonsep baik, tidak butuh waktu yang terlalu lama mencuatlah nama Gerindra dan Prabowo. Nama <span>putra Prof. Dr Soemitro itu</span> mulai diperhitungkan sebagai calon alternatif di tengah-tengah kejenuhan masyarakat terhadap fenomena masih tampilnya muka-muka lama: Lu lagi lu lagi.</p>
<p class="MsoNormal">Beberapa waktu yang lalu, di sebuah kampus saya menampak seorang muda sedang membolak-balik dengan antusias sebuah cetakan, isinya tentang Tidar (Tunas Indonesia Raya), organisasi sayap pemuda dari Partai Gerindra. Pernah juga saya menguping percakapan antara dua pedagang di pasar, dari yang saya tangkap mereka nampaknya berharap pada gerakan Prabowo. Bulan Agustus tahun lalu ketika saya bertandang ke rumah seorang petani di pelosok Situbondo, saya mendapati segepok edisi majalah HKTI dengan wajah ganteng Prabowo di semua sampul depan. Nampaknya, sosialisasi sudah digarap sejak lama dan secara sistematis dari lapisan masyarakat terbawah. Serangan balik sang kuda hitam dengan strategi desa mengepung kota…</p>
<p class="MsoNormal">Tulisan asli sudah dimuat di: <a href="http://public.kompasiana.com/2009/01/30/kuda-hitam-prabowo-strikes-back/">Kompasiana</a></p>
</dd>
Posted in Uncategorized Tagged: calon presiden, Partai Gerindra, pilcapres, Prabowo <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/obatngantuk.wordpress.com/445/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/obatngantuk.wordpress.com/445/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/obatngantuk.wordpress.com/445/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/obatngantuk.wordpress.com/445/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/obatngantuk.wordpress.com/445/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/obatngantuk.wordpress.com/445/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/obatngantuk.wordpress.com/445/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/obatngantuk.wordpress.com/445/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/obatngantuk.wordpress.com/445/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/obatngantuk.wordpress.com/445/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=obatngantuk.wordpress.com&blog=5301783&post=445&subd=obatngantuk&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/01/31/serangan-balik-prabowo-sang-kuda-hitam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">uyungs</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PIDATO PRESIDEN AS KE 44 OBAMA TERJEMAHAN</title>
		<link>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/01/22/pidato-lengkap-obama-saat-pelantikan-terjemahan/</link>
		<comments>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/01/22/pidato-lengkap-obama-saat-pelantikan-terjemahan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Jan 2009 23:51:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uyungs</dc:creator>
				<category><![CDATA[Obama]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Barrack Obama]]></category>
		<category><![CDATA[naskah pidato]]></category>
		<category><![CDATA[pidato lengkap]]></category>
		<category><![CDATA[pidato Obama]]></category>
		<category><![CDATA[pidato pelantikan]]></category>
		<category><![CDATA[PIDATO PELANTIKAN OBAMA]]></category>
		<category><![CDATA[terjemahan pidato]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://obatngantuk.wordpress.com/?p=422</guid>
		<description><![CDATA[

Barrack Husein Obama kemarin hari Selasa, 20 Januari 2008, telah dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat yang ke 44 menggantikan presiden sebelumnya, George Walker Bush. Sebagaimana kita ketahui, Obama menyampaikan pidato yang bersejarah di hadapan sekitar 3 juta orang yang berkumpul di Washington dalam suhu dingin yang sangat menggigit. Diperkirakan lebih dari 1 milyar warga dunia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=obatngantuk.wordpress.com&blog=5301783&post=422&subd=obatngantuk&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div class="post-body">
<div>
<p class="MsoNormal">Barrack Husein Obama kemarin hari Selasa, 20 Januari 2008, telah dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat yang ke 44 menggantikan presiden sebelumnya, George Walker Bush. Sebagaimana kita ketahui, Obama menyampaikan pidato yang bersejarah di hadapan sekitar 3 juta orang yang berkumpul di Washington dalam suhu dingin yang sangat menggigit. Diperkirakan lebih dari 1 milyar warga dunia juga turut menyaksikan lewat media elektronik, seperti televisi dan internet. Mungkin bagi warga Gaza, Palestina pidato tersebut agak mengecewakan karena tidak menyinggung nasib mereka secara langsung, namun milyaran warga dunia lainnya cukup merasa lega akan isi pidato yang penuh pesan perdamaian itu. Bagi kita mungkin perlu mendalami pesan-pesan Obama secara leberikut isi pidato pelantikan Obama yang lengkap beserta terjemahannya:<img class="alignright" src="http://tbn1.google.com/images?q=tbn:Vj0lW75h6Pkk_M:http://img.tfd.com/wiki/5/54/US_presidential_inauguration_2005.jpg" alt="" width="131" height="87" /></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#333399;">Rekan-rekan sebangsa dan setanah air:</span></p>
<p><span style="color:#333399;">Saya berdiri di sini hari ini berkhidmat dengan tugas di depan kita, berterima kasih atas kepercayaan yang Anda amanatkan dan teringat akan pengorbanan oleh leluhur kita. Saya berterima kasih kepada Presiden Bush atas jasanya pada bangsa kita dan juga atas kebaikan hati serta kerjasama yang ditunjukkannya selama masa transisi ini.</span><span id="more-422"></span><span style="color:#333399;"><br />
</span></p>
<p><span style="color:#333399;">Sudah 44 warga Amerika yang diambil sumpahnya sebagai presiden. Kata-kata dalam sumpah jabatan itu telah diucapkan di masa kemakmuran dan di masa damai. Namun, ada kalanya sumpah jabatan kepresidenan itu diambil di tengah-tengah situasi gawat dan badai yang berkecamuk. Pada saat-saat demikian, Amerika mampu terus berjaya bukan hanya karena ketrampilan atau visi mereka yang memegang kepemimpinan namun karena kita rakyat Amerika tetap setia pada cita-cita leluhur kita dan setia pada dokumen-dokumen yang dirumuskan oleh para bapak pendiri negara.</span></p>
<p><span style="color:#333399;">Demikianlah adanya dan memang selalu demikianlah yang harus dilakukan oleh generasi Amerika sekarang ini.</span></p>
<p><span style="color:#333399;">Sudah kita maklumi bersama bahwa kita sedang berada di tengah krisis. Bangsa kita sedang terlibat perang, melawan jaringan kekerasan dan kebencian yang jauh jangkauannya. Ekonomi kita sangat lemah, akibat ketamakan dan tindakan tidak bertanggung jawab oleh sebagian pihak, tetapi juga karena kegagalan kita secara kolektif untuk membuat pilihan-pilihan sulit dan kegagalan kita mempersiapkan bangsa di hadapan abad baru. Banyak rumah disita, lapangan kerja merosot drastis, banyak usaha gulung tikar. Asuransi kesehatan kita terlalu mahal, murid-murid sekolah kita banyak yang gagal dan setiap hari makin jelas bahwa cara kita memanfaatkan energi justru memperkuat musuh-musuh kita dan mengancam planet kita.</span></p>
<p><span style="color:#333399;">Semua itu merupakan indikator krisis, yang didasarkan pada data dan statistik. Yang kurang bisa diukur tetapi tidak kurang pentingnya adalah melemahnya keyakinan di seluruh pelosok Amerika &#8211; kecemasan tak berkesudahan bahwa kemerosotan Amerika tidak bisa terbendungkan lagi dan bahwa generasi berikutnya harus meredam harapan-harapannya.</span></p>
<p><span style="color:#333399;">Hari ini saya tegaskan kepada kalian bahwa tantangan-tantangan yang kita hadapi adalah nyata. Tantangan begitu serius dan berbilang. Tidak akan mudah diatasi dan tidak bisa diatasi dalam jangka pendek. Tetapi ketahuilah ini, Amerika, kita kan mampu mengatasi semua tantangan ini.</span></p>
<p><span style="color:#333399;">Pada hari ini, kita berkumpul karena kita lebih memilih harapan ketimbang ketakutan, kesatuan tujuan daripada konflik dan pertentangan.</span></p>
<p><span style="color:#333399;">Pada hari ini, kita berkumpul untuk menyatakan berakhirnya keluhan-keluhan kecil dan janji-janji palsu, saling-tuduh dan dogma=dogma usang yang sudah begitu lama mencekik politik kita.</span></p>
<p><span style="color:#333399;">Negara kita masih muda, dengan meminjam kata-kata dalam Kitab Suci, saatnya sudah tiba kita menepiskan sifat ke kanak-kanakan. Saatnya sudah tiba untuk menandaskan lagi semangat kita yang tegar, memilih jalan sejarah yang lebih baik, melanjutkan warisan berharga, gagasan mulia yang diteruskan dari generasi ke generasi: yaitu janji Tuhan bahwa kita semua setara, kita semua bebas dan semua layak memperoleh kesempatan untuk mengejar kebahagiaan sepenuhnya.</span></p>
<p><span style="color:#333399;">Dalam menandaskan kebesaran bangsa kita, kita memahami bahwa kebesaran tak pernah diberikan begitu saja. Mencapai kebesaran harus dengan kerja-keras. Perjalanan yang kita tempuh tak pernah mengambil jalan pintas. Perjalanan kita bukan bagi mereka yang gampang putus asa, bukan bagi mereka yang suka bermalas-malas daripada bekerja atau bagi yang hanya mengejar kekayaan dan menjadi terkenal. Perjalanan kita adalah bagi mereka yang berani mengambil risiko, mereka yang melakukan hal-hal baru dan membuat barang-barang baru. Sebagian mereka menjadi terkenal, tetapi kerap kali mereka adalah pria dan wanita yang tak begitu dikenal dalam pekerjaan mereka, yang telah mengusung kita di atas jalan berbatu menuju kemakmuran dan kebebasan.</span></p>
<p><span style="color:#333399;">Demi kita, mereka mengemas harta milik mereka yang tak seberapa dan menyeberangi samudera untuk mencari kehidupan baru.</span></p>
<p><span style="color:#333399;">Demi kita, mereka banting-tulang dengan upah minim dan menetap di Pantai Barat, menahan pukulan cambuk dan mencangkul tanah yang keras.</span></p>
<p><span style="color:#333399;">Demi kita, mereka bertempur dan gugur, di tempat-tempat seperti Concord dan Gettysburg,  Normandy dan Khe San.</span></p>
<p><span style="color:#333399;">Pria dan wanita ini terus berjuang dan berkorban dan bekerja hingga kulit tangan mereka mengelupas, agar kita bisa mengecap kehidupan yang lebih baik. Mereka melihat Amerika mampu menjadi lebih besar dari sekedar ambisi-ambisi kita secara perorangan dijumlahkan, lebih besar daripada perbedaan status keluarga atau kekayaan ataupun partai atau kelompok.</span></p>
<p><span style="color:#333399;">Perjalanan inilah yang kita teruskan hari ini. Kita masih merupakan negara paling makmur dan paling berpengaruh di Bumi. Para pekerja kita tidak kurang produktifnya dibandingkan dengan waktu ketika krisis ini dimulai. Otak kita masih seinventif seperti pada awal krisis ini, barang dan jasa kita masih diperlukan seperti pada minggu lalu atau bulan lalu atau tahun lalu.Kemampuan kita tetap tak berkurang. Tetapi masa kita untuk berdiam diri, melindungi kepentingan sempit dan menunda keputusan-keputusan yang tak menyenangkan, sudah harus berlalu. Mulai hari ini, kita harus bangkit sendiri, membersihkan debu yang menempel dan mulai lagi bekerja memperbaharui Amerika.</span></p>
<p><span style="color:#333399;">Karena kemana saja kita melihat, ada yang harus kita lakukan. Keadaan ekonomi mengharuskan tindakan yang berani dan segera dan kita akan bertindak bukan hanya untuk menciptakan lapangan kerja baru, tetapi untuk meletakkan dasar bagi pertumbuhan. Kita akan membangun jalan dan jembatan, jaringan listrik dan jaringan digital yang menyuburkan perdagangan dan mengikat kita bersama. Kita akan memulihkan sains ke tempat yang selayaknya dan menggunakan kehebatan teknologi untuk meningkatkan mutu perawatan kesehatan dan menurunkan biayanya. Kita akan memanfaatkan tenaga matahari, tenaga angin dan lainnya untuk menjalankan mobil-mobil dan pabrik-pabrik kita. Dan kita akan mengubah sekolah dan perguruan tinggi dan universitas untuk memenuhi tuntutan era baru. Semua ini mampu kita lakukan. Dan semua ini akan kita lakukan.</span></p>
<p><span style="color:#333399;">Tentu, ada orang yang meragukan besaran ambisi kita &#8211; dengan mengatakan sistem ekonomi kita tidak bisa mentolerir terlalu banyak rencana-rencana besar. Daya ingat mereka tidak cukup lama. Mereka telah melupakan apa yang dilakukan negara ini, apa yang bisa dicapai oleh pria dan wanita yang hidup bebas, apabila imajinasi digabung demi tujuan bersama dan kebutuhan digabung dengan ketabahan.</span></p>
<p><span style="color:#333399;">Yang tidak dipahami oleh mereka yang sinis adalah tanah tempat mereka berpijak telah bergeser, bahwa argumen usang dalam politik yang telah begitu lama menyita waktu kita &#8211; tidak lagi berlaku. Pertanyaan yang kita ajukan sekarang bukan apakah pemerintah kita terlalu besar atau terlalu kecil, tetapi apakah pemerintah kita bisa berfungsi, apakah pemerintah bisa membantu para keluarga mendapatkan pekerjaan dengan upah yang layak, asuransi kesehatan yang terjangkau dan pensiun yang berarti. Apabila jawabannya &#8211; ya, kita akan terus bergerak maju. Apabila jawabannya tidak, programnya akan dihentikan. Dan mereka yang mengelola uang rakyat akan dimintai pertanggung-jawabannya &#8211; supaya mengeluarkan uang secara bijaksana, mengubah kebiasaan buruk dan melakukan bisnis kita dengan jujur &#8211; karena hanya dengan demikian kita bisa memulihkan kepercayaan penting antara rakyat dan pemerintah.</span></p>
<p><span style="color:#333399;">Kita juga tidak mempertanyakan apakah kekuatan pasar bebas itu baik atau buruk. Kekuatan pasar bisa membina kekayaan dan memperluas kebebasan kita. Tetapi krisis ini telah mengingatkan kita bahwa tanpa pengawasan yang ketat, kekuatan pasar bebas itu bisa terlepas dari kontrol dan suatu bangsa tidak akan bisa berjaya apabila hanya mementingkan orang kaya. Keberhasilan ekonomi kita tidak hanya tergantung pada besarnya Produk Domestik Bruto, tapi seberapa jauh meluasnya kemakmuran itu, pada kemampuan kita memberikan kesempatan kepada tiap orang yang mau bekerja dan bukan karena belas kasihan karena itulah jalan yang paling pasti guna mencapai kemakmuran bersama.</span></p>
<p><span style="color:#333399;">Mengenai pertahanan kita bersama, kita menolak dan menganggap palsu pilihan antara keselamatan dan idaman atau cita-cita kita. Para Pendiri Negara ini dihadapkan pada bahaya yang tak terbayangkan, menyusun sebuah piagam untuk menjamin supremasi hukum dan hak setiap orang, sebuah piagam yang diperkuat oleh perjuangan generasi demi generasi. Semua cita-cita ini masih menerangi dunia dan kita tidak akan meninggalkannya demi mencapai penyelesaian yang cepat. Karena itu, bagi semua orang dan pemerintahan yang menyaksikan pelantikan hari ini, mulai dari kota-kota yang termegah sampai ke desa kecil di mana ayah saya dilahirkan, ketahuilah bahwa Amerika adalah sahabat setia negara dan sahabat setiap pria, setiap wanita dan setiap anak yang menghendaki masa depan yang damai dan bermartabat dan bahwa kita siap untuk memimpin lagi.</span></p>
<p><span style="color:#333399;">Ingatlah bahwa generasi-generasi sebelumnya menundukkan fasisme dan komunisme bukan hanya dengan misil dan tank, tetapi dengan aliansi yang kokoh dan keyakinan besar. Mereka memahami bahwa kekuatan saja tidak bisa melindungi kita dan bahwa kekuatan itu tidak memberi kita hak berbuat sekehendak hati kita. Sebaliknya mereka tahu bahwa kekuatan kita tumbuh melalui penggunaan yang bijaksana, keamanan kita berasal dari adilnya tujuan kita, kekuatan teladan yang kita berikan dan kerendahan hati serta kemampuan menahan diri.</span></p>
<p><span style="color:#333399;">Kita adalah penjaga warisan ini. Dibimbing oleh prinsip-prinsip ini, sekali lagi kita bisa menghadapi ancaman-ancaman baru itu yang menuntut upaya lebih besar, bahkan kerja-sama dan pemahaman lebih besar antar-negara. Kita akan mulai secara bertanggung jawab meninggalkan Irak kepada bangsa Irak dan menempa perdamaian di Afghanistan. Bersama teman-teman lama dan bekas saingan kita, Amerika akan bekerja tanpa lelah untuk mengurangi ancaman nuklir dan mengurangi bahaya pemanasan bumi. Kita tidak akan minta maaf atas cara kehidupan Amerika, tidak akan goyah dalam mempertahankannya dan bagi mereka yang hendak memaksakan tujuan mereka dengan terror dan membantai orang-orang tak bersalah, kami katakan kepada mereka, semangat kita lebih kuat dan tidak terpatahkan, kalian tidak akan unggul dari kami dan kalian akan kami kalahkan.</span></p>
<p><span style="color:#333399;">Kami sadar bahwa warisan bangsa yang beraneka warna adalah suatu kekuatan dan bukannya sebuah kelemahan. Bangsa kita terdiri dari orang Kristen dan Islam, Yahudi dan Hindu dan bahkan orang-orang yang tidak percaya pada Tuhan. Kita telah dibentuk oleh campuran berbagai bahasa dan kebudayaan, yang berasal dari segala pelosok dunia. Dan karena kita telah merasakan pahitnya perang saudara dan segregasi rasial dan keluar dari masa kegelapan menjadi sebuah bangsa yang lebih kuat dan lebih bersatu, kita yakin bahwa pada suatu hari nanti semua rasa kebencian akan hilang, bahwa semua garis-garis pembatas antar suku bangsa akan luluh dan bahwa dunia ini akan menjadi semakin kecil. Kerendahan hati kita akan tampak dengan sendirinya dan Amerika harus memainkan perannya dalam menyongsong era perdamaian yang baru.</span></p>
<p><span style="color:#333399;">Bagi dunia Muslim, kami akan mencari cara baru ke depan berdasarkan pada kepentingan bersama dan saling menghormati. Bagi para pemimpin dunia yang berusaha menanam bibit konflik atau menyalahkan dunia Barat atas kesulitan-kesulitan yang dialami masyarakatnya, ketahuilah bahwa rakyat Anda akan menilai Anda pada apa yang Anda bangun, bukan pada apa yang Anda musnahkan. Bagi mereka yang hendak menggenggam kekuasaan melalui korupsi dan kekejian dan membungkam orang yang tidak setuju pada kebijakan mereka, yakinlah bahwa kalian keliru, tapi kami akan mengulurkan tangan jika kalian tidak lagi mengepalkan tinju.</span></p>
<p><span style="color:#333399;">Bagi rakyat negara-negara miskin, kami berjanji akan bekerja bersama kalian untuk membuat ladang kalian subur dan membuat air bersih mengalir, untuk memberi makan tubuh yang kelaparan dan memenuhi kebutuhan jiwa. Dan kepada negara-negara seperti negara kita yang relatif menikmati kemakmuran, kita tidak bisa lagi bersikap tidak peduli pada kesengsaraan di luar negara kita dan kita tidak bisa menghabiskan sumber-sumber dunia tanpa mempedulikan dampaknya. Karena dunia sudah berubah dan kita harus berubah dengannya.</span></p>
<p><span style="color:#333399;">Sambil kita mempertimbangkan jalan yang terbentang di depan kita, kita mengingat dengan rasa terima kasih orang-orang Amerika yang gagah berani, yang pada saat ini, berpatroli di gurun dan gunung yang sangat jauh. Ada sesuatu yang hendak mereka katakan pada kita hari ini, seperti yang dibisikkan sepanjang masa oleh para pahlawan kita yang kini dimakamkan di Arlington. Kita menghormati mereka bukan hanya karena mereka menjaga kebebasan kita tetapi karena mereka menunjukkan arti pengorbanan, kesediaan untuk mencari makna yang lebih besar dari diri mereka sendiri. Dan pada saat ini, saat yang akan tercatat dalam sejarah generasi &#8211; semangat inilah yang harus ada pada kita semua.</span></p>
<p><span style="color:#333399;">Sebanyak apapun yang bisa dan harus dilakukan pemerintah, pada akhirnya kepercayaan dan tekad rakyat Amerika-lah yang diandalkan negara ini. Misalnya kebaikan hati untuk menampung orang yang kena musibah walaupun tidak kita kenal atau pekerja yang tanpa pamrih rela mengurangi jam kerja mereka daripada melihat seorang teman di-PHK, yang membuat kita keluar dari kegelapan. Adalah keberanian para pemadam kebakaran untuk menerobos masuk ke rumah yang penuh asap dan juga kesediaan orang tua untuk membesarkan anak, yang kelak akan menentukan nasib kita.</span></p>
<p><span style="color:#333399;">Tantangan kita mungkin baru. Alat-alat yang kita gunakan untuk mengatasinya mungkin baru. Tetapi pada nilai-nilai itulah keberhasilan kita bergantung &#8211; yaitu kerja keras dan kejujuran, ketabahan dan berlaku secara adil, toleransi dan rasa ingin tahu, kesetiaan dan patriotisme &#8211; semua itu sudah lama ada. Semua itu memang benar. Semua itu telah menjadi kekuatan kemajuan sepanjang sejarah. Jadi yang dituntut sekarang adalah kembalinya kepada nilai-nilai ini. Apa yang diperlukan dari kita sekarang ini adalah era pertanggungjawaban yang baru &#8211; suatu pengakuan, dari tiap orang Amerika, bahwa kita mempunyai kewajiban bagi diri kita sendiri, bagi negara kita dan bagi dunia, kewajiban yang kita lakukan dengan senang hati, bukan dengan bersungut-sungut karena kita tahu tidak ada yang lebih memuaskan bagi jiwa kita, yang merupakan definisi karakter kita, daripada memberikan segalanya untuk menyelesaikan tugas yang sulit.</span></p>
<p><span style="color:#333399;">Inilah pengorbanan dan janji kewarganegaraan.</span></p>
<p><span style="color:#333399;">Inilah yang menjadi sumber keyakinan kita &#8211; pengetahuan bahwa Tuhan meminta kita untuk memperbaiki keadaan yang tidak pasti.</span></p>
<p><span style="color:#333399;">Inilah arti kebebasan dan kepercayaan kita- mengapa pria dan wanita dan anak-anak dari tiap ras dan tiap keyakinan bisa ikut dalam perayaan di lapangan yang indah ini dan mengapa seorang pria yang ayahnya lebih 60 </span><a title="See other pages Jiglu tagged with ‘tahun lalu’" href="http://karodalnet-tagging.jiglu.com/overlay/4211443419e6fcca0119f6d2e4622644/tahun%20lalu"><span style="color:#333399;">tahun lalu</span></a><span style="color:#333399;"> mungkin tidak dilayani di restoran, sekarang bisa berdiri di depan anda untuk diambil sumpahnya sebagai presiden.</span></p>
<p><span style="color:#333399;">Jadi marilah kita hari ini mengenang siapa kita dan sejauh mana jalan yang kita tempuh. Pada tahun kelahiran Amerika, pada bulan yang terdingin, sekelompok patriot berkumpul di depan api unggun yang mulai padam di bantaran sungai yang beku. Ibukota telah ditinggalkan, musuh terus maju, salju tampak berlumuran darah. Pada saat itu, ketika nasib revolusi kita sangat diragukan, bapak bangsa kita memerintahkan supaya kalimat berikut dibacakan kepada semua rakyat Amerika:</span></p>
<p><span style="color:#333399;">&#8220;Beritahukanlah pada dunia masa depan, bahwa di tengah musim dingin, saat apapun tiada kecuali harapan dan kebajikan &#8211; bahwa kota-kota dan negara, waspada akan bahaya bersama, akhirnya bersatu untuk menghadapinya.&#8221;</span></p>
<p><span style="color:#333399;">Amerika; Dalam menghadapi musuh bersama, dalam masa sulit kita ini, mari kita ingat kata-kata emas itu. Dengan harapan dan kebajikan, mari kita hadapi bersama sekali lagi sungai beku ini dan bertahan dari badai apapun yang akan tiba. Biarkan cucu-cucu kita berkata bahwa kita telah diuji dan kita tidak akan mengakhiri perjalanan ini, bahwa kita tidak mundur dan mata kita terpaku ke ufuk fajar dan dengan berkat Tuhan, kita meneruskan berkah kebebasan dan mengantarkannya dengan selamat bagi generasi masa depan. (sumber: antara.co.id)</span></div>
<div>
<p>My fellow citizens:</p>
<p class="MsoNormal">I stand here today humbled by the task before us, grateful for the trust you have bestowed, mindful of the sacrifices borne by our ancestors. I thank President Bush for his service to our nation, as well as the generosity and co-operation he has shown throughout this transition. Forty-four Americans have now taken the presidential oath. The words have been spoken during rising tides of prosperity and the still waters of peace. Yet, every so often the oath is taken amidst gathering clouds and raging storms.</p>
<p class="MsoNormal">At these moments, America has carried on not simply because of the skill or vision of those in high office, but because we, the people, have remained faithful to the ideals of our forbearers, and true to our founding documents.</p>
<p class="MsoNormal">So it has been. So it must be with this generation of Americans.</p>
<p class="MsoNormal"><strong>Serious challenges</strong></p>
<p class="MsoNormal">That we are in the midst of crisis is now well understood. Our nation is at war, against a far-reaching network of violence and hatred. Our economy is badly weakened, a consequence of greed and irresponsibility on the part of some, but also our collective failure to make hard choices and prepare the nation for a new age. Homes have been lost; jobs shed; businesses shuttered. Our health care is too costly; our schools fail too many; and each day brings further evidence that the</p>
<p class="MsoNormal">ways we use energy strengthen our adversaries and threaten our planet.</p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoNormal">These are the indicators of crisis, subject to data and statistics. Less measurable but no less profound is a sapping of confidence across our land &#8211; a nagging fear that America’s decline is inevitable, and that the next generation must lower its sights.</p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoNormal" align="center"><strong>“We have chosen hope over fear, unity of purpose over conflict and discord”</strong></p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoNormal">Today I say to you that the challenges we face are real. They are serious and they are many. They will not be met easily or in a short span of time. But know this, America &#8211; they will be met.</p>
<p class="MsoNormal">On this day, we gather because we have chosen hope over fear, unity of purpose over conflict and discord.</p>
<p class="MsoNormal">On this day, we come to proclaim an end to the petty grievances and false promises, the recriminations and worn out dogmas, that for far too long have strangled our politics.</p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoNormal"><strong>Nation of ‘risk-takers’</strong></p>
<p class="MsoNormal">We remain a young nation, but in the words of scripture, the time has come to set aside childish things. The time has come to reaffirm our enduring spirit; to choose our better history; to carry forward that precious gift, that noble idea, passed on from generation to generation: the God-given promise that all are equal, all are free, and all deserve a chance to pursue their full measure of happiness.</p>
<p class="MsoNormal">In reaffirming the greatness of our nation, we understand that greatness is never a given. It must be earned. Our journey has never been one of short-cuts or settling for less. It has not been the path for the faint-hearted &#8211; for those who prefer leisure over work, or seek only the pleasures of riches and fame. Rather, it has been the risk-takers, the doers, the makers of things &#8211; some celebrated but more often men and women obscure in their labour, who have carried us up the long, rugged path towards prosperity and freedom.</p>
<p class="MsoNormal">For us, they packed up their few worldly possessions and travelled across oceans in search of a new life.</p>
<p class="MsoNormal">For us, they toiled in sweatshops and settled the West; endured the lash of the whip and ploughed the hard earth.</p>
<p class="MsoNormal">For us, they fought and died, in places like Concord and Gettysburg; Normandy and Khe Sahn.</p>
<p class="MsoNormal"><strong> </strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong>‘Remaking America’</strong></p>
<p class="MsoNormal">Time and again these men and women struggled and sacrificed and worked till their hands were raw so that we might live a better life. They saw America as bigger than the sum of our individual ambitions; greater than all the differences of birth or wealth or faction.</p>
<p class="MsoNormal" align="center"><strong>“The state of the economy calls for action, bold and swift”</strong></p>
<p class="MsoNormal">This is the journey we continue today. We remain the most prosperous, powerful nation on earth. Our workers are no less productive than when this crisis began. Our minds are no less inventive, our goods and services no less needed than they were last week or last month or last year. Our capacity remains undiminished. But our time of standing pat, of protecting narrow interests and putting off unpleasant decisions &#8211; that time has surely passed. Starting today, we must pick ourselves up, dust ourselves off, and begin again the work of remaking America.</p>
<p class="MsoNormal">For everywhere we look, there is work to be done. The state of the economy calls for action, bold and swift, and we will act &#8211; not only to create new jobs, but to lay a new foundation for growth. We will build the roads and bridges, the electric grids and digital lines that feed our commerce and bind us together. We will restore science to its rightful place, and wield technology’s wonders to raise health care’s quality and lower its cost. We will harness the sun and the winds and the soil to fuel our cars and run our factories. And we will transform our schools and colleges and universities to meet the demands of a new age. All this we can do. All this we will do.</p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoNormal"><strong>Restoring trust</strong></p>
<p class="MsoNormal">Now, there are some who question the scale of our ambitions &#8211; who suggest that our system cannot tolerate too many big plans. Their memories are short. For they have forgotten what this country has already done; what free men and women can achieve when imagination is joined to common purpose, and necessity to courage.</p>
<p class="MsoNormal">What the cynics fail to understand is that the ground has shifted beneath them &#8211; that the stale political arguments that have consumed us for so long no longer apply.</p>
<p class="MsoNormal" align="center">“<strong>We reject as false the choice between our safety and our ideals”</strong></p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoNormal">The question we ask today is not whether our government is too big or too small, but whether it works &#8211; whether it helps families find jobs at a decent wage, care they can afford, a retirement that is dignified. Where the answer is yes, we intend to move forward. Where the answer is no, programs will end. And those of us who manage the public’s dollars will be held to account &#8211; to spend wisely, reform bad habits, and do our business in the light of day &#8211; because only then can we restore the vital trust between a people and their government.</p>
<p class="MsoNormal">Nor is the question before us whether the market is a force for good or ill. Its power to generate wealth and expand freedom is unmatched, but this crisis has reminded us that without a watchful eye, the market can spin out of control &#8211; that a nation cannot prosper long when it favours only the prosperous. The success of our economy has always depended not just on the size of our gross domestic product, but on the reach of our prosperity; on the ability to extend opportunity to every willing heart &#8211; not out of charity, but because it is the surest route to our common good.</p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoNormal"><strong>‘Ready to lead’</strong></p>
<p class="MsoNormal">As for our common defence, we reject as false the choice between our safety and our ideals. Our founding fathers, faced with perils we can scarcely imagine, drafted a charter to assure the rule of law and the rights of man, a charter expanded by the blood of generations. Those ideals still light the world, and we will not give them up for expedience’s sake. And so to all other peoples and governments who are watching today, from the grandest capitals to the small village where my father was born: know that America is a friend of each nation and every man, woman, and child who seeks a future of peace and dignity, and we are ready to lead once more.</p>
<p class="MsoNormal" align="center">”<strong> </strong><strong>We will not apologise for our way of life, nor will we waver in its defence”</strong></p>
<p class="MsoNormal">Recall that earlier generations faced down fascism and communism not just with missiles and tanks, but with the sturdy alliances and enduring convictions. They understood that our power alone cannot protect us, nor does it entitle us to do as we please. Instead, they knew that our power grows through its prudent use; our security emanates from the justness of our cause, the force of our example, the tempering qualities of humility and restraint.  We are the keepers of this legacy. Guided by these principles once more, we can meet those new threats that demand even greater effort &#8211; even greater cooperation and understanding between nations. We will begin to responsibly leave Iraq to its people, and forge a hard-earned peace in Afghanistan. With old friends and former foes, we will work tirelessly to lessen the nuclear threat, and roll back the spectre of a warming planet. We will not apologise for our way of life, nor will we waver in its defence, and for those who seek to advance their aims by inducing terror and slaughtering innocents, we say to you now that our spirit is stronger and cannot be broken; you cannot outlast us, and we will defeat you.</p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoNormal"><strong>‘Era of peace’</strong></p>
<p class="MsoNormal">For we know that our patchwork heritage is a strength, not a weakness. We are a nation of Christians and Muslims, Jews and Hindus &#8211; and non-believers. We are shaped by every language and culture, drawn from every end of this earth; and because we have tasted the bitter swill of civil war and segregation, and emerged from that dark chapter stronger and more united, we cannot help but believe that the old hatreds shall someday pass; that the lines of tribe shall soon dissolve; that as the world grows smaller, our common humanity shall reveal itself; and that America must play its role in ushering in a new era of peace.</p>
<p class="MsoNormal">To the Muslim world, we seek a new way forward, based on mutual interest and mutual respect. To those leaders around the globe who seek to sow conflict, or blame their society’s ills on the West &#8211; know that your people will judge you on what you can build, not what you destroy. To those who cling to power through corruption and deceit and the silencing of dissent, know that you are on the wrong side of history; but that we will extend a hand if you are willing to unclench your fist.</p>
<p class="MsoNormal">To the people of poor nations, we pledge to work alongside you to make your farms flourish and let clean waters flow; to nourish starved bodies and feed hungry minds. And to those nations like ours that enjoy relative plenty, we say we can no longer afford indifference to suffering outside our borders; nor can we consume the world’s resources without regard to effect. For the world has changed, and we must change with it.</p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoNormal"><strong>‘Duties’</strong></p>
<p class="MsoNormal">As we consider the road that unfolds before us, we remember with humble gratitude those brave Americans who, at this very hour, patrol far-off deserts and distant mountains. They have something to tell us, just as the fallen heroes who lie in Arlington whisper through the ages. We honour them not only because they are guardians of our liberty, but because they embody the spirit of service; a willingness to find meaning in something greater than themselves. And yet, at this moment &#8211; a moment that will define a generation &#8211; it is precisely this spirit that must inhabit us all.</p>
<p class="MsoNormal" align="center"><strong>“What is required of us now is a new era of responsibility”</strong></p>
<p class="MsoNormal">For as much as government can do and must do, it is ultimately the faith and determination of the American people upon which this nation relies. It is the kindness to take in a stranger when the levees break, the selflessness of workers who would rather cut their hours than see a friend lose their job which sees us through our darkest hours. It is the firefighter’s courage to storm a stairway filled with smoke, but also a parent’s willingness to nurture a child, that finally decides our fate.</p>
<p class="MsoNormal">Our challenges may be new. The instruments with which we meet them may be new. But those values upon which our success depends &#8211; honesty and hard work, courage and fair play, tolerance and curiosity, loyalty and patriotism &#8211; these things are old. These things are true. They have been the quiet force of progress throughout our history. What is demanded then is a return to these truths.</p>
<p class="MsoNormal">What is required of us now is a new era of responsibility &#8211; a recognition, on the part of every American, that we have duties to ourselves, our nation, and the world, duties that we do not grudgingly accept but rather seize gladly, firm in the knowledge that there is nothing so satisfying to the spirit, so defining of our character, than giving our all to a difficult task.</p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoNormal"><strong>‘Gift of freedom’</strong></p>
<p class="MsoNormal">This is the price and the promise of citizenship.</p>
<p class="MsoNormal">This is the source of our confidence &#8211; the knowledge that God calls on us to shape an uncertain destiny.</p>
<p class="MsoNormal">This is the meaning of our liberty and our creed &#8211; why men and women and children of every race and every faith can join in celebration across this magnificent mall, and why a man whose father less than 60 years ago might not have been served at a local restaurant can now stand before you to take a most sacred oath.</p>
<p class="MsoNormal">So let us mark this day with remembrance, of who we are and how far we have travelled. In the year of America’s birth, in the coldest of months, a small band of patriots huddled by dying campfires on the shores of an icy river. The capital was abandoned. The enemy was advancing. The snow was stained with blood. At a moment when the outcome of our revolution was most in doubt, the father of our nation ordered these words be read to the people:</p>
<p class="MsoNormal">“Let it be told to the future world… that in the depth of winter, when nothing but hope and virtue could survive… that the city and the country, alarmed at one common danger, came forth to meet [it].”</p>
<p class="MsoNormal">America. In the face of our common dangers, in this winter of our hardship, let us remember these timeless words. With hope and virtue, let us brave once more the icy currents, and endure what storms may come. Let it be said by our children’s children that when we were tested we refused to let this journey end, that we did not turn back nor did we falter; and with eyes fixed on the horizon and God’s grace upon us, we carried forth that great gift of freedom and delivered it safely to future generations.</p>
<p class="MsoNormal">Thank you. God bless you. And God bless the United States of America.</p>
<p class="MsoNormal">sumber : BBC News</p>
</div>
<p> </p></div>
Posted in Obama, Uncategorized Tagged: Barrack Obama, naskah pidato, pidato lengkap, pidato Obama, pidato pelantikan, PIDATO PELANTIKAN OBAMA, terjemahan pidato <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/obatngantuk.wordpress.com/422/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/obatngantuk.wordpress.com/422/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/obatngantuk.wordpress.com/422/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/obatngantuk.wordpress.com/422/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/obatngantuk.wordpress.com/422/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/obatngantuk.wordpress.com/422/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/obatngantuk.wordpress.com/422/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/obatngantuk.wordpress.com/422/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/obatngantuk.wordpress.com/422/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/obatngantuk.wordpress.com/422/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=obatngantuk.wordpress.com&blog=5301783&post=422&subd=obatngantuk&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/01/22/pidato-lengkap-obama-saat-pelantikan-terjemahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">uyungs</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tbn1.google.com/images?q=tbn:Vj0lW75h6Pkk_M:http://img.tfd.com/wiki/5/54/US_presidential_inauguration_2005.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>200 anak Gaza dijemput maut</title>
		<link>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/01/16/200-anak-gaza-dijemput-maut/</link>
		<comments>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/01/16/200-anak-gaza-dijemput-maut/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Jan 2009 04:43:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uyungs</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[anak-anak Gaza]]></category>
		<category><![CDATA[Helga Worotitjan]]></category>
		<category><![CDATA[hukum perang]]></category>
		<category><![CDATA[jalur Gaza]]></category>
		<category><![CDATA[kebiadaban perang]]></category>
		<category><![CDATA[kekejaman Israel]]></category>
		<category><![CDATA[konflik Palestina Israel]]></category>
		<category><![CDATA[korban agresi Israel]]></category>
		<category><![CDATA[resolusi PBB]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://obatngantuk.wordpress.com/?p=393</guid>
		<description><![CDATA[Sudah lebih dari 1.200 orang menjadi korban agresi Israel semenjak pesawat-pesawat F16 dan tank-tank Merkava Mark 3 serta Abrams membombardir secara membabi-buta pemukiman padat penduduk di Jalur Gaza tanpa takut dihukum Mahkamah Internasional karena mereka merasa tidak terikat dengan konvensi Jenewa untuk menjaga hak-hak dan keselamatan warga sipil Palestina. Selama agresi yang mengabaikan hukum-hukum perang ini tercatat 200 lebih anak-anak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=obatngantuk.wordpress.com&blog=5301783&post=393&subd=obatngantuk&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Sudah lebih dari 1.200 orang menjadi korban agresi Israel semenjak pesawat-pesawat F16 dan tank-tank Merkava Mark 3 serta Abrams membombardir secara membabi-buta pemukiman padat penduduk di Jalur Gaza tanpa takut dihukum Mahkamah Internasional karena mereka merasa tidak terikat dengan konvensi Jenewa untuk menjaga hak-hak dan keselamatan warga sipil Palestina. Selama agresi yang mengabaikan hukum-hukum perang ini tercatat 200 lebih anak-anak dan bayi mati meregang nyawa. Bahkan pasukan Israel tak segan mengarahkan moncong tanknya pada kendaraan-kendaraan dan para wartawan beridentitas jelas, seperti ‘Press’ atau ‘TV’. Fadel Shaana, wartawan Reuters, tertembak hingga lehernya hancur dan tewas seketika setelah sebelumnya merekam tank-tank Israel yang sedang beraksi menembaki pemukiman dan orang-orang sipil di Gaza tengah.</p>
<p>Israel merupakan negara yang paling banyak mengabaikan resolusi DK PBB. Jumlah resolusi yang diabaikan Israel tercatat mencapai 69 buah. Anak-anak Israel secara sistematis dididik untuk menerapkan apartheid dan menyemai kebencian pada bangsa Arab. Rahib besar di Israel Ofadya Yosef yang juga pendiri Partai Syas (partai terbesar ketiga di Israel) terang-terangan mendukung aksi militer Israel untuk menghabisi warga Palestina, bahkan dia mengeluarkan fatwa radikal pada hari raya paskah yang lalu dalam wawancaranya di sebuah jaringan radio terbesar di Israel:</p>
<p>&#8220;Tuhan akan membalas semua kejahatan warga Arab, Tuhan akan menghancurkan keturunannya, menghabisinya dan menghancurkan tanahnya dan Tuhan akan membalas mereka dengan siksaan yang pedih. Karenanya dilarang semua ras Yahudi untuk memberikan rasa kasih sayang kepada warga Arab, dan wajib bagi setiap Yahudi untuk menembakkan rudal dan senjatanya ke arah dada dan kepala setiap warga Arab untuk menghabisinya, karena mereka itu makhluk yang jahat dan terkutuk&#8221;&#8230;&#8230;</p>
<p>Astaghfirullah..</p>
<p> </p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-392" title="gaza-baby2" src="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/gaza-baby2.jpg?w=312&#038;h=469" alt="gaza-baby2" width="312" height="469" /> <span id="more-393"></span>    <img class="alignnone size-full wp-image-403" title="gaza16" src="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/gaza16.jpg?w=500&#038;h=339" alt="gaza16" width="500" height="339" /> <img class="alignnone size-full wp-image-405" title="gaza4" src="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/gaza4.jpg?w=500&#038;h=333" alt="gaza4" width="500" height="333" /> <img class="alignnone size-full wp-image-404" title="gazababy6" src="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/gazababy6.jpg?w=250&#038;h=199" alt="gazababy6" width="250" height="199" /> <img class="alignnone size-full wp-image-396" title="gaza7" src="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/gaza7.jpg?w=390&#038;h=310" alt="gaza7" width="390" height="310" /> <img class="alignnone size-full wp-image-399" title="gaza13" src="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/gaza13.jpg?w=423&#038;h=287" alt="gaza13" width="423" height="287" /> <img class="alignnone size-full wp-image-400" title="gaza14" src="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/gaza14.jpg?w=423&#038;h=282" alt="gaza14" width="423" height="282" /> <img class="alignnone size-full wp-image-398" title="gaza12" src="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/gaza12.jpg?w=423&#038;h=282" alt="gaza12" width="423" height="282" /> <img class="alignnone size-full wp-image-397" title="AK84169549" src="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/gaza9.jpg?w=500&#038;h=332" alt="AK84169549" width="500" height="332" />    <img class="alignnone size-full wp-image-401" title="gazababy3" src="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/gazababy3.jpg?w=400&#038;h=307" alt="gazababy3" width="400" height="307" />    <img class="alignnone size-full wp-image-395" title="bayi korban agresi Israel" src="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/gaza2.jpg?w=500&#038;h=338" alt="bayi korban agresi Israel" width="500" height="338" />    <img class="alignnone size-full wp-image-406" title="gaza10" src="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/gaza10.jpg?w=240&#038;h=355" alt="gaza10" width="240" height="355" /> <img class="alignnone size-full wp-image-411" title="gaza31" src="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/gaza31.jpg?w=350&#038;h=483" alt="gaza31" width="350" height="483" />  </p>
<p><img class="alignnone" src="http://www.aljazeera.net/mritems/images/2006/11/8/1_654196_1_34.jpg" alt="" width="390" height="310" /></p>
<p><img class="alignnone" src="http://www.uruknet.de/uruknet-images/fvittime5.jpg" alt="" width="364" height="344" /></p>
<p><img class="alignnone" src="http://www.uruknet.de/uruknet-images/vittime11.jpeg" alt="" width="400" height="263" /></p>
<p><img class="alignnone" src="http://www.uruknet.de/uruknet-images/vittime5.jpg" alt="" width="408" height="500" /></p>
<p><img class="alignnone" src="http://www.uruknet.de/uruknet-images/vittime10.jpeg" alt="" width="333" height="500" /></p>
<p><img class="alignnone" src="http://muhsinlabib.files.wordpress.com/2009/01/burnt.jpg?w=320&amp;h=214&#038;h=214" alt="" width="320" height="214" /></p>
<p><strong>Dentum</strong>, puisi oleh <a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1184110981">Helga Worotitjan</a></p>
<p> </p>
<pre style="text-align:justify;"><span style="color:#008080;">Dentum Pertama,</span></pre>
<pre style="text-align:justify;"><span style="color:#008080;">Kuasmakan keterkejutanku pada bumi</span></pre>
<pre style="text-align:justify;"><span style="color:#008080;">Pada rumah paman dan bibiku yang terhentak</span></pre>
<pre style="text-align:justify;"><span style="color:#008080;">Di dentum kedua,</span></pre>
<pre style="text-align:justify;"><span style="color:#008080;">Kuasmakan keherananku pada udara</span></pre>
<pre style="text-align:justify;"><span style="color:#008080;">pada rumah-rumah suci yang bergetar</span></pre>
<pre style="text-align:justify;"><span style="color:#008080;">Di dentum ketiga,</span></pre>
<pre style="text-align:justify;"><span style="color:#008080;">Kuasmakan kebesaranMU</span></pre>
<pre style="text-align:justify;"><span style="color:#008080;">Pada RUMAHMU,</span></pre>
<pre style="text-align:justify;"><span style="color:#008080;">yang kuketuk dengan lolong pilu para manula</span></pre>
<pre style="text-align:justify;"><span style="color:#008080;">para orang tua</span></pre>
<pre style="text-align:justify;"><span style="color:#008080;">remaja-remaja</span></pre>
<pre style="text-align:justify;"><span style="color:#008080;">anak-anak</span></pre>
<pre style="text-align:justify;"><span style="color:#008080;">balita-balita</span></pre>
<pre style="text-align:justify;"><span style="color:#008080;">bayi-bayi</span></pre>
<pre style="text-align:justify;"><span style="color:#008080;">Di dentum ke-empat</span></pre>
<pre style="text-align:justify;"><span style="color:#008080;">Adalah suara debam gerbangMU,</span></pre>
<pre style="text-align:justify;"><span style="color:#008080;">yang KAU tutup bagi mereka</span></pre>
<pre style="text-align:justify;"><span style="color:#008080;">yang telah mengirim kami kemari</span></pre>
<p style="text-align:justify;">-</p>
Posted in Uncategorized Tagged: anak-anak Gaza, Helga Worotitjan, hukum perang, jalur Gaza, kebiadaban perang, kekejaman Israel, konflik Palestina Israel, korban agresi Israel, resolusi PBB <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/obatngantuk.wordpress.com/393/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/obatngantuk.wordpress.com/393/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/obatngantuk.wordpress.com/393/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/obatngantuk.wordpress.com/393/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/obatngantuk.wordpress.com/393/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/obatngantuk.wordpress.com/393/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/obatngantuk.wordpress.com/393/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/obatngantuk.wordpress.com/393/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/obatngantuk.wordpress.com/393/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/obatngantuk.wordpress.com/393/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=obatngantuk.wordpress.com&blog=5301783&post=393&subd=obatngantuk&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/01/16/200-anak-gaza-dijemput-maut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">uyungs</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/gaza-baby2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">gaza-baby2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/gaza16.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">gaza16</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/gaza4.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">gaza4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/gazababy6.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">gazababy6</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/gaza7.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">gaza7</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/gaza13.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">gaza13</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/gaza14.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">gaza14</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/gaza12.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">gaza12</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/gaza9.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">AK84169549</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/gazababy3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">gazababy3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/gaza2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">bayi korban agresi Israel</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/gaza10.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">gaza10</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/gaza31.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">gaza31</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.aljazeera.net/mritems/images/2006/11/8/1_654196_1_34.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.uruknet.de/uruknet-images/fvittime5.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.uruknet.de/uruknet-images/vittime11.jpeg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.uruknet.de/uruknet-images/vittime5.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.uruknet.de/uruknet-images/vittime10.jpeg" medium="image" />

		<media:content url="http://muhsinlabib.files.wordpress.com/2009/01/burnt.jpg?w=320&#38;h=214" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Mengilik saraf tawa</title>
		<link>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/01/15/yang-memicu-saraf-tawa/</link>
		<comments>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/01/15/yang-memicu-saraf-tawa/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Jan 2009 23:41:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uyungs</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[foto konyol]]></category>
		<category><![CDATA[foto lucu]]></category>
		<category><![CDATA[kekonyolan manusia]]></category>
		<category><![CDATA[saraf tawa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://obatngantuk.wordpress.com/?p=376</guid>
		<description><![CDATA[ 
Sebuah foto atau gambar bisa bercerita lebih banyak dari kata-kata, demikian kata sebagian orang. Hebatnya, foto bisa memicu saraf tangis membuat kita speechless berurai air mata dan tak mampu berkata apa-apa. Sebaliknya sebuah foto juga bisa menggerakkan saraf tawa kita sehingga kita terkekeh-kekeh dibuatnya. Yang jelas foto-foto berikut termasuk dalam kategori kedua, foto-foto yang memancing [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=obatngantuk.wordpress.com&blog=5301783&post=376&subd=obatngantuk&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p> </p>
<p>Sebuah foto atau gambar bisa bercerita lebih banyak dari kata-kata, demikian kata sebagian orang. Hebatnya, foto bisa memicu saraf tangis membuat kita speechless berurai air mata dan tak mampu berkata apa-apa. Sebaliknya sebuah foto juga bisa menggerakkan saraf tawa kita sehingga kita terkekeh-kekeh dibuatnya. Yang jelas foto-foto berikut termasuk dalam kategori kedua, foto-foto yang memancing saraf tawa karena kepiawaian fotografer mengabadikan ulah kekonyolan-kekonyolan kita manusia atau peristiwa menggelikan lainnya. Minimal kita dibuat tersenyum simpul.</p>
<p> </p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-385" title="funny_pics_7" src="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/funny_pics_7.jpg?w=359&#038;h=284" alt="funny_pics_7" width="359" height="284" /></p>
<p><span id="more-376"></span><img class="alignnone size-full wp-image-388" title="funny_pics_5" src="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/funny_pics_5.jpg?w=500&#038;h=370" alt="funny_pics_5" width="500" height="370" /></p>
<p> </p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-387" title="funny_pics_6" src="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/funny_pics_6.jpg?w=500&#038;h=372" alt="funny_pics_6" width="500" height="372" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-386" title="funny_pics_1" src="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/funny_pics_1.jpg?w=500&#038;h=375" alt="funny_pics_1" width="500" height="375" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-384" title="funny_pics_42" src="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/funny_pics_42.jpg?w=500&#038;h=399" alt="funny_pics_42" width="500" height="399" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-382" title="funny_pics_21" src="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/funny_pics_21.jpg?w=500&#038;h=375" alt="funny_pics_21" width="500" height="375" /></p>
<p> </p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-381" title="funny_pics_31" src="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/funny_pics_31.jpg?w=500&#038;h=326" alt="funny_pics_31" width="500" height="326" /></p>
Posted in Uncategorized Tagged: foto konyol, foto lucu, kekonyolan manusia, saraf tawa <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/obatngantuk.wordpress.com/376/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/obatngantuk.wordpress.com/376/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/obatngantuk.wordpress.com/376/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/obatngantuk.wordpress.com/376/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/obatngantuk.wordpress.com/376/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/obatngantuk.wordpress.com/376/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/obatngantuk.wordpress.com/376/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/obatngantuk.wordpress.com/376/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/obatngantuk.wordpress.com/376/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/obatngantuk.wordpress.com/376/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=obatngantuk.wordpress.com&blog=5301783&post=376&subd=obatngantuk&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/01/15/yang-memicu-saraf-tawa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">uyungs</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/funny_pics_7.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">funny_pics_7</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/funny_pics_5.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">funny_pics_5</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/funny_pics_6.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">funny_pics_6</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/funny_pics_1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">funny_pics_1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/funny_pics_42.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">funny_pics_42</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/funny_pics_21.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">funny_pics_21</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/funny_pics_31.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">funny_pics_31</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mati Ketawa ala Cina</title>
		<link>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/01/09/mati-ketawa-ala-cina/</link>
		<comments>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/01/09/mati-ketawa-ala-cina/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Jan 2009 02:43:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uyungs</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[aneh]]></category>
		<category><![CDATA[budaya Cina]]></category>
		<category><![CDATA[humor Cina]]></category>
		<category><![CDATA[lucu]]></category>
		<category><![CDATA[negara berkembang]]></category>
		<category><![CDATA[stereotip]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://obatngantuk.wordpress.com/?p=374</guid>
		<description><![CDATA[Negara dengan penduduk terbesar (1,5 milyar jiwa) di dunia ini memang menarik untuk terus dikaji. Bayangkan dengan kekayaan budaya yang telah tumbuh subur semenjak 5 ribu tahun yang lalu, Cina atau Tiongkok pasti punya banyak sisi-sisi menarik di mata orang asing, tak terkecuali kita. Yang kita tahu dari saudara tua ini sayangnya terbatas pada pola-pola [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=obatngantuk.wordpress.com&blog=5301783&post=374&subd=obatngantuk&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Negara dengan penduduk terbesar (1,5 milyar jiwa) di dunia ini memang menarik untuk terus dikaji. Bayangkan dengan kekayaan budaya yang telah tumbuh subur semenjak 5 ribu tahun yang lalu, Cina atau Tiongkok pasti punya banyak sisi-sisi menarik di mata orang asing, tak terkecuali kita. Yang kita tahu dari saudara tua ini sayangnya terbatas pada pola-pola stereotip yang sempit sehingga kita cenderung memberi stempel yang cenderung hitam putih pada bangsa besar ini.</p>
<p>Kini dengan prestasi ekonominya sebagai kekuatan ekonomi nomer dua dunia, segala aspek tentang Cina sebenarnya patut kita kaji. Banyak pakar sepakat abad ini milik Asia, dan salah satu budaya dominan yang akan banyak mewarnainya adalah budaya Cina. Namun menariknya, karena Cina belum lama beranjak dari statusnya sebagai negara berkembang, banyak hal yang bisa kita temui di Cina rasa-rasanya juga kerap kita dapati di Indonesia.</p>
<p><img class="alignnone" src="http://www.myinterestingfiles.com/images/2008/05/only_in_china_19.jpg" alt="" width="471" height="353" /></p>
<p><span id="more-374"></span></p>
<p><img class="alignnone" src="http://www.myinterestingfiles.com/images/2008/05/only_in_china_15.jpg" alt="" width="473" height="330" /></p>
<p><img class="alignnone" src="http://www.myinterestingfiles.com/images/2008/05/only_in_china_16.jpg" alt="" width="471" height="354" /></p>
<p><img class="alignnone" src="http://www.myinterestingfiles.com/images/2008/05/only_in_china_7.jpg" alt="" width="468" height="351" /></p>
<p><img class="alignnone" src="http://www.myinterestingfiles.com/images/2008/05/only_in_china_1.jpg" alt="" width="442" height="353" /></p>
<p><img class="alignnone" src="http://www.myinterestingfiles.com/images/2008/05/only_in_china_2.jpg" alt="" width="471" height="353" /></p>
<p><img class="alignnone" src="http://www.myinterestingfiles.com/images/2008/05/only_in_china_3.jpg" alt="" width="463" height="352" /></p>
<p><img class="alignnone" src="http://www.myinterestingfiles.com/images/2008/05/only_in_china_4.jpg" alt="" width="472" height="359" /></p>
<p><img class="alignnone" src="http://www.myinterestingfiles.com/images/2008/05/only_in_china_5.jpg" alt="" width="465" height="361" /></p>
<p><img class="alignnone" src="http://www.myinterestingfiles.com/images/2008/05/only_in_china_6.jpg" alt="" width="472" height="354" /></p>
<p><img class="alignnone" src="http://www.myinterestingfiles.com/images/2008/05/only_in_china_8.jpg" alt="" width="470" height="382" /></p>
<p><img class="alignnone" src="http://www.myinterestingfiles.com/images/2008/05/only_in_china_9.jpg" alt="" width="468" height="288" /></p>
<p><img class="alignnone" src="http://www.myinterestingfiles.com/images/2008/05/only_in_china_10.jpg" alt="" width="481" height="289" /></p>
<p>  <img class="alignnone" src="http://www.myinterestingfiles.com/images/2008/05/only_in_china_11.jpg" alt="" width="468" height="342" /></p>
<p><img class="alignnone" src="http://www.myinterestingfiles.com/images/2008/05/only_in_china_12.jpg" alt="" width="480" height="336" /></p>
<p><img class="alignnone" src="http://www.myinterestingfiles.com/images/2008/05/only_in_china_13.jpg" alt="" width="475" height="351" /></p>
<p><img class="alignnone" src="http://www.myinterestingfiles.com/images/2008/05/only_in_china_14.jpg" alt="" width="470" height="327" /></p>
<p><img class="alignnone" src="http://www.myinterestingfiles.com/images/2008/05/only_in_china_17.jpg" alt="" width="439" height="329" /></p>
<p><img class="alignnone" src="http://www.myinterestingfiles.com/images/2008/05/only_in_china_18.jpg" alt="" width="471" height="330" /></p>
<p>Sumber: Myinterestingfiles.com</p>
Posted in Uncategorized Tagged: aneh, budaya Cina, humor Cina, lucu, negara berkembang, stereotip <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/obatngantuk.wordpress.com/374/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/obatngantuk.wordpress.com/374/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/obatngantuk.wordpress.com/374/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/obatngantuk.wordpress.com/374/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/obatngantuk.wordpress.com/374/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/obatngantuk.wordpress.com/374/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/obatngantuk.wordpress.com/374/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/obatngantuk.wordpress.com/374/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/obatngantuk.wordpress.com/374/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/obatngantuk.wordpress.com/374/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=obatngantuk.wordpress.com&blog=5301783&post=374&subd=obatngantuk&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/01/09/mati-ketawa-ala-cina/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">uyungs</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.myinterestingfiles.com/images/2008/05/only_in_china_19.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.myinterestingfiles.com/images/2008/05/only_in_china_15.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.myinterestingfiles.com/images/2008/05/only_in_china_16.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.myinterestingfiles.com/images/2008/05/only_in_china_7.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.myinterestingfiles.com/images/2008/05/only_in_china_1.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.myinterestingfiles.com/images/2008/05/only_in_china_2.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.myinterestingfiles.com/images/2008/05/only_in_china_3.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.myinterestingfiles.com/images/2008/05/only_in_china_4.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.myinterestingfiles.com/images/2008/05/only_in_china_5.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.myinterestingfiles.com/images/2008/05/only_in_china_6.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.myinterestingfiles.com/images/2008/05/only_in_china_8.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.myinterestingfiles.com/images/2008/05/only_in_china_9.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.myinterestingfiles.com/images/2008/05/only_in_china_10.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.myinterestingfiles.com/images/2008/05/only_in_china_11.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.myinterestingfiles.com/images/2008/05/only_in_china_12.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.myinterestingfiles.com/images/2008/05/only_in_china_13.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.myinterestingfiles.com/images/2008/05/only_in_china_14.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.myinterestingfiles.com/images/2008/05/only_in_china_17.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.myinterestingfiles.com/images/2008/05/only_in_china_18.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Solusi seadanya</title>
		<link>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/01/07/solusi-seadanya/</link>
		<comments>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/01/07/solusi-seadanya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Jan 2009 08:04:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uyungs</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://obatngantuk.wordpress.com/?p=368</guid>
		<description><![CDATA[Beginilah kalau sumber daya terbatas, terpaksa putar otak mencari solusi seadanya







maksudnya kalau mobilnya jatuh pun, ada spon yg melindungi
 

sumber : dark roasted blend
Posted in Uncategorized       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=obatngantuk.wordpress.com&blog=5301783&post=368&subd=obatngantuk&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Beginilah kalau sumber daya terbatas, terpaksa putar otak mencari solusi seadanya</p>
<p><img class="alignnone" src="http://lh4.ggpht.com/abramsv/SLEt7-mn2HI/AAAAAAAAbl0/p9ppvA6J-hY/s640/79709289.jpg" alt="" width="450" height="304" /></p>
<p><span id="more-368"></span></p>
<p><img class="alignnone" src="http://lh3.ggpht.com/abramsv/SIGynHyZ5rI/AAAAAAAAVss/q_zSxOCUJzI/s640/1039.jpg" alt="" width="640" height="480" /></p>
<p><img class="alignnone" src="http://lh3.ggpht.com/abramsv/SKselCO7t7I/AAAAAAAAZWU/w1Pn2885jzI/s640/79612876.jpg" alt="" width="600" height="437" /></p>
<p><img class="alignnone" src="http://lh3.ggpht.com/abramsv/SJpTSYbTWLI/AAAAAAAAYHA/07Ob8jhg85M/s640/1009.jpg" alt="" width="375" height="488" /></p>
<p><img class="alignnone" src="http://lh4.ggpht.com/abramsv/SFC24Iwzx1I/AAAAAAAAUDk/9AtGOMDkHeI/s640/12064475.jpg" alt="" width="354" height="354" /></p>
<p><img class="alignnone" src="http://lh6.ggpht.com/abramsv/SFC2-g5bLqI/AAAAAAAAUEE/fjI246hV4YA/s640/03208760.jpg" alt="" width="486" height="347" /></p>
<p>maksudnya kalau mobilnya jatuh pun, ada spon yg melindungi</p>
<p> </p>
<p><img class="alignnone" src="http://lh5.ggpht.com/abramsv/SKser2S-NtI/AAAAAAAAZXc/HbttyxkHA-g/s640/1030.jpg" alt="" width="560" height="456" /></p>
<p>sumber : dark roasted blend</p>
Posted in Uncategorized  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/obatngantuk.wordpress.com/368/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/obatngantuk.wordpress.com/368/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/obatngantuk.wordpress.com/368/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/obatngantuk.wordpress.com/368/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/obatngantuk.wordpress.com/368/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/obatngantuk.wordpress.com/368/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/obatngantuk.wordpress.com/368/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/obatngantuk.wordpress.com/368/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/obatngantuk.wordpress.com/368/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/obatngantuk.wordpress.com/368/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=obatngantuk.wordpress.com&blog=5301783&post=368&subd=obatngantuk&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/01/07/solusi-seadanya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">uyungs</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lh4.ggpht.com/abramsv/SLEt7-mn2HI/AAAAAAAAbl0/p9ppvA6J-hY/s640/79709289.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://lh3.ggpht.com/abramsv/SIGynHyZ5rI/AAAAAAAAVss/q_zSxOCUJzI/s640/1039.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://lh3.ggpht.com/abramsv/SKselCO7t7I/AAAAAAAAZWU/w1Pn2885jzI/s640/79612876.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://lh3.ggpht.com/abramsv/SJpTSYbTWLI/AAAAAAAAYHA/07Ob8jhg85M/s640/1009.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://lh4.ggpht.com/abramsv/SFC24Iwzx1I/AAAAAAAAUDk/9AtGOMDkHeI/s640/12064475.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://lh6.ggpht.com/abramsv/SFC2-g5bLqI/AAAAAAAAUEE/fjI246hV4YA/s640/03208760.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://lh5.ggpht.com/abramsv/SKser2S-NtI/AAAAAAAAZXc/HbttyxkHA-g/s640/1030.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Urusan angkut-angkut barang</title>
		<link>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/01/07/urusan-angkut-angkut-barang/</link>
		<comments>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/01/07/urusan-angkut-angkut-barang/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Jan 2009 07:36:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uyungs</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://obatngantuk.wordpress.com/?p=365</guid>
		<description><![CDATA[..  nampaknya sudah jadi olahraga nasional








Sumber: 
Dark Roasted Blend
spacing montreal
Posted in Uncategorized       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=obatngantuk.wordpress.com&blog=5301783&post=365&subd=obatngantuk&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>..  nampaknya sudah jadi olahraga nasional</p>
<p><img class="alignnone" src="http://lh5.ggpht.com/abramsv/SLEt5Kj7N_I/AAAAAAAAblA/AIrLTTi3m9M/s640/2549675383_1197235eed.jpg" alt="" width="500" height="375" /></p>
<p><span id="more-365"></span></p>
<p><img class="alignnone" src="http://lh5.ggpht.com/abramsv/SKKQkW21gYI/AAAAAAAAY8A/WghmRxblNgY/s640/1078.jpg" alt="" width="600" height="450" /></p>
<p><img class="alignnone" src="http://lh4.ggpht.com/abramsv/SHRJQcK-8XI/AAAAAAAAVIk/gi8EC5F5DdA/s640/001_perevozki_gruzoff.jpg" alt="" width="571" height="462" /></p>
<p><img class="alignnone" src="http://lh3.ggpht.com/abramsv/SDsaQyFUZUI/AAAAAAAAR5g/5Huye-FpoVM/s640/1079.jpg" alt="" width="583" height="384" /></p>
<p><img class="alignnone" src="http://lh5.ggpht.com/abramsv/SHRJQyUhyhI/AAAAAAAAVIs/WKRGEtrgibM/s640/003_perevozki_gruzoff.jpg" alt="" width="500" height="343" /></p>
<p><img class="alignnone" src="http://lh6.ggpht.com/abramsv/SHRJd2sC-7I/AAAAAAAAVMk/_eBxu_B57DM/s640/070_pics.jpg" alt="" width="520" height="351" /></p>
<p><img class="alignnone" src="http://lh3.ggpht.com/abramsv/SCOfcc0G77I/AAAAAAAAQls/tzZ7PV-Zo2g/s640/ATT00005.jpg" alt="" width="476" height="337" /></p>
<p>Sumber: </p>
<p>Dark Roasted Blend</p>
<p>spacing montreal</p>
Posted in Uncategorized  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/obatngantuk.wordpress.com/365/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/obatngantuk.wordpress.com/365/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/obatngantuk.wordpress.com/365/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/obatngantuk.wordpress.com/365/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/obatngantuk.wordpress.com/365/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/obatngantuk.wordpress.com/365/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/obatngantuk.wordpress.com/365/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/obatngantuk.wordpress.com/365/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/obatngantuk.wordpress.com/365/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/obatngantuk.wordpress.com/365/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=obatngantuk.wordpress.com&blog=5301783&post=365&subd=obatngantuk&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/01/07/urusan-angkut-angkut-barang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">uyungs</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lh5.ggpht.com/abramsv/SLEt5Kj7N_I/AAAAAAAAblA/AIrLTTi3m9M/s640/2549675383_1197235eed.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://lh5.ggpht.com/abramsv/SKKQkW21gYI/AAAAAAAAY8A/WghmRxblNgY/s640/1078.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://lh4.ggpht.com/abramsv/SHRJQcK-8XI/AAAAAAAAVIk/gi8EC5F5DdA/s640/001_perevozki_gruzoff.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://lh3.ggpht.com/abramsv/SDsaQyFUZUI/AAAAAAAAR5g/5Huye-FpoVM/s640/1079.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://lh5.ggpht.com/abramsv/SHRJQyUhyhI/AAAAAAAAVIs/WKRGEtrgibM/s640/003_perevozki_gruzoff.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://lh6.ggpht.com/abramsv/SHRJd2sC-7I/AAAAAAAAVMk/_eBxu_B57DM/s640/070_pics.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://lh3.ggpht.com/abramsv/SCOfcc0G77I/AAAAAAAAQls/tzZ7PV-Zo2g/s640/ATT00005.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Simpang Susun Bikin Pusing</title>
		<link>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/01/07/simpang-susun-bikin-pusing/</link>
		<comments>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/01/07/simpang-susun-bikin-pusing/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Jan 2009 06:12:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uyungs</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[kegilaan di jalan]]></category>
		<category><![CDATA[metropolitan]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan jalan]]></category>
		<category><![CDATA[simpang susun]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://obatngantuk.wordpress.com/?p=362</guid>
		<description><![CDATA[Kota-kota modern konon belum bisa disebut kota metropolitan kalau belum memiliki jaringan jalan yang canggih. Repotnya, kerapkali perencanaan pembangunan jalan tidak dilakukan secara apik, namun dilakukan secara tambal sulam sesuai kebutuhan. Akibatnya terbentuk persimpangan jalan atau simpang susun yang saling berkelindan, membentuk &#8216;gurita&#8217; jalan yang memusingkan.
Para pengemudi kini harus makin awas, salah memilih jalur bisa-bisa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=obatngantuk.wordpress.com&blog=5301783&post=362&subd=obatngantuk&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kota-kota modern konon belum bisa disebut kota metropolitan kalau belum memiliki jaringan jalan yang canggih. Repotnya, kerapkali perencanaan pembangunan jalan tidak dilakukan secara apik, namun dilakukan secara tambal sulam sesuai kebutuhan. Akibatnya terbentuk persimpangan jalan atau simpang susun yang saling berkelindan, membentuk &#8216;gurita&#8217; jalan yang memusingkan.</p>
<p>Para pengemudi kini harus makin awas, salah memilih jalur bisa-bisa membuatnya terpaksa memutar balik mobil belasan kilometer dari jalur yang seharusnya dia pilih.  Di ibukota tidak sedikit warga asli Jakarta yang salah memilih jalur atau belokan jalan tol sehingga terpaksa memutar balik mobilnya. namun itu belum ada apa-apanya kalau kita melihat gambar-gambar simpang susun &#8216;yang mengerikan&#8217; di negara-negara maju berikut ini:</p>
<p> </p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 650px"><img title="Atlanta, Georgia, Amerika Serikat" src="http://lh3.ggpht.com/abramsv/SKd7vdEOlBI/AAAAAAAAZLo/qhpgMMln7Zw/s640/1.jpg" alt="Atlanta, Georgia, AS" width="640" height="422" /><p class="wp-caption-text">Atlanta, Georgia, AS</p></div>
<p><span id="more-362"></span></p>
<p> </p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 650px"><img title="Auckland, New Zealand" src="http://lh3.ggpht.com/abramsv/SKd7w4wACgI/AAAAAAAAZL4/-_EnXnK59ms/s640/3.jpg" alt="Auckland, Selandia Baru" width="640" height="471" /><p class="wp-caption-text">Auckland, Selandia Baru</p></div>
<p><img class="alignnone" src="http://lh3.ggpht.com/abramsv/SKd7yM_DhpI/AAAAAAAAZMA/d4XkY9F6yxk/s640/4.jpg" alt="" width="640" height="424" /></p>
<p> </p>
<p><img class="alignnone" src="http://lh6.ggpht.com/abramsv/SKd_vrPMAmI/AAAAAAAAZMY/dMvn7gMdCoY/x.jpg?imgmax=512" alt="" width="512" height="359" /></p>
<p><img class="alignnone" src="http://lh5.ggpht.com/abramsv/SKd7ygxvIwI/AAAAAAAAZMI/6gZrdMZd3L0/s640/5.jpg" alt="" width="500" height="494" /></p>
<p><img class="alignnone" src="http://static.flickr.com/120/304387877_3fb38f8156.jpg" alt="" width="500" height="334" /></p>
<p>Nah, yang justru memenangkan penghargaan persimpangan jalan paling menjengkelkan adalah Moskow, Rusia. Konon untuk belok kiri dari Jalan Rosanov ke jalan di dekatnya Jalan Khoroshev seorang pengemudi terpaksa berkelok-kelok dulu, menyusuri jalan hingga jarak yang lumayan jauh. </p>
<p><img class="alignnone" src="http://static.flickr.com/103/304387953_3e41e86945.jpg" alt="" width="470" height="471" /></p>
<p>(ikuti panah warna merah)</p>
<p>Sumber: Dark Roasted Blend</p>
<p><img class="alignnone" src="http://static.flickr.com/122/305193596_5e0105ba07.jpg" alt="" width="477" height="345" /></p>
<p>begini ini yang terjadi kalau saling mengharapkan orang lain memulai dulu, &#8216;mbok memulai dari diri sendiri <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';-)' class='wp-smiley' /> </p>
Posted in Uncategorized Tagged: Jakarta, kegilaan di jalan, metropolitan, pembangunan jalan, simpang susun <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/obatngantuk.wordpress.com/362/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/obatngantuk.wordpress.com/362/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/obatngantuk.wordpress.com/362/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/obatngantuk.wordpress.com/362/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/obatngantuk.wordpress.com/362/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/obatngantuk.wordpress.com/362/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/obatngantuk.wordpress.com/362/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/obatngantuk.wordpress.com/362/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/obatngantuk.wordpress.com/362/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/obatngantuk.wordpress.com/362/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=obatngantuk.wordpress.com&blog=5301783&post=362&subd=obatngantuk&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/01/07/simpang-susun-bikin-pusing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">uyungs</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lh3.ggpht.com/abramsv/SKd7vdEOlBI/AAAAAAAAZLo/qhpgMMln7Zw/s640/1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Atlanta, Georgia, Amerika Serikat</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lh3.ggpht.com/abramsv/SKd7w4wACgI/AAAAAAAAZL4/-_EnXnK59ms/s640/3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Auckland, New Zealand</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lh3.ggpht.com/abramsv/SKd7yM_DhpI/AAAAAAAAZMA/d4XkY9F6yxk/s640/4.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://lh6.ggpht.com/abramsv/SKd_vrPMAmI/AAAAAAAAZMY/dMvn7gMdCoY/x.jpg?imgmax=512" medium="image" />

		<media:content url="http://lh5.ggpht.com/abramsv/SKd7ygxvIwI/AAAAAAAAZMI/6gZrdMZd3L0/s640/5.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://static.flickr.com/120/304387877_3fb38f8156.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://static.flickr.com/103/304387953_3e41e86945.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://static.flickr.com/122/305193596_5e0105ba07.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>KEBANGKITAN CINA DAN INDIA</title>
		<link>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/01/07/kebangkitan-cina-dan-india/</link>
		<comments>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/01/07/kebangkitan-cina-dan-india/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Jan 2009 03:48:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uyungs</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[cina]]></category>
		<category><![CDATA[globalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[India]]></category>
		<category><![CDATA[kebangkitan]]></category>
		<category><![CDATA[pasca Amerika]]></category>
		<category><![CDATA[raksasa ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[strategi industrialisasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://obatngantuk.wordpress.com/?p=355</guid>
		<description><![CDATA[Dua negara yang paling menonjol dan paling banyak disebut oleh para ekonom dan pakar globalisasi adalah dua negara Asia yang sebelumnya memiliki jumlah penduduk miskin terbesar, India dan Cina. Kebetulan, dua negara itu adalah pusat-pusat budaya, agama, dan ilmu pengetahuan di masa lampau. Seandainya mereka tampil menjadi pusat ekonomi, politik, dan budaya baru pasca Amerika [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=obatngantuk.wordpress.com&blog=5301783&post=355&subd=obatngantuk&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Dua negara yang paling menonjol dan paling banyak disebut oleh para ekonom dan pakar globalisasi adalah dua negara Asia yang sebelumnya memiliki jumlah penduduk miskin terbesar, India dan Cina. Kebetulan, dua negara itu adalah pusat-pusat budaya, agama, dan ilmu pengetahuan di masa lampau. Seandainya mereka tampil menjadi pusat ekonomi, politik, dan budaya baru pasca Amerika maka keduanya memang telah memiliki akar pijakan budaya yang kuat untuk itu.</p>
<p><span>India</span><span> dan Cina berjaya terutama berkat liberalisasi pasar, ketepatan pilihan industrialisasi, dan kepemimpinan yang baik. Dengan kombinasi ketiga kata kunci tersebut, India dan Cina berhasil mencapai secara konstan pertumbuhan tinggi, akumulasi kapital, pertanian berlimpah, dan penguasaan teknologi dalam beberapa tahun terakhir. Cina ditakuti dan disegani secara ekonomi karena negara ini juga merupakan pemborong utama perusahaan-perusahaan AS yang diambang kebangkrutan karena krisis ekonomi.</span></p>
<div id="attachment_356" class="wp-caption alignleft" style="width: 410px"><img class="size-full wp-image-356" title="bandara-beijing-cina" src="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/bandara-beijing-cina.jpg?w=400&#038;h=345" alt="The new Beijing International Airport " width="400" height="345" /><p class="wp-caption-text">The new Beijing International Airport </p></div>
<p><span id="more-355"></span></p>
<p><span lang="SV">India, sama seperti Cina, juga mengambil jalan liberalisasi ekonomi. Dalam konteks ini, India lebih mudah menjalaninya karena telah lama menjalani hidup sebagai negara yang demokratis, dan India bahkan tetap bertahan pada demokrasi meskipun menjalani masa-masa sulit dalam kemiskinan sejak merdeka dari Inggris pada 1947. Titik terang menuju kebangkitan ekonomi India muncul di awal 1990-an ketika India secara lebih tegas mengadopsi liberalisasi ekonomi. Sebelumnya, untuk waktu yang lama India menerapkan ekonomi semi-sosialis dan menjalin politik luar negeri yang lebih dekat dengan Uni Soviet.</span></p>
<p> </p>
<div id="attachment_357" class="wp-caption alignleft" style="width: 450px"><img class="size-full wp-image-357" title="cctv-tower-ikon-kemajuan-cina" src="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/cctv-tower-ikon-kemajuan-cina.jpg?w=440&#038;h=380" alt="CCTV Tower, ikon kemajuan Cina" width="440" height="380" /><p class="wp-caption-text">CCTV Tower, ikon kemajuan Cina</p></div>
<p>Dengan berakhirnya Perang Dingin (1989) dan bubarnya Uni Soviet (1990) maka India harus mengambil jalan berbeda. Kebijakan liberalisasi ekonomi diikuti kemudian hubungan baik dengan AS dan Cina menjadi modal penting bagi pembangunan ekonomi India.</p>
<p><span lang="SV"><img class="alignleft" title="mobil Tata akan dijual $2.500?" src="http://tbn3.google.com/images?q=tbn:ZtHnuurp962dLM:http://www.spare-wheel.com/files/images/tata-car.jpeg" alt="" width="125" height="84" />Sebagaimana Cina, industrialisasi -terutama industri teknologi informasi, komputer, elektronik, dan jasa- tumbuh pesat di India. Namun, industrialisasi India tidak hanya pada hal-hal di atas, tetapi juga industri berteknologi menengah dan tinggi. Berbeda dengan Cina, pemerintah India -sebagai konsekuensi dari sistem politik demokratis- tidak mengarahkan dan terlalu mencampuri proses industralisasi dan modernisasi ekonomi yang berlangsung. ”Pertumbuhan ekonomi India berlangsung bukan atas perencanaan pemerintah tetapi justru karena pembiaran. Bukan pertumbuhan dari atas (<em><span>top-down</span></em>) tetapi pertumbuhan dari bawah (<em><span>bottom-up</span></em>). Ini pertumbuhan yang tidak beraturan, kacau, dan tidak terencana. Kok bisa demikian?<img class="alignnone" title="Rencana 50 misi luar angkasa India dalam 5 tahun" src="http://philip9876.files.wordpress.com/2007/09/16.jpeg?w=500&#038;h=374" alt="" width="500" height="374" /></span></p>
<p><span lang="SV">Salah satu jawabnya adalah apa yang biasa dikenal sebagai investasi manusia (<em><span>human investment</span></em>). Di masa-masa ekonomi yang sulit, terutama pada 1970-an, banyak orang India yang pandai pergi mencari penghidupan di luar negeri. Mereka yang bersekolah di luar negeri, karena merasa tidak akan mendapatkan tempat cocok di dalam negeri, bertahan untuk bekerja di luar negeri. Fenomena ini kerap disebut sebagai<span> </span><em><span>brain drain</span></em><span> </span>(konotasi yang merugikan bagi India), tetapi sebenarnya yang terjadi justru<span> </span><em><span>brain gain</span></em><span> </span>(konotasi yang menguntungkan India).</span></p>
<p><span lang="SV">Para ahli dan terpelajar India di luar negeri memainkan peran besar dalam membuka ekonomi negerinya sendiri. Mereka kembali ke India dengan membawa modal, gagasan investasi, standar global. Selain itu, dan ini yang lebih penting, fenomena tersebut telah menanamkan perasaan kebanggaan bahwa orang India bisa menguasai apa saja.</span></p>
<p><span lang="SV">*)<span><span> </span></span><strong><span>Endi Haryono</span></strong>, staf pengajar Jurusan Ilmu Hubungan Internasional,<span><span> </span></span></span><span><span> </span></span><span><span>FISIP UPN Veteran Jogja</span>karta, dikutip dari resensi buku Post American World by Fareed Zakaria </span></p>
Posted in Uncategorized Tagged: cina, globalisasi, India, kebangkitan, pasca Amerika, raksasa ekonomi, strategi industrialisasi <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/obatngantuk.wordpress.com/355/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/obatngantuk.wordpress.com/355/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/obatngantuk.wordpress.com/355/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/obatngantuk.wordpress.com/355/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/obatngantuk.wordpress.com/355/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/obatngantuk.wordpress.com/355/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/obatngantuk.wordpress.com/355/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/obatngantuk.wordpress.com/355/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/obatngantuk.wordpress.com/355/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/obatngantuk.wordpress.com/355/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=obatngantuk.wordpress.com&blog=5301783&post=355&subd=obatngantuk&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/01/07/kebangkitan-cina-dan-india/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">uyungs</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/bandara-beijing-cina.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">bandara-beijing-cina</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/cctv-tower-ikon-kemajuan-cina.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">cctv-tower-ikon-kemajuan-cina</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tbn3.google.com/images?q=tbn:ZtHnuurp962dLM:http://www.spare-wheel.com/files/images/tata-car.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">mobil Tata akan dijual $2.500?</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://philip9876.files.wordpress.com/2007/09/16.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">Rencana 50 misi luar angkasa India dalam 5 tahun</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bencana terdahsyat 2008</title>
		<link>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/01/04/bencana-terdahsyat-2008/</link>
		<comments>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/01/04/bencana-terdahsyat-2008/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 Jan 2009 09:17:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uyungs</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[badai gustaf]]></category>
		<category><![CDATA[badai ike]]></category>
		<category><![CDATA[badai nargis]]></category>
		<category><![CDATA[bencana alam]]></category>
		<category><![CDATA[bencana dahsyat]]></category>
		<category><![CDATA[cobaan]]></category>
		<category><![CDATA[gempa sichuan]]></category>
		<category><![CDATA[hukuman Tuhan]]></category>
		<category><![CDATA[korban bencana]]></category>
		<category><![CDATA[penderitaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://obatngantuk.wordpress.com/?p=327</guid>
		<description><![CDATA[Sejumlah bencana alam di tahun 2008 merupakan yang terburuk dalam seratus tahun terakhir. Kerugian harta benda akibat bencana alam tahun ini mencapai 140 milyar Euro. Bencana alam paling buruk tahun ini antara lain badai Nargis di Myanmar, gempa bumi hebat di Sichuan Cina serta badai Ike yang melanda Amerika.
BADAI NARGIS, MYANMAR
 Badai Nargis meluluhlantakan 47 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=obatngantuk.wordpress.com&blog=5301783&post=327&subd=obatngantuk&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Sejumlah bencana alam di tahun 2008 merupakan yang terburuk dalam seratus tahun terakhir. Kerugian harta benda akibat bencana alam tahun ini mencapai 140 milyar Euro. Bencana alam paling buruk tahun ini antara lain badai Nargis di Myanmar, gempa bumi hebat di Sichuan Cina serta badai Ike yang melanda Amerika.</p>
<p><strong>BADAI NARGIS, MYANMAR</strong></p>
<p><span style="border-collapse:separate;color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;letter-spacing:normal;line-height:normal;orphans:2;text-align:justify;text-indent:0;text-transform:none;white-space:normal;widows:2;word-spacing:0;"> </span>Badai Nargis meluluhlantakan 47 kota di Myanmar dan menewaskan sekitar 134.000 orang. Bencana alam ini disebut-sebut sebagai kedua terbesar di Asia Tenggara setelah bencana tsunami 2004. Sebagai negara tertutup yang dikekang diktator  militer, saat itu Myanmar terlihat enggan membuka pintu bagi masuknya bantuan-bantuan kemanusiaan dari pihak luar, membuat banyak pihak cemas korban bencana akan melonjak menjadi jutaan karena kelaparan dan serangan penyakit.<span style="border-collapse:separate;color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;letter-spacing:normal;line-height:normal;orphans:2;text-align:justify;text-indent:0;text-transform:none;white-space:normal;widows:2;word-spacing:0;"> </span>Para diplomat saat itu terpaksa harus terus mendesak rezim militer mempercepat pemberian bantuan kepada sekitar 2,4 juta korban yang selamat.</p>
<p style="margin:15px 5px 0 0;">Kerusakan terparah terjadi di sekitar Delta Irrawaddy, wilayah kerusakan terbesar akibat bencana alam. Diperkirakan jumlah korban tewas mencapai 134 ribu jiwa. Dan para korban selamat tampaknya menghadapi masa depan yang lebih suram lagi. Bagi lebih dari satu juta orang tidak tersedia makanan dan penampungan. Mereka kehilangan mata pencaharian, padahal kawasan Delta disebut-sebut sebagai mangkuk nasinya Birma, karena menyalurkan 60% beras negara itu.</p>
<p>Tapi kini, 4,5 juta hektar sawah telah menjadi kolam lumpur. 47 ribu ternak mati tenggelam. Beberapa desa yang dulunya menampung 300 warga, musnah. Yang tinggal hanya beberapa korban selamat yang trauma. Beberapa pekan setelah bencana alam, jenazah-jenazah masih terlihat mengapung. Jenazah itu sudah menggembung dan menghitam.</p>
<p style="margin:15px 5px 0 0;">Terdengar jawaban salah satu jenderal yang bertanggungjawab di wilayah itu, ketika ditanya tentang pembersihan tubuh-tubuh yang mengambang. Dia mengatakan:  &#8217;Tidak ada masalah, itu buat makanan ikan-ikan.&#8217;</p>
<p style="margin:15px 5px 0 0;"> </p>
<p><strong><img class="alignnone size-full wp-image-341" title="anak-korban-badai-nargis" src="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/anak-korban-badai-nargis.jpg?w=500&#038;h=293" alt="anak-korban-badai-nargis" width="500" height="293" /></strong></p>
<p><span id="more-327"></span></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-333" title="badai-nargis-birma" src="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/badai-nargis-birma.jpg?w=450&#038;h=299" alt="badai-nargis-birma" width="450" height="299" /></p>
<p><strong>GEMPA SICHUAN CINA</strong></p>
<p>Sebuah gempa besar meluluh-lantakkan kawasan Sichuan, Cina tanggal 12 Mei 2008 pukul 14.28 waktu setempat. Gempa ini paling sedikit menewaskan <span class="postbody">65.080 orang. Selain itu, 360.058 korban menderita luka-luka dan 23.150 orang hilang dalam gempa berkekuatan 8.0 pada skala richter yang menghantam bagian barat daya Provinsi Sichuan. Sekitar 14,38 juta orang dievakuasi dari kawasan yang terkena gempa.</span></p>
<p>Pada 26 Mei, Biro Seismologi China memantau 182 kali gempa susulan berkekuatan antara empat hingga lima skala Richter di Provinsi Sichuan, termasuk 28 gempa susulan berkekuatan di atas lima dan enam skala Richter.  Gempa berlokasi pada 31.021°N, 103.367°E, atau  1.545 km di sebelah baratdaya Beijing dengan kedalaman hiposentrum sementara 10 km. Gempa dirasakan sampai ke Taiwan dan Thailand.</p>
<p>Berkali-berkali Sesar Longmenshan telah menjadi tempat gempa berasal.<br />
Gempa sebelumnya yang destruktif terjadi di dekat episentrum gempa sekarang, yaitu gempa 7,5 Mw yang terjadi pada 25 Agustus 1933 dan menewaskan 9.300 orang.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-326" title="terkubur-gempa" src="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/terkubur-gempa.jpg?w=500&#038;h=342" alt="terkubur-gempa" width="500" height="342" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-328" title="terperangkap-gempa-sichuan-cina" src="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/terperangkap-gempa-sichuan-cina.jpg?w=500&#038;h=342" alt="terperangkap-gempa-sichuan-cina" width="500" height="342" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-329" title="kota-hancur-gempa-sichuan" src="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/kota-hancur-gempa-sichuan.jpg?w=500&#038;h=318" alt="kota-hancur-gempa-sichuan" width="500" height="318" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-330" title="tentara-menolong-anak-korban-gempa-sichuan" src="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/tentara-menolong-anak-korban-gempa-sichuan.jpg?w=500&#038;h=342" alt="tentara-menolong-anak-korban-gempa-sichuan" width="500" height="342" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-332" title="gotong-royong-gempa-sichuan1" src="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/gotong-royong-gempa-sichuan1.jpg?w=500&#038;h=342" alt="gotong-royong-gempa-sichuan1" width="500" height="342" /></p>
<p style="margin:15px 5px 0 0;"> </p>
<p><strong>BADAI IKE, AMERIKA SERIKAT dan KARIBIA</strong></p>
<p style="line-height:18px;margin:0 0 15px;padding:0;"> </p>
<p style="line-height:18px;margin:0 0 15px;padding:0;">Badai atau Hurricane Ike adalah badai ketiga paling dahsyat yang melanda Amerika dalam sejarah.Sebenarnya, badai Ike hanya satu dari lima badai besar yang melan da kawasan Atlantik Utara tahun lalu, selain 16 jenis angin ribut tropika. Badai Ike menyerang sejak tanggal 1 hingga 16 September 2008, merenggut 164 nyawa dan menyebabkan lagi 202 warga Amerika Serikat kehilangan tempat tinggal.</p>
<p style="line-height:18px;margin:0 0 15px;padding:0;">Badai Ike dengan rentang lebar sapuan lebih dari 600 mil ( 1.000 kilometer) menyapu daratan Texas.  Dengan rentang sapuan yang sangat besar tadi (1.000 kilometer secara relatif sama dengan lebar Texas), badai Ike bisa dipastikan menyapu keseluruhan Texas. Dan Galveston  serta Houston, dua kota di Texas yang paling dekat dengan Teluk Meksiko menjadi korban pertama dan paling parah. Berkat teknologi monitoring badai yang kian canggih, peringatan pemerintah akan bahaya Badai Ike ini berhasil membuat hampir sejuta penduduk diseluruh pesisir Texas mengungsi keluar kota menuju tempat yang lebih aman ke arah pedalaman.</p>
<p style="line-height:18px;margin:0 0 15px;padding:0;">Saat menyapu daratan, Badai Ike membawa gelombang air laut setinggi 20 kaki (7 meter) dan memporakporandakan kota yang dilaluinya. Galveston  terendam air setinggi hampir 2,5 Meter. (Menurut sejarah, tahun 1900 juga terjadi badai dengan ukuran yang sama dan mengakibatkan jatuhnya korban manusia sebanyak 6.000 jiwa). Badai Ike bergerak maju dengan kecepatan sekitar 18 kilometer/jam dan kecepatan angin didalam lingkar badai sekitar 175 kilometer/jam.  Tiupan badai yang kencang diperkirakan akan meluluhlantakkan sebagian besar rumah, gedung, listrik serta prasarana umum, serta merendam kota selama berminggu-minggu. Banyak pihak memprediksi bahwa Badai Ike ini akan mengakibatkan jumlah kerugian yang sangat besar, bahkan mungkin terbesar selama dua dasawarsa terakhir.</p>
<p> </p>
<p style="line-height:18px;margin:0 0 15px;padding:0;"> </p>
<p style="font-size:100%;margin:0 0 1em;padding:0;">Sebelumnya di Haiti dan Kuba badai Ike<strong> </strong>telah meninggalkan jejak-jejak kerusakan besar. Tanpa sempat pulih dari badai Hanna dan Gustav yang berturut-turut menerpa, Kuba dilanda badai selama 40 jam. Seluruh Kuba merasakan dampak badai Ike. 30.000 rumah hancur dan sekitar 170.000 rumah lainnya mengalami kerusakan. Daftar kerusakannya panjang: jalan, jembatan, industri, lokasi turisme, pelabuhan, sekolah, rumah sakit dan pusat-pusat kesehatan masyarakat.</p>
<p style="font-size:100%;margin:0 0 1em;padding:0;"><img class="alignnone size-full wp-image-351" title="mobil-badai1" src="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/mobil-badai1.jpg?w=500&#038;h=330" alt="mobil-badai1" width="500" height="330" /></p>
<p style="font-size:100%;margin:0 0 1em;padding:0;"> </p>
<p style="font-size:100%;margin:0 0 1em;padding:0;"><img class="alignnone size-full wp-image-347" title="badai-ike" src="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/badai-ike.jpg?w=499&#038;h=387" alt="badai-ike" width="499" height="387" /></p>
<div class="mceTemp">
<dl class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-337" title="haiti-setelah-badai-ike" src="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/haiti-setelah-badai-ike.jpg?w=416&#038;h=300" alt="Warga Haiti korban Badai Ike" width="416" height="300" /></p>
<p>Warga Haiti korban Badai Ike</p>
</dl>
</div>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-336" title="menara-listrik-rontok-badai-ike" src="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/menara-listrik-rontok-badai-ike.jpg?w=500&#038;h=270" alt="menara-listrik-rontok-badai-ike" width="500" height="270" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-335" title="gilchrist-sebelum-badai-ike" src="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/gilchrist-sebelum-badai-ike.jpg?w=500&#038;h=282" alt="gilchrist-sebelum-badai-ike" width="500" height="282" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-334" title="gilchrist-setelah-badai-ike" src="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/gilchrist-setelah-badai-ike.jpg?w=500&#038;h=282" alt="gilchrist-setelah-badai-ike" width="500" height="282" /></p>
Posted in Uncategorized Tagged: badai gustaf, badai ike, badai nargis, bencana alam, bencana dahsyat, cobaan, gempa sichuan, hukuman Tuhan, korban bencana, penderitaan <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/obatngantuk.wordpress.com/327/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/obatngantuk.wordpress.com/327/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/obatngantuk.wordpress.com/327/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/obatngantuk.wordpress.com/327/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/obatngantuk.wordpress.com/327/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/obatngantuk.wordpress.com/327/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/obatngantuk.wordpress.com/327/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/obatngantuk.wordpress.com/327/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/obatngantuk.wordpress.com/327/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/obatngantuk.wordpress.com/327/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=obatngantuk.wordpress.com&blog=5301783&post=327&subd=obatngantuk&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/01/04/bencana-terdahsyat-2008/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">uyungs</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/anak-korban-badai-nargis.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">anak-korban-badai-nargis</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/badai-nargis-birma.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">badai-nargis-birma</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/terkubur-gempa.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">terkubur-gempa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/terperangkap-gempa-sichuan-cina.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">terperangkap-gempa-sichuan-cina</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/kota-hancur-gempa-sichuan.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kota-hancur-gempa-sichuan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/tentara-menolong-anak-korban-gempa-sichuan.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">tentara-menolong-anak-korban-gempa-sichuan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/gotong-royong-gempa-sichuan1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">gotong-royong-gempa-sichuan1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/mobil-badai1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">mobil-badai1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/badai-ike.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">badai-ike</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/haiti-setelah-badai-ike.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">haiti-setelah-badai-ike</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/menara-listrik-rontok-badai-ike.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">menara-listrik-rontok-badai-ike</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/gilchrist-sebelum-badai-ike.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">gilchrist-sebelum-badai-ike</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/gilchrist-setelah-badai-ike.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">gilchrist-setelah-badai-ike</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Serangga juga perlu ke salon</title>
		<link>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/01/03/serangga-juga-perlu-ke-salon/</link>
		<comments>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/01/03/serangga-juga-perlu-ke-salon/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Jan 2009 00:40:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uyungs</dc:creator>
				<category><![CDATA[marketing]]></category>
		<category><![CDATA[bintang iklan]]></category>
		<category><![CDATA[gunting salon]]></category>
		<category><![CDATA[iklan aneh]]></category>
		<category><![CDATA[iklan kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[kreativitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://obatngantuk.wordpress.com/?p=312</guid>
		<description><![CDATA[Bagaimana kalau serangga-serangga didandani &#8216;rambutnya&#8217; agar nampak lebih keren? Tentu cool bukan?  Biro iklan Saint Elmo’s dari Munich, Jerman baru-baru ini meluncurkan iklan-iklan yang rada ganjil dan kreatif untuk perusahaan gunting salon terkenal, Amboss. Mereka menampilkan serangga sebagai &#8216;bintang iklan&#8217;. Terserah kita suka atau tidak, tapi banyak orang tidak tahu persis apa  maunya iklan Saint Elmo [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=obatngantuk.wordpress.com&blog=5301783&post=312&subd=obatngantuk&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Bagaimana kalau serangga-serangga didandani &#8216;rambutnya&#8217; agar nampak lebih keren? Tentu cool bukan?  Biro iklan Saint Elmo’s dari Munich, Jerman baru-baru ini meluncurkan iklan-iklan yang rada ganjil dan kreatif untuk perusahaan gunting salon terkenal, Amboss. Mereka menampilkan serangga sebagai &#8216;bintang iklan&#8217;. Terserah kita suka atau tidak, tapi banyak orang tidak tahu persis apa  maunya iklan Saint Elmo yang menampilkan binatang yang bagi sebagian orang bikin jijay ini?</p>
<p><img class="alignnone" src="http://casualtyofdesign.files.wordpress.com/2008/12/amboss2.jpg?w=439&amp;h=618&#038;h=618" alt="" width="439" height="618" /></p>
<p>Biasanya sih kalaupun serangga dipakai sebagai bintang iklan sudah pasti itu iklan obat semprot nyamuk, iklan film monster serangga atau paling-paling iklannya Discovery Channel.<span id="more-312"></span></p>
<p><img class="alignnone" src="http://casualtyofdesign.files.wordpress.com/2008/12/amboss1.jpg?w=439&amp;h=618&#038;h=618" alt="" width="439" height="618" /></p>
<p>Tentu saja ini berkat program-program software ajaib seperti Photosop dan sejenisnya, namun sekali lagi: apa ya hubungannya serangga dengan gunting?</p>
<p><img class="alignnone" src="http://casualtyofdesign.files.wordpress.com/2008/12/amboss3.jpg?w=439&amp;h=618&#038;h=618" alt="" width="439" height="618" /></p>
<p>Creative Director: Markus Wälde<br />
Art Directors: Daniel Rödel, Francika Tidlacka, Barbara Franke<br />
Copywriter: Nicolai Herrmann<br />
Illustrator: Philipp Obermayer<br />
Photographer: Igor Siwanowicz<br />
Published: December 2008</p>
<p>Sumber: Casualty of Design</p>
Posted in marketing Tagged: bintang iklan, gunting salon, iklan aneh, iklan kreatif, kreativitas <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/obatngantuk.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/obatngantuk.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/obatngantuk.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/obatngantuk.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/obatngantuk.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/obatngantuk.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/obatngantuk.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/obatngantuk.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/obatngantuk.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/obatngantuk.wordpress.com/312/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=obatngantuk.wordpress.com&blog=5301783&post=312&subd=obatngantuk&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/01/03/serangga-juga-perlu-ke-salon/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">uyungs</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://casualtyofdesign.files.wordpress.com/2008/12/amboss2.jpg?w=440&#38;h=618" medium="image" />

		<media:content url="http://casualtyofdesign.files.wordpress.com/2008/12/amboss1.jpg?w=440&#38;h=618" medium="image" />

		<media:content url="http://casualtyofdesign.files.wordpress.com/2008/12/amboss3.jpg?w=440&#38;h=618" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Tujuh Keajaiban Cina</title>
		<link>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/01/02/tujuh-keajaiban-cina/</link>
		<comments>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/01/02/tujuh-keajaiban-cina/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Jan 2009 14:41:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uyungs</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Biara Gantung]]></category>
		<category><![CDATA[Biara Mengawang]]></category>
		<category><![CDATA[keajaiban Cina]]></category>
		<category><![CDATA[keajaiban dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Patung Budha]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Yangtze]]></category>
		<category><![CDATA[Taichi]]></category>
		<category><![CDATA[Tembok Besar Cina]]></category>
		<category><![CDATA[Wudang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://obatngantuk.wordpress.com/?p=302</guid>
		<description><![CDATA[Tujuh Keajaiban Cina dari Kejayaan Masa Lalu
[1]. Yang terdaftar pertama dari 7 keajaiban Cina tentu saja adalah Tembok Besar Cina. Ini adalah salah satu Tujuh Keajaiban Dunia atau the Seven Wonders of the World. Membentang sepanjang 4.000 mil, konstruksi ini adalah satu-satunya struktur buatan manusia di bumi yang dapat dilihat dari bulan. Bangunan ini terletak di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=obatngantuk.wordpress.com&blog=5301783&post=302&subd=obatngantuk&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Tujuh Keajaiban Cina dari Kejayaan Masa Lalu</p>
<p>[1]. Yang terdaftar pertama dari 7 keajaiban Cina tentu saja adalah Tembok Besar Cina. Ini adalah salah satu <span class="yshortcuts">Tujuh Keajaiban Dunia atau the Seven Wonders of the World</span>. Membentang sepanjang 4.000 mil, konstruksi ini adalah satu-satunya struktur buatan manusia di bumi yang dapat dilihat dari bulan. Bangunan ini terletak di Beijing, ibukota Cina.  Sebagai kubu pertahanan, Tembok Besar dibangun dengan mengikuti jalannya puncak pegunungan. Topografi yang dilewatinya sangat rumit, antara lain, gurung pasir, padang rumput dan rawa. Untuk menyesuaikan diri dengan berbagai topografi, pelaksana pembangunan Tembok Besar menerapkan struktur yang luar biasa dan berbeda-beda. Kesemua ini menunjukkan kecerdasan nenek moyang bangsa Tionghoa.<br />
Tembok Besar yang berliku-liku mamanjang menyusuri puncak pegunungan hampir mustahil ditaklukkan oleh musuh pada zaman kuno karena gunung dan lereng yang menjadi dasar tembok itu terlalu terjal untuk didaki. Fungsi Tembok Besar sebagai kubu pertahanan militer sekarang sudah tidak ada lagi, namun keindahan arsitekturnya tetap sangat mengagumkan. Keindahan Tembok Besar tercermin pada kemegahan, kekuatan dan kebesarannya. Melepas pandang dari tempat jauh ke Tembok Besar, tembok besar tinggi yang memanjang selama ribuan kilometer itu tampak serupa naga mahabesar yang menggeliang-geliut menyusuri pegunungan; jika dilihat dari jarak dekat, maka tembok itu penuh dengan daya tarik seni dengan arsitekturnya yang aneka ragam.<br />
Tembok Besar adalah hasil jerih payah yang dibasahi keringat dan darah serta diresapi kecerdasan rakyat Tiongkok pada zaman kuno. Betapa beratnya proyek pembangunan Tembok Besar pada zaman kuno yang masih rendah produktivitasnya memang sulit dibayangkan.</p>
<p> </p>
<div id="attachment_319" class="wp-caption alignnone" style="width: 425px"><img class="size-full wp-image-319" title="tembok-besar-cina" src="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/tembok-besar-cina.jpeg?w=415&#038;h=332" alt="Tembok Besar Cina" width="415" height="332" /><p class="wp-caption-text">Tembok Besar Cina</p></div>
<p><span id="more-302"></span>[2]. Berikutnya adalah Kota Terlarang atau The Forbidden City, istana kekaisaran dinasti Cina. Ini adalah istana kuno terbesar di dunia. Membentang lebih dari tujuh juta kaki persegi dan berisi lebih dari 10.000 kamar,bangunan ini berumur lebih dari 500 tahun,dan dibangun untuk menggambarkan kekuatan politik Cina.</p>
<div id="attachment_320" class="wp-caption alignnone" style="width: 510px"><img class="size-full wp-image-320" title="kota-terlarang" src="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/kota-terlarang.jpeg?w=500&#038;h=375" alt="Kota Terlarang" width="500" height="375" /><p class="wp-caption-text">Kota Terlarang</p></div>
<p><span style="font-family:Verdana;color:black;font-size:x-small;"><span lang="SV">[3].Terracotta Warriors digali dan ditemukan pada tahun 1974. Sekarang, menjadi museum yang menyimpan semua oxidising terracottas. Di dekat bangunan ini terdapat makam Kaisar Qin. hingga sekarang banya misteri yang belum terungkap mengenai bangunan ini. Bangunan ini terletak di Xian, Shaanxi, Cina.</span></span><span style="font-family:Verdana;color:black;font-size:x-small;"><span>Terrracotta Warriors dipercaya dibangun untuk menjaga kubu Qin&#8217;s.</span></span></p>
<p><span style="font-family:Verdana;color:black;font-size:x-small;"></span></p>
<div id="attachment_321" class="wp-caption alignnone" style="width: 510px"><img class="size-full wp-image-321" title="prajurit-terrakota" src="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/prajurit-terrakota.jpeg?w=500&#038;h=374" alt="Patung Prajurit Terrakota" width="500" height="374" /><p class="wp-caption-text">Patung Prajurit Terrakota</p></div>
<p> </p>
<p>[4]. Biara Mengawang atau Hanging Monastery yang terletak di <span class="yshortcuts">Gunung</span> Hengshan, Shaanxi, Cina. Dibangun lebih dari 1.400 tahun yang lalu. Di bagian samping terdapat jurang yang curam, pada bagian ini bangunan ditahan dengan kayu beams dan dengan struktur yang cukup kuat untuk menahan <span class="yshortcuts">gempa bumi</span> besar bahkan gempa dahsyat pada tahun 1303.</p>
<div id="attachment_322" class="wp-caption alignnone" style="width: 510px"><img class="size-full wp-image-322" title="biara-gantung" src="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/biara-gantung.jpeg?w=500&#038;h=333" alt="Biara Gantung" width="500" height="333" /><p class="wp-caption-text">Biara Gantung</p></div>
<p>[5]. Patung Buddha Leshan berlokasi di Leshan, Sichuan, Cina. <span class="yshortcuts">Patung Buddha</span> terbesar di dunia, patung ini diukir oleh rahib Buddha lebih dari 1000 tahun.butuh waktu 90 tahun untuk menyelesaikannya. Patung ini mempunyai tinggi 233 kaki dan lebar 90 kaki.</p>
<div id="attachment_323" class="wp-caption alignnone" style="width: 510px"><img class="size-full wp-image-323" title="patung-buddha-raksasa" src="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/patung-buddha-raksasa.jpeg?w=500&#038;h=375" alt="Patung Buddha Raksasa" width="500" height="375" /><p class="wp-caption-text">Patung Buddha Raksasa</p></div>
<p>[6]. Gunung Wudang, terletak di Wudang, Hubei, Cina. Di lereng Gunung Wudang terdapat pagoda, istana dan jembatan yang sangat spektakuler, selain juga termasuk kota keramat bagi negara Cina. Daerah ini juga dikenal sebagai negara asal  Kungfu Tai Chi dan  Kung Fu Wudang.</p>
<div id="attachment_324" class="wp-caption alignnone" style="width: 510px"><img class="size-full wp-image-324" title="gunung-wudang" src="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/gunung-wudang.jpeg?w=500&#038;h=332" alt="Istana Gunung Wudang" width="500" height="332" /><p class="wp-caption-text">Istana Gunung Wudang</p></div>
<p><span style="font-family:Verdana;color:black;font-size:x-small;"><span>[7].Temple Zhai Shi Bao. <span>Terdapat struktur bangunan yang tinggi menjulang 56 meter dari pinggang hingga puncaknya di tepi Sungai Yangtze bernama Shi Bao Zhai.</span> <span>Shi Bao Zhai dibangun pada pemerintahan Kaisar Kangxi dari Dinasti Ch&#8217;ing (1644 &#8211; 1911).</span><span> <span>Struktur m</span>enara terdiri dari pintu gerbang, tubuh menara dan bagian atas merupakan candi,Istana Tianzi, menara dibangun sesuai dengan sifat elemen gunung dengan <span> </span>arsitektur dan desain yang unik dan khusus.</span> Menara bergantung pada ketinggian puncak; tangga adalah satu-satunya cara untuk mendaki puncak.<span> </span><span>Bangunan seperti bentuk kerucut, menara tangga makin menyempit semakin anda naik ke Istana Tianzi.</span><span> <span>M</span>emandang dari bagian atas menara, pelancong akan tercekat oleh pemandangan aliran sungai yang berkelok-kelok tak ada habisnya, sebuah pemandangan yang indah di depan mata. <span style="font-family:Georgia;">Berkat desain luar biasa, menara ini <span> </span>disebut-sebut sebagai salah satu dari delapan struktur bangunan yang paling ajaib di dunia.</span></span></span></span></p>
<div id="attachment_307" class="wp-caption alignnone" style="width: 510px"><img class="size-full wp-image-307" title="pagoda-zhai-shi-bao1" src="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/pagoda-zhai-shi-bao1.jpg?w=500&#038;h=365" alt="pagoda zhai shi bai" width="500" height="365" /><p class="wp-caption-text">pagoda zhai shi bai</p></div>
Posted in Uncategorized Tagged: Biara Gantung, Biara Mengawang, keajaiban Cina, keajaiban dunia, Patung Budha, Sungai Yangtze, Taichi, Tembok Besar Cina, Wudang <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/obatngantuk.wordpress.com/302/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/obatngantuk.wordpress.com/302/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/obatngantuk.wordpress.com/302/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/obatngantuk.wordpress.com/302/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/obatngantuk.wordpress.com/302/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/obatngantuk.wordpress.com/302/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/obatngantuk.wordpress.com/302/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/obatngantuk.wordpress.com/302/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/obatngantuk.wordpress.com/302/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/obatngantuk.wordpress.com/302/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=obatngantuk.wordpress.com&blog=5301783&post=302&subd=obatngantuk&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://obatngantuk.wordpress.com/2009/01/02/tujuh-keajaiban-cina/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">uyungs</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/tembok-besar-cina.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">tembok-besar-cina</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/kota-terlarang.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">kota-terlarang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/prajurit-terrakota.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">prajurit-terrakota</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/biara-gantung.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">biara-gantung</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/patung-buddha-raksasa.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">patung-buddha-raksasa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/gunung-wudang.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">gunung-wudang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obatngantuk.files.wordpress.com/2009/01/pagoda-zhai-shi-bao1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">pagoda-zhai-shi-bao1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jakarta neraka dunia?</title>
		<link>http://obatngantuk.wordpress.com/2008/12/30/jakarta-perlu-paradigma-baru/</link>
		<comments>http://obatngantuk.wordpress.com/2008/12/30/jakarta-perlu-paradigma-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Dec 2008 09:53:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uyungs</dc:creator>
				<category><![CDATA[wakil rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[investasi salah arah]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[pusat budaya]]></category>
		<category><![CDATA[rencana kota]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://obatngantuk.wordpress.com/?p=295</guid>
		<description><![CDATA[Pada saat ini, gedung-gedung pencakar langit, jalanan macet yang dipadati oleh ratusan ribu kendaraan dan mal-mal raksasa telah menjadi pusat kebudayaan Jakarta , yang notabene merupakan kota terbesar ke-4 di dunia. Terjepit diantara gedung tinggi, terhampar perkampungan dimana bermukim sebagian besar penduduk Jakarta yang tidak memiliki akses sanitasi dasar, air bersih atau pengelolaan limbah.

Disaat hampir semua kota-kota [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=obatngantuk.wordpress.com&blog=5301783&post=295&subd=obatngantuk&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span style="color:#8b0000;">Pada saat ini, gedung-gedung pencakar langit, jalanan macet yang dipadati oleh ratusan ribu kendaraan dan mal-mal raksasa telah menjadi pusat kebudayaan Jakarta , yang notabene merupakan kota terbesar ke-4 di dunia.<img class="alignright" src="http://tbelfield.files.wordpress.com/2008/01/leo_9757_p1b.jpg?w=316&#038;h=213" alt="" width="316" height="213" /> Terjepit diantara gedung tinggi, terhampar perkampungan dimana bermukim sebagian besar penduduk Jakarta yang tidak memiliki akses sanitasi dasar, air bersih atau pengelolaan limbah.<img class="alignright" src="http://lautjenny.blogsome.com/images/FloodinginJakarta.jpg" alt="" width="316" height="474" /><br />
</span><br />
<span style="color:#8b0000;">Disaat hampir semua kota-kota utama lain di Asia Tenggara menginvestasikan dana besar-besaran untuk tr ansportasi publik, taman kota, taman bermain, trotoar besar, dan lembaga kebudayaan seperti museum, gedung konser, dan pusat pameran, Jakarta tumbuh secara BRUTAL dengan berpihak hanya pada PEMILIK MODAL dan TIDAK PEDULI akan nasib mayoritas penduduknya yang MISKIN.<span id="more-295"></span></span><br />
<span style="color:#8b0000;">Kebanyakan penduduk Jakarta belum pernah pergi ke luar negeri, sehingga mereka tidak dapat membandingkan kota Jakarta dengan Kuala Lumpur atau Singapura, Hanoi atau Bangkok . Liputan dan statistik pembanding juga jarang ditampilkan oleh media massa setempat. Meskipun bagi para wisatawan asing Jakarta merupakan NERAKA DUNIA, media massa setempat menggambarkan Jakarta sebagai kota &#8220;modern&#8221;, &#8220;kosmopolitan&#8221; , dan &#8220;metropolis&#8221; .</span></p>
<p><span style="color:#8b0000;"><img class="alignleft" src="http://tbelfield.files.wordpress.com/2008/01/bogor-toll-road-traffic-jam.jpg?w=316&#038;h=230" alt="" width="316" height="230" />Para pendatang/ wisatawan seringkali terheran-heran dengan kondisi Jakarta yang tidak memiliki taman rekreasi publik. Bangkok, yang tidak dikenal sebagai kota yang ramah publik, masih memiliki beberapa taman yang menawan. Bahkan, Port Moresby, ibukota Papua Nugini, yang miskin, terkenal akan taman bermain yang besar, pantai dan jalan setapak di pinggir laut yang indah.</span></p>
<p><span style="color:#8b0000;"><img class="alignleft" src="http://tbelfield.files.wordpress.com/2008/07/blowing_away_ambition_by_renegade150.jpg?w=300&amp;h=201&#038;h=201" alt="" width="300" height="201" />Di Jakarta kita perlu biaya untuk segala sesuatu. Banyak lahan hijau diubah menjadi lapangan golf demi kepentingan orang kaya. Kawasan Monas seluas kurang lebih 1 km persegi bisa jadi merupakan satu-satunya kawasan publik di kota berpenduduk lebih dari 10 juta ini. Meskipun menyandang predikat kota maritim, Jakarta telah terpisah dari laut dengan Ancol menjadi satu-satunya lokasi rekreasi yang sebenarnya hanya berupa pantai kotor.</span></p>
<p><span style="color:#8b0000;">Bahkan kalau mau jalan-jalan ke Ancol, satu keluarga dengan 4 orang anggota keluarga harus mengeluarkan uang Rp 40.000 untuk tiket masuk, satu hal yang tak masuk akal di belahan lain dunia. Beberapa taman publik kecil kondisinya menyedihkan dan tidak aman.</span></p>
<p><span style="color:#8b0000;">Sama sekali tidak ditemui tempat pejalan kaki di seluruh penjuru kota (tempat pejalan kaki yang dimaksud adalah sesuai dengan standar &#8220;internasional&#8221; ). Nyaris seluruh kota-kota di dunia (kecuali beberapa kota di AS, seperti Houston dan LA) ramah terhadap pejalan kaki. Mobil seringkali tidak diperkenankan berkeliaran di pusat kota . Trotoar yang lebar merupakan sarana transportasi publik jarak pendek yang paling efisien, sehat, dan ramah lingkungan di daerah yang padat penduduk.<img class="alignleft" src="http://www.media-indonesia.com/data/aktual/164396.jpg" alt="" width="327" height="258" /></span></p>
<p><span style="color:#8b0000;">Di Jakarta, nyaris tidak dijumpai bangku untuk duduk dan rileks, tidak ada keran air minum gratis atau toilet umum. Ini memang remeh, tapi sangat penting, merupakan suatu detil yang menjadi simbol kehidupan perkotaan di bagian lain dunia.<br />
</span><br />
<span style="color:#8b0000;">Sebagian besar kota-kota dunia, ingin dikunjungi dan dikenang akan kebudayaannya. Singapura sedang berupaya mengubah citra kota belanjanya menjadi jantung kesenian Asia Tenggara. Esplanade Theatre yang monumental telah mengubah wajah kota Singapura, dimana ia menawarkan konser musik klasik, balet, dan opera internasional kelas satu, disamping pertunjukan artis kontemporer kawasan. Banyak pertunjukan yang disubsidi dan seringkali gratis atau murah, bila dibandingkan dengan pendapatan warga kota yang relatif tinggi.</span> </p>
<p><span style="color:#8b0000;">Kuala Lumpur menghabiskan $100 juta untuk membangun balai konser philharmonic yang terletak persis dibawah Pe tr onas Tower , salah satu gedung tertinggi di dunia. Balai konser prestisius dan impresif ini mempertunjukkan grup orkestra lokal dan internasional. Kuala Lumpur juga sedang menginvestasikan beberapa juta dolar untuk memugar museum dan galeri, dari Museum Nasional hingga Galeri Seni Nasional.</span></p>
<p><span style="color:#8b0000;">Hanoi bangga akan budaya dan seninya, yang dipromosikan guna menarik jutaan turis untuk mengunjungi galeri-galeri lukisan yang tak terhitung jumlahnya, dimana lukisan tersebut merupakan salah satu yang terbaik di Asia Tenggara. Gedung Operanya yang dipugar secara reguler mempertunjukkan pagelaran musik Asia dan Barat.</span></p>
<p><span style="color:#8b0000;">Candi-candi dan istana kolosal di Bangkok eksis berdampingan dengan teater dan festival film internasional, klub jazz yang tak terhitung jumlahnya, dan juga pilihan kuliner otentik dari segala penjuru dunia. Kalau bicara musik dan kehidupan malam, tak ada kota di Asia Tenggara yang semeriah Manila.</span></p>
<p><span style="color:#8b0000;"><img class="alignleft" src="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:9PDYdi4-Yg5htM:http://i2.photobucket.com/albums/y26/foxapin11/banguanruntuhdpnrumahcopy.jpg" alt="" width="99" height="132" />Nah, sekarang balik ke Jakarta . Siapapun yang bernah berkunjung ke &#8220;perpustakaan umum&#8221; atau gedung Arsip Nasional pasti tahu bedanya. Tak heran, dalam pendidikan Indonesia, budaya dan seni tidak dianggap &#8220;menguntungkan&#8221; (kecuali musik pop), sehingga menjadi tidak relevan. Indonesia merupakan negara dengan ANGGARAN PENDIDIKAN TERENDAH nomor 3 di dunia &#8211; ya ampyun&#8230;.(pent. ) &#8211; (menurut The Economist, hanya 1,2% dari PDB) setelah Guyana Khatulistiwa dan Ekuador (di kedua negara tersebut keadaan sekarang berkembang cepat berkat pemerintahan baru yang progresif)<br />
</span><br />
<span style="color:#8b0000;">Museum di Jakarta berada dalam kondisi memprihatinkan, sama sekali tidak menawarkan eksibisi internasional. Museum tersebut terlihat seperti berasal dari zaman baheula dan tak heran kalau Belanda yang membangun kesemuanya. Tidak hanya koleksinya yang tak terawat, tapi juga ketiadaan unsur-unsur modern seperti kafe, toko cinderamata, toko buku atau perpustakaan publik. Kelihatannya manajemen museum tidak punya visi atau kreativitas. Bahkan, meskipun mereka punya visi atau kreativitas, pasti akan terkendala dengan ketiadaan dana.</span></p>
<p><span style="color:#8b0000;"><img class="alignleft" src="http://tbelfield.files.wordpress.com/2007/12/jakartaboy.jpg?w=172&#038;h=229" alt="" width="172" height="229" />Sepertinya Jakarta tidak punya perencana kota, hanya ada pengembang swasta yang tidak punya respek atau kepedulian akan mayoritas penduduk yang miskin (mayoritas besar, tak peduli apa yang dikatakan oleh data statistik yang seringkali DIMANIPULIR pemerintah). Kota Jakarta praktis menyerahkan dirinya ke sektor swasta, yang kini nyaris mengendalikan semua hal, mulai dari perumahan hingga ke area publik. <br />
</span><br />
<span style="color:#8b0000;">Sedangkan beberapa dekade yang lalu di Singapura, dan baru-baru ini di Kualalumpur, mereka berhasil menghilangkan total perkampungan kumuh dari wilayah kota, namun Jakarta tidak mampu atau tidak mau memberikan warganya perumahan bersubsidi dengan harga terjangkau yang dilengkapi dengan air ledeng, listrik, sistem pembuangan limbah, taman bermain, trotoar dan sistem transportasi massal.<img class="alignleft" src="http://tbn2.google.com/images?q=tbn:ICtOLQYcgyjqMM:http://www.ciptapangan.com/files/imagemanagermodule/%40random4428d8b26103c/banjir_pasang.jpg" alt="" width="125" height="83" /><br />
</span><br />
<span style="color:#8b0000;">Selain Singapura, Kualalumpur dengan berpenduduk hanya 2 juta jiwa memiliki satu jalur Me tr o (Pu tr a Line), satu monorail, beberapa jalur LRT Star yang efisien, dan jaringan keretaapi kecepatan tinggi yang menghubungkan kota dengan ibu kota baru Pu tr ajaya. Sistem &#8220;RApid&#8221; memiliki ratusan bus modern, bersih, dan ber-AC. Tarifnya disubsidi, tiket bus Rapid hanya sekitar 2 Ringgit (kuranglebih Rp 4600) untuk penggunaan tak terbatas sepanjang hari di jalur yang sama. Tiket abonemen bulanan dan harian yang sangat murah juga tersedia.<br />
</span><br />
<span style="color:#8b0000;">Bangkok menunjuk kontraktor Siemens dari Jerman untuk membangun 2 jalur panjang &#8220;Sky Train&#8221; dan satu jalur me tro. Bangkok juga memanfaatkan sungai dan kanal sebagai tr ansportasi publik dan objek wisata. Pemerintahan kota Bangkok juga mengklaim bahwa mereka sedang membangun jalur tambahan sepanjang 80 km untuk sistem tersebut guna meyakinkan penduduk untuk meninggalkan mobil mereka di rumah dan memanfaatkan tr ansportasi umum. Bus-bus kuno yang berpolusi sudah sepenuhnya dilarang beroperasi di Hanoi , Singapura, Kualalumpur, dan Bangkok. Jakarta ? Berkat korupsi dan pejabat pemerintahan yang tak kompeten, Jakarta tenggelam dalam kondisi yang berkebalikan dengan kota-kota tersebut.<br />
</span><br />
<span style="color:#8b0000;">Mercer Human Resource Consulting, dalam laporannya tentang kualitas hidup, menempatkan Jakarta di posisi setara dengan kota-kota miskin di Afrika dan Asia Selatan, bahkan dibawah kota Nairobi dan Medellin.<img class="alignleft" src="http://tbelfield.files.wordpress.com/2008/01/poor_p4b.jpg?w=500&#038;h=341" alt="" width="500" height="341" /><br />
</span><br />
<span style="color:#8b0000;">Walaupun Jakarta menjadi salah satu ibukota terburuk di dunia, hidup disana tidaklah murah. Menurut Survey Mercer Human Resource Consulting tahun 2006, Jakarta menduduki peringkat 48 kota termahal di dunia untuk ekspa tr iat, jauh diatas Berlin (peringkat 72), Melbourne (74) dan Washington DC (83). Nah, kalau untuk ekspa tr iat saja mahal, apalagi buat penduduk lokal yang pendapatan perkapita DIBAWAH $1000??<br />
</span><br />
<span style="color:#8b0000;">Anehnya, orang Jakarta diam seribu bahasa. Mereka pasrah akan kualitas udara yang jelek, terbiasa dengan pemandangan pengemis di perempatan jalan, dengan kampung kumuh di bawah jalan layang dan di pinggir sungai yang kotor dan penuh limbah beracun, dengan kemacetan berjam-jam, dengan banjir dan tikus.</span></p>
<p><span style="color:#8b0000;">Kalau saja ada sedikit harapan, kebenaran pasti akan terucap, dan semakin cepat semakin baik. Hanya diagnosis kejam dan realistis yang bisa mengarah pada obat. Betapapun pahitnya kebenaran, tetap saja lebih baik ketimbang dusta dan penipuan. Jakarta telah tertinggal jauh dibelakang ibukota lain negara tetangga dalam hal estetika, pemukiman, kebudayaan, transportasi, dan kualitas dan higiene makanan. Sekarang Jakarta telah kehilangan kebanggaan dan mesti belajar dari Kualalumpur, Singapura, Brisbane, dan bahkan dalam beberapa hal dari tetangganya yang lebih miskin seperti Port Moresby, Manila, dan Hanoi.<img class="alignleft" src="http://bp0.blogger.com/_s6UarUeGggA/R42mTvdPmDI/AAAAAAAAAy8/hs-2-rcsjYc/s400/pedestrian+crossing.JPG" alt="" width="400" height="300" /><br />
</span><br />
<span style="color:#8b0000;">Data statistik harus transparan dan tersedia luas. Warga harus belajar bertanya dan bagaimana untuk memperoleh jawaban dan akuntabilitas. Hanya kalau mereka memahami seberapa dalamnya kota mereka telah terperosok, maka barulah ada harapan. &#8220;Kita harus berhati-hati&#8221; kata produser film Malaysia dalam perayaan tahun baru di Kualalumpur. &#8221; Malaysia punya banyak masalah. Kalau kita tidak hati-hati, dalam 20-30 tahun Kualalumpur akan bernasib sama seperti Jakarta !&#8221;</span></p>
<p><span style="color:#8b0000;">Dapatkah pernyataan ini dibalik? Mampukah Jakarta menemukan kekuatan dan solidaritas untuk mobilisasi sehingga dapat menyaingi Kualalumpur? Mampukah kecukupan mengatasi keserakahan? Dapatkah korupsi diberantas dan diganti dengan kreatifitas? Akankah ukuran villa pribadi mengecil, dan kawasan hijau, perumahan publik, taman bermain, perpustakaan, sekolah dan rumah sakit berkembang pesat?<br />
</span></p>
<p><span style="color:#8b0000;">Orang luar seperti saya hanya dapat mengamati, bercerita, dan bertanya. Dan hanya masyarakat Jakarta yang punya jawaban dan solusinya.</span></p>
<p> </p>
<p><span style="color:#8b0000;">Jakarta: In Need of Improvements<br />
Andre Vitchek<br />
Worldpress.org contributing editor<br />
July 26, 2007</span></p>
Posted in wakil rakyat Tagged: investasi salah arah, Jakarta, pusat budaya, rencana kota <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/obatngantuk.wordpress.com/295/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/obatngantuk.wordpress.com/295/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/obatngantuk.wordpress.com/295/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/obatngantuk.wordpress.com/295/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/obatngantuk.wordpress.com/295/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/obatngantuk.wordpress.com/295/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/obatngantuk.wordpress.com/295/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/obatngantuk.wordpress.com/295/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/obatngantuk.wordpress.com/295/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/obatngantuk.wordpress.com/295/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=obatngantuk.wordpress.com&blog=5301783&post=295&subd=obatngantuk&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://obatngantuk.wordpress.com/2008/12/30/jakarta-perlu-paradigma-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">uyungs</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tbelfield.files.wordpress.com/2008/01/leo_9757_p1b.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://lautjenny.blogsome.com/images/FloodinginJakarta.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://tbelfield.files.wordpress.com/2008/01/bogor-toll-road-traffic-jam.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://tbelfield.files.wordpress.com/2008/07/blowing_away_ambition_by_renegade150.jpg?w=300&#38;h=201" medium="image" />

		<media:content url="http://www.media-indonesia.com/data/aktual/164396.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:9PDYdi4-Yg5htM:http://i2.photobucket.com/albums/y26/foxapin11/banguanruntuhdpnrumahcopy.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://tbelfield.files.wordpress.com/2007/12/jakartaboy.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://tbn2.google.com/images?q=tbn:ICtOLQYcgyjqMM:http://www.ciptapangan.com/files/imagemanagermodule/%40random4428d8b26103c/banjir_pasang.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://tbelfield.files.wordpress.com/2008/01/poor_p4b.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://bp0.blogger.com/_s6UarUeGggA/R42mTvdPmDI/AAAAAAAAAy8/hs-2-rcsjYc/s400/pedestrian+crossing.JPG" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>